Artikel:

Kampung Sampireun: Surga yang Damai untuk Berbulan Madu

Bosan dengan tawaran bulan madu yang itu-itu saja? Bosan dengan tawaran bulan madu di pantai atau di hotel mewah? Bosan dengan tawaran bulan madu di kota besar yang ramai dan sibuk atau di luar negeri yang serasa mahal? Kalau iya, berarti sama dengan pemikiran saya ketika saya bersama istri merencanakan bagaimana menghabiskan masa bulan madu kami. Setelah mencari-cari informasi, kami pun menemukan tawaran menarik yang ada di sebuah website. Ya, ini dia, Kampung Sampireun.

Letaknya di sebuah lembah di antara deretan bukit di daerah Garut, Jawa Barat. Sekitar 1,5 - 2 jam perjalanan dengan mobil ke arah tenggara agak timur dari kota Bandung. Peta lokasi bisa di lihat di kampungsampireun.com

Demi kenyamanan, kami menggunakan jasa penjemputan yang disediakan oleh Kampung Sampireun. Kalian bisa meminta pengaturan jasa penjemputan ini dengan melakukan konfirmasi ke Kampung Sampireun. Setelah menempuh perjalanan kereta api dari Jakarta, kami dijemput di stasiun kereta api Bandung dengan sebuah minivan. Perjalanan 1,5-2 jam tak terasa selain karena ada pemandangan hijau yang segar sepanjang jalan tol dan jalan perbukitan di daerah Garut, juga tak sabar dan penasaran ingin melihat seperti apa Kampung Sampireun itu.


Atmosfir Pedesaan Bergaya Sunda

Memasuki Kampung Sampireun, seketika hawa dan atmosfir perdesaan bergaya sunda terasa. Yang langsung menyentak mata tentunya danau buatannya yang segar, dengan suara aliran sungai mengalir, serta berbagai macam pohon dan dedaunan mengisi setiap ruang di pinggir danau serta daerah sekitarnya. Dan tumbuhan yang paling dominan tentunya adalah deretan rumpun bambu yang lebat di sekeliling kampung ini, yang tidak berkesan mengurung, tapi seolah menjaga dan menjamin daerah ini tetap tenang dan bebas dari segala gangguan apapun.

bz!plesir

Setiba kami di pelataran, kami disambut minuman segar bajigur yang menyegarkan. Setelah membereskan urusan administrasi, kami pun dipersilakan menaiki perahu didampingi salah satu staff untuk diantar ke kamar pondokan kami, sebuah bangunan yang berdiri di pinggir danau dan menjorok di atas air. Sebuah pengalaman yang berbeda.

Bulan madu terasa romantis ketika suasana hening, damai, tanpa gangguan, hanya disertai bunyi gemerisik daun dan goyangan bambu, gemericik aliran air dan ikan berenang, suara unggas burung dan ayam. Dan di hari pertama ini kami pun dengan mudah menyatukan diri dengan suasana tersebut. Menyenangkan.


Serba Romantis Tak Terlupakan

Selain menikmati atmosfir suasana perdesaan yang sempurna untuk bulan madu ini, banyak lagi yang bisa dinikmati. Kalau bosan diam saja (atau beraktivitas lain, hehehe) di kamar, Anda dapat menghabiskan waktu sore duduk di teras kamar, sambil melempar makanan ikan ke danau. Menyenangkan juga melihat ikan-ikan berebutan makanan, dan berenang kian kemari. Atau menunggu perahu yang membawa beberapa pemain angklung ke rakit di tengah danau dan memainkan beberapa lagu sunda yang ceria. Kalian juga bisa menikmati udara sore di sepanjang jalan setapak di Kampung Sampireun.

Setelah makan malam, Anda dapat duduk-duduk di teras, ngobrol dan bercanda bersama pasangan, sambil menunggu ada perahu yang lewat di depan rumah menawarkan sekoteng gratis yang menemani dan menghangatkan malam, diiringi musik sunda yang dialunkan oleh pemain suling yang meniup sulingnya di atas perahu.

bz!plesir

Ketika pagi menjelang, mungkin akan dibangunkan oleh suara dari perahu yang mengelilingi danau yang menawarkan kue serabi ke setiap tamu. Coba tunggu saja di teras, dan nikmati serabi, ketan dan colenak asli kampung yang menggelitik perut lapar di pagi hari. Setelah itu, mumpung matahari belum menyengat coba saja bermain perahu, dan mencoba mengelilingi danau. Jangan lupa bawa makanan ikannya untuk diberikan ke ikan-ikan yang mengiringi perahu kalian. Bisa juga bawa buku bacaan favorit kamu, dan nikmati membaca di tengah danau sambil pasangan bersusah payah mendayung mencoba mengarahkan perahu ke sebuah bilik tempat nongkrong di pinggir danau. Seru kok.

Siang menjelang sore, Anda dapat mencoba pelayanan massage di spa yang ada dalam Kampung Sampireun. Pastikan dulu, kalau itu memang ada dalam paket bulan madu yang kalian pesan. Cukup menyegarkan dan memulihkan stamina setelah beraktivitas sebelumnya.

bz!plesir Satu lagi, jangan lupa pula memastikan paket bulan madu Anda sudah termasuk a floating romantic candle light dinner. Makan malam romantis di tengah danau di atas rakit. Wow.. tak terlupakan!

Selain itu, mungkin yang senang hiking atau trakking, dapat mencoba trip ke kampung sekitar. Ada guide yang mengantarkan kalian berkeliling di sekitar Kampung Sampireun, melihat pemandangan sawah, dan petani yang mengolah sawahnya, ibu-ibu yang bercanda di depan rumah bersama tetangga dan anaknya, ladang sayuran dan kolam-kolam ikan yang bertebaran.

Cukup banyak yang dinikmati dan dilakukan di Kampung Sampireun, dan menurut kami, paket bulan madu selama tiga hari yang kami punya ketika itu, serasa berlalu dengan cepat, butuh beberapa hari lagi. Percaya deh!

Anda yang pengantin baru atau lama mau mencobanya?
Kalau berminat coba lihat: Kampung Sampireun atau weddingku

(Foto: Dokumen Pribadi)
*** bdwiagus dan clodi

Posted on May 6, 2006 2:01 PM |
 Lainnya: