Artikel:

Dari Diskusi Blog di Warung Buncit: "Memasyarakatkan Blog dan Memblogkan Masyarakat"

Se'garing' apapun kata-kata pada judul di atas, rasa-rasanya dia amat pantas menjadi kalimat penyimpul dari apa yang dibicarakan oleh sejumlah blogger yang berkumpul di Warung Buncit Raya No.75 atas undangan detikcom/DetikINET. Para blogger itu hadir mewakili berbagai komunitas blogger seperti Blogger Family (Blogfam), Blog Indosiar, BlogBugs, Loenpia - Semarang, Merdeka dan ID-Gmail maupun mewakili individu.

Memang di awal pertemuan sempat tertangkap adanya semacam sikap hati-hati - kalau tidak bisa disebut 'kecurigaan'- atas tujuan dari penggagas acara. Ya wajar saja agaknya ketika sebuah entitas bisnis seperti detikcom tiba-tiba menyatakan ketertarikannya pada blogger dan komunitas blogger.

"Sepengetahuanku, Detik.com tidak mengelola Community Services. Selama aku melihat perjalanan Detik.com, fitur "Beri Komentar / Komentar" tidak pernah ada. Demikian pula dengan penyediaan fitur sindikasi (RSS). Akses dinamis "one to one" dari netters ke web media-nya dan sebaliknya, secara langsung dulu belum ada. (Sekarang kedua fitur tersebut sudah melengkapi Detik INET)," komentar Benny Dewanto yang datang mewakili Blog Indosiar ini seolah mewakili pertanyaan yang muncul di benak blogger lainnya.

Beruntung ada Donny BU dan Wicak yang meskipun bekerja di detik tapi juga dikenal oleh sejumlah kalangan blogger. Bahkan ketika Mas Donny menyatakan melepaskan ke'detik'annya, suasana diskusi berangsur lancar dan diwarnai canda tawa.


"Memasyarakatkan Blog.."

Ada macam-macam topik pembicaraan yang muncul dalam pertemuan itu. Salah satu topik yang ramai dibahas di awal pertemuan adalah mengenai media arus utama (mainstream) dan media blog. Ya namanya saja media arus utama, agak sulit dibandingkan dengan blog yang juga notabene adalah media dalam bentuk lain. Maklumlah, blog masih bisa disebut sebagai pendatang baru di dunia media. Padahal kalau saja kita mau sedikit obyektif, tak sedikit blog yang juga memiliki kualitas yang bagus. Tak sedikit pula komunitas blog yang memiliki kualitas yang tak kalah bagus. Masalahnya cuma satu: blog sebagai media belum banyak dikenal masyarakat!

Karena itulah 'uluran tangan' persahabatan dari detikcom yang bisa disebut sebagai salah satu media arus utama sepantasnya disambut baik. Detikcom sendiri sebenarnya telah beberapa waktu terakhir ini menyediakan tempat khusus untuk blog, termasuk review sejumlah blo0g dan juga informasi-informasi terbaru dari ranah blog, sehingga pada gilirannya nanti blog akan semakin dikenal di masyarakat. Hal ini diakui oleh Benny. "Rasanya tindakan seperti Detik INET sebagai non pengelola Blog ataupun non aggregator yang mau merangkul aneka info soal Blog sebagai media massa resmi perlu ditiru. Berita ataupun contnet soal Blog yang dikelola oleh meja redaksi profesional seperti Detik akan menimbulkan efek kejut bagi masyarakat. Oh ! Itu Blog ! Oh ! Itu Blogger ! dan akan banyak lagi kata Oh ! termasuk dari kalangan IT yang buta Blog atau membutakan diri." Tulisnya panjang lebar dalam sebuah wawancara via email. Harapan serupa juga tercermin dalam beragam ulasan mengenai pertemuan ini oleh sejumlah blogger seperti Budiyono, Herry, Amal dan Priyadi.

Dari tulisan tadi, maka apalagi namanya kalau bukan sebuah upaya untuk lebih memasyarakatkan blog? Upaya ini juga telah dan akan dilakukan oleh berbagai kalangan blogger maupun komunitas blog dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Blog Indosiar misalnya tengah menggarap ajang Blog Awards 2006, Blogbugs dengan ide memperkenalkan blogging melalui workshop kepada anak-anak sekolah, Blogfam dengan kegiatan jumpa penulis dan penerbitan majalah elektronik seperti yang anda baca sekarang ini, Priyadi dengan ide penerbitan Wiki khusus untuk blog atau wikiblogia dan masih banyak ide lainya yang mungkin tidak sempat tersampaikan dalam pertemuan itu tapi menunjukkan betapa seriusnya para blogger.


"..dan memblogkan masyarakat"

Di penghujung hari, ketika ruang rapat detikcom mulai lengang, bisa jadi para blogger pun pulang dengan beragam tambahan pengetahuan di benak mereka. Tambahan pengetahuan yang mungkin bisa menjawab berbagai pertanyaan yang selalu ada di benak para blogger tentang bagaimana menunjukkan pada dunia bahwa apa yang mereka lakukan ini lebih dari sekedar curhat atau bahkan trend, melainkan sesuatu yang serius, sesuatu yang bermanfaat.

Dan ketika kegiatan blogging sudah tersebar luas, masyarakat sudah tahu tentang blog, tentu saja harapan berikutnya adalah mengajak lebih banyak orang untuk ikut nge blog. Sekarang adalah momen yang tepat bagi kemunculan lebih banyak blog terutama "berkaitan dengan mulai aktifnya masyarakat dalam jurnalisme (citizen journalism)," seperti tulis Budiyono dalam blognya.

Karena itulah ketika muncul ide untuk menjadikan tahun 2007 sebagai Tahun Blog Indonesia, hal ini disambut oleh para blogger yang hadir. Idenya -seperti dikutip di laporan detikinet- adalah agar semakin banyak masyarakat luas yang memahami dan mengambil manfaat dari keberadaan blog.

Mungkinkah? Bisakah? Yang jelas langkah mewujudkannya sudah dimulai. Siapkah melanjutkannya?

*Ditulis berdasarkan materi dari Itha, Kidy dan Benny serta beberapa blog yang membahas diskusi ini, termasuk laporan dari detikINET sendiri.

Posted on February 6, 2006 3:00 PM |
 Lainnya: