Laki-laki dan Blog
oleh: Lili Lengkana
Sebelum membahas lebih jauh, saya ingin mengutip salah satu artikel tentang para pengguna Blog pada umumnya yang ditulis oleh Fernanda B. Viegas seorang mahasiswi dari ‘Media Laboratory Massachusetts Institute of Technology’, Amerika Serikat. Hasil penelitian dan survei yang dilakukan terhadap penulis blog di Amerika cukup lengkap dijabarkan oleh Fernanda. Menurut saya data dari hasil penelitiannya masih dapat kita ambil untuk acuan. Saya kutip sedikit hasil penelitian dari Fernanda: “The majority of respondents in her study (63%) are male.
Even though a few of the popular blogging sites attract mostly teenagers, our respondents tended to be older, with almost half of them between 21 and 30 years of age.”
Nah, bagaimana dengan para blogger mania di Indonesia khususnya?
Pernah baca hasil survei Mas Priyadi tentang 100 Blog yang paling top di Indonesia? Nah hampir lebih dari separuhnya yang ada di daftar itu adalah blognya para lelaki yang masuk ke daftar…ck..ck..ck.. Berarti laki-laki nih demen banget yaa nulis dan mengejewantahkan alam pikirannya ke dalam sebuah blog.
Campur Sari
Apakah hanya blog para perempuan yang berkata jujur? Tidak juga, blognya para lelaki juga menampilkan sisi-sisi kejujuran si pemilik. Hanya saja blognya para lelaki ini lebih variatif. Seru deh kalau mampir dan longok-longok blognya para lelaki. Rupa-rupa isinya dan beraneka warna. Saya akan berikan sedikit contoh dari beberapa blog yang sering saya kunjungi.
Pernah nggak mampir ke blog si akang Luigi? Nah, penceritaannya yang jujur tentang petualang hebatnya di negeri orang dapat kita nikmati dari pemilik blog ini. Menarik banget! Kalau di perhatikan cara bercerita Akang Luigi di blognya itu terkesan sangat “Lugas dan Tegas”, tapi kadang juga lucu dan konyol. Beberapa contoh kalimat aku coba ambil dari goresan tulisannya di blog:
“Salah satu tantangan terbesar lainya, dengan bekerja di tempat [yang juntrungannya gak jelas kayak di Liberia ini-red] ini adalah berkomunikasi [dan berusaha mengerti apa yang dikatakan si kampret] dengan orang-orang lokal setempat dimana artikulasi dan pengucapan bahasa inggris mereka yang jauh dari gimana indah-renyah suara sexy-nya atau cristal-crisp suara Sarah Jessica Parker dengan aksen logat khas New Yorker-nya saat dia membacakan draft artikel tulisannya dalam beberapa klip adegan Sex in the City-wah jauh deh!”
Kalau kita baca ragkaian kalimat di atas, kesannya agak sedikt lucu dan konyol tetapi unsur kelugasan dan kejujuran dari Akang Luigi tersirat di rangkaian kata-katanya.
Ada juga yang menyalurkan hobi atau menampilkan kegemarannya akan suatu produk tertentu. Seperti blog berikut ini. Wah, untung banget tuh perusahaan yang diiklankan secara gratis oleh "bujang pontianak” pemilik blog. Karena ya, Mas yang satu itu fanatik abis deh sama produknya, sehingga menjadikan produk tersebut sebagai inspirasi di dalam blognya.
Kalau mau dijabarkan keanekaragaman blognya para lelaki secara menyeluruh, wah bisa-bisa habis deh halaman majalah ini. Jadi, cerita di atas hanya menggambarkan sedikit dari sekian banyak blog para lelaki yang ada di dunia maya.
Tampilan foto dan embel-embelnya
Kalau di bandingkan dengan blog perempuan, blog para lelaki ini jarang memunculkan foto diri atau minimal photo yang berhubungan dengan postingannya itu. Kebanyakan hanya berupa rangakaian tulisan tanpa ada “image” yang ditampilkan.
Walaupun, ada juga sih yang rame tampilan foto-fotonya. Tetapi kalau diperhatikan dan dibandingkan dengan blognya para perempuan, jelas terlihat kalau kaum hawa senang banget kalau foto-foto yang berhubungan dengan postingan mereka juga di tampilkan.
Coba deh mampir ke blognya Mas Irfan Mas Irfan, cerita-ceritanya seru banget. Pekerjaannya sebagai Jurnalis, kadang memberikan kesempatan kepada dirinya untuk “traveling” atau bahkan bertemu dengan beberapa celeberitis Indonesia, tetapi Mas yang satu ini jarang benget nampilin fotonya. Padahal kita yang baca pingin banget lihat foto-foto hasil jepretan Kang Mas Irfan ini.
Untuk pembahasan di atas, benar atau tidaknya, ini hanya sebagai opini pribadi saya saja. Karena bisa jadi porsi postingan tampilan foto antara blog lelaki dan blog perempuan mungkin saja seimbang.
Tentang embel-embel yang saya maksudkan adalah masalah segi tehnik tampilan blog. Saya merasa tampilan blog para kaum adam lebih canggih fitur-fiturnya ketimbang blog para kaum hawa. Pernah saya tidak sengaja masuk dan ngintip ke suatu blog, di mana di blog itu kita bisa bermain game dengan si pemilik blog (jika si pemilik blog juga sedang ‘on line’ tentunya). Waaa keren bener deh.
Masih Kurang
Mungkin apa yang baru saja saya uraikan di atas belum mewakili semua opini dari para kaum hawa terhadap blognya para lelaki. Kalau dilihat secara kasat mata, maksud saya jika kita berkunjung ke blog dan melihat “Friends list” dari si empunya blog secara langsung, bisa saya simpulkan kalau jumlah blog lelaki dan jumlah blog perempuan sama rata. Artinya ternyata kesetaraan gender di dunia blog sudah mulai berimbang.
Ada kok blog kaum adam yang tampilan fotonya banyak, ada juga blog kaum hawa yang canggih fitur-fiturnya. Bahkan banyak juga para lelaki yang membicarakan tentang anak mereka, istri mereka dan keluarga mereka di dalam blognya. Jadi, bukan hanya milik para kaum hawa saja untuk bercerita tentang kehidupan keluarganya di dalam blog.
Saya haturkan maaf jika memang pendapat dari saya ini masih kurang sempurna. Kan lelaki dan perempuan juga manusia….hidup blog! hehe..
Kesan dan pesan, sering-seringlah ‘Blog Walking’ (mampir dan jalan-jalan ke blog orang lain), nanti kita jadi tahu isi hati, curahan kisah dan keinginan terpendam kaum lelaki…uhuuy.
Posted on June 6, 2006 6:34 AM | Permalink
