Artikel:

HEAT EXHAUSTION: Pencegahan dan Penanggulangannya

Bulan Agustus selalu diasosiasikan dengan peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang memang jatuh pada tanggal 17 Agustus. Kalau membicarakan peringatan 17 Agustus ini pasti identiknya dengan lomba-lomba dan juga upacara bendera. Iya kan?

Nah, edisi BZ Fit kali ini ingin membahas mengenai tips sehat untuk bersiap menghadapi upacara bendera. Pada peringatan kemerdekaan ini, upacara bendera selalu dilaksanakan pagi hari sekitar pukul 7.30-8.00 pagi dimana sinar matahari untuk wilayah Indonesia sudah mulai terik. Kadang-kadang saat upacara berlangsung banyak juga yang ”jatuh pingsan”. Seringkali hal ini dikaitkan dengan kebiasaan sarapan. Namun, apa iya sesederhana itu?

Istilah keren dari ”jatuh pingsan” pada saat kita sedang berada pada terik matahari ialah Heat Exhaustion. Serangan ini terjadi karena pada suhu yang panas, tubuh berusaha untuk mendinginkan dengan cara berkeringat. Akan tetapi pada iklim Indonesia yang lembab, mekanisme ini tidak berjalan sempurna. Tubuh akan kehilangan cairan dan elektrolit dan mengakibatkan gangguan pada sirkulasi darah sehingga menyebabkan gejala syok dan penderita ”jatuh pingsan”.

Orang yang mengalami Heat Exhaustion akan merasa pusing, mual, haus dan banyak berkeringat, lemas, suhu dan denyut nadi meningkat. Pada beberapa kasus yang disertai dengan kehilangan kesadaran, nyeri dada dan muntah berlebihan ataupun suhu tubuh yang terus meningkat maka pertolongan dokter sangat diperlukan. Penderita harus segera dibawa ke rumah sakit.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membantu penderita Heat Exhaustion ialah:
1. Membawa penderita ke tempat yang teduh
2. Menggantikan elektrolit dan cairan tubuh yang hilang dengan minuman isotonik dan snack yang mengandung garam.
3. Melonggarkan pakaian penderita
4. Menghindari minuman beralkohol, kopi dan teh karena malah akan menyebabkan dehidrasi.
5. Kompres tubuh penderita dengan air untuk menurunkan suhu tubuh dengan membiarkan pembuluh darah melebar.
6. Gunakan kipas angin yang diarahkan ke tubuh penderita untuk menurunkan suhu tubuhnya.
7. Kaki penderita diposisikan lebih tinggi daripada kepala untuk melancarkan peredaran darah menuju ke otak.

bz! fit

Bagaimana pun pencegahan adalah lebih baik. Untuk mencegah Heat Exhaustion, maka kita harus :
1. Sarapan pagi secukupnya
2. Minum air putih yang banyak untuk mencegah dehidrasi dan gangguan sirkulasi darah
3. Pakai pakaian yang longgar, tidak ketat dan terbuat dari bahan kain yg dapat menyerap keringat.

Hati-hati, orang dengan riwayat minum obat-obatan alergi, anti depresi dan obat-obatan anti hipertensi mempunyai resiko tinggi untuk kena serangan Heat Exhaustion, karena itu pencegahan dengan cara diatas sangat diperlukan.

Sumber gambar: dari http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/imagepages/17211.htm

(Bunda Shafiya)

Posted on August 6, 2006 12:10 AM |
 Lainnya: