Artikel:

Musik dan Imajinasimu

Musik mungkin bukan hal terpenting dalam hidup, tapi coba bayangkan hidup ini tanpa musik! Sepi? Pastinya begitu. Tapi pernahkan terbayangkan bahwa musik ternyata membawa dampak penting dalam kehidupan? Sepenting apa sih? Pernah mendengar ibu hamil harus sering-sering memperdengarkan musik klasik pada janin yang di kandungnya? Atau adanya terapi musik? Belum?

bz!Forumania Ya sudah, mungkin Anda harus membaca penilitian yang dilakukan oleh Sri Hermawati Dwi Arini seperti yang dilansir www.depdiknas.go.id untuk mengetahui bahwa Musik dapat memberikan rangsangan terhadap aspek kognitif (Matematik). Seperti dikemukakan oleh Campbell 2001 (dalam bukunya Efek Mozart) bahwa musik Barok (Bach, Handel dan Vivaldi) dapat menciptakan suasana yang merangsang pikiran dalam belajar. Musik klasik (Haydn dan Mozart) mampu memperbaiki konsentrasi ingatan dan persepsi spasial. Sementara jenis-jenis musik lain mulai dari Jazz, New Age, Latin, Pop, lagu-lagu Gregorian bahkan gamelan dapat mempertajam pikiran dan meningkatkan kreativitas.

Apakah Kognitif? Kognitif merupakan semua proses dan produk pikiran untuk mencapai pengetahuan yang berupa aktivitas mental seperti mengingat, mensimbolkan, mengkategorikan, memecahkan masalah, menciptakan dan berfantasi. Perlu diperdebatkan lagi bahwa ternyata musik justru dapat merangsang dan membentuk konsentrasi pikiran?

Tidak hanya itu ternyata. Dalam hal lain, musik memegang peranan penting dalam pembentukan budi pekerti seseorang. Seperti penelitian yang dilakukan oleh Yeni Rachmawati yang dirangkum pps.upi.edu yang menyatakan bahwa dengan musik seorang individu akan dilatih untuk peka terhadap harmoni, keselarasan, kehalusan budi dan cita rasa tinggi. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang diperoleh dari para pakar musik, ditemukan pemahaman bahwa peranan musik dalam pembentukkan budi pekerti sangat kuat. Kesimpulan ini muncul berdasarkan analisis sejarah dan analisis mekanisme terjadinya perilaku. Musik memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap fisik dan mental individu serta karakter masyarakat. Secara garis besar peran musik dalam pembentukan perilaku adalah sebagai basic character building atau dengan kata lain musik berperan sebagai pondasi dalam pembentukan budi pekerti, pembentuk perasaan moral dan pembentuk perilaku keadilan, cinta kasih dan kelemahlembutan.

Nah ada apa gerangan dengan topik forumania bulan ini? Kok dibawa muter-muter mengenal kognitif dan budi pekerti? Sebenarnya ini karena Nicegreen yang melontarkan topik tentang ‘Musik dan Imajinasimu’ di forum Dunia Buku, Musik, Film, seni dan budaya. Lepas dari peranan dan fungsi musik itu sendiri dalam kehidupan, Linda aka Nicegreen mencoba mengetahui imajinasi apa sih yang muncul pada saat mendengarkan lagu tertentu : "Halo keluarga tercinta. Ada gak musik atau lagu yang kalo pas kamu ngederinnya langsung berimajinasi? Linda kalo denger degung alias alunan musik suling bambu dan kecapi yang khas sunda langsung deh ngayal: lagi duduk di saung yang ada di tengah pematang sawah sambil menikmati pemandangan dan hangatnya secangkir teh manis anget plus gorengan.... hmmmm...... indah banget."

Masalah alunan musik tradisional ternyata mendapat banyak dukungan, buktinya Jaf berpikiran yang sama tentang musik dan imajinasi perutnya : “heran.. saya malah kalau denger degung atau musik khas sunda lainnya langsung laperr.. inget Ponyo atau restoran sunda lainnya.” Atau Tenshi yang kalo “...dengar gamelan aku malah langsung ingatnya pernikahan. soalnya tiap ada pernikahan di keluarga (termasuk pernikahanku), dengar gamelan teruuus. hehe..”
Modjo yang : “Dengerin suara gamelan... pinginnya ikut nari atau suara orang nembang, pinginnya tiduran dan ngebayangin eyangku nembang.” Dan seorang member Blogfam yang berimajinasi lainnya : “lagu sunda >> inget nikahan orang lain (soalnya di Bandung kan mayoritas pernikahan pake adat Sunda). Pas lagi di luar Indonesia, denger lagu Sunda (dan gending) bikin nangis bombay, inget rumah.
Gending jawa >> inget nikahan gue.” Bahkan Mata yang : “...kalo dengerin musik keroncong langsung terbawa suasana masa lalu. itu alasan kenapa suka jazz ya gara gara musik keroncong.” Eh, keroncong sama jazz memangnya nyambung ya?

Bagaimana dengan musik klasik yang bagi sebagian orang ….uggghhh. Kuno dan males banget dengerinnya? Apa memang bisa membangkitkan imaginasi? Pssstttt …. jangan ngomong kuno dan kolot buat anggota Blogfam dibawah ini.

Jaf : “Saya sendiri paling terpengaruh kalau denger musik klasik ala Baroque (bener ndak tuh nulisnya?). Langsung mengkhayal jadi raja di Istana model Inggris gituh. Hehehe.”

Tenshi : “lagu yang membuatku berimajinasi adalah lagu-lagu instrumental yang terdengar sweet dan romantis, juga lagu-lagu dalam bahasa yang aku tidak begitu mengerti, haha, jadi bebas mengkhayal, termasuk lagu-lagu klasik karya mbah tchaikovsky, de bussy, mozart, dan tentu saja, puccini. contoh: ost game ps2, the legendary theme (gitarooman), ost macross the movie (yang instrumental + yang berlirik jepun), swan lake & sleeping beauty-nya tchaikovsky, dll.” Hmmm … imajinasi Donna Tenshi ini sepertinya bisa menambah bahan buat tulisan ya Don? Hehehe mengingat Donna ini produktif sekali menerbitkan buku. Bisa jadi kan imajinasi yang timbul dari lagu bisa menjadi bahan tulisannya?

Rizkapb ternyata satu selera dengan Donna : “Sama kayak mbak Donna. Aku suka banget sama lagu instrumental klasik, tapi khusus yang piano solo gitu. Yah lagu-lagunya kayak Sonata, Canon in D, Rondo Ala Turca, dll. Jadi berimajinasi … kalo aku lagi manggung piano solo di carnegie hall.”

bz!Forumania Berimajinasi hal-hal romantis? Kenapa tidak? Banyak sekali lagu-lagu mellow yang bisa membuai pendengarnya ke alam mimpi. Seperti Yayamz : “kalo denger lagunya Enrique yang Hero langsung ngebayangin jadi wanita yang dinyanyiin "Would you dance if I asked you to dance?" Duuuh so romantic bangeeet.” Ada juga anggota yang berkhayal bersanding dengan Glen Fredly : “Kisah Romantisnya Glenn Fredly. Berasa gw dilamar dan diajak merit ama Glen. Ternyata ga taunya lagu itu buat Dewi Sandra toh. Uhuhu...aku patah hati.” Nana yang : “Lagu favorit suka berubah, tapi kalo dengerin Power of Love by Celine Dion.....langsung ngebayangin.....” (apa Na?-Red.).

Lagu yang bikin sedih? Seperti yang dirasakan Shrie : “lagu itu lo ummmiii umiii (judulnya apa ya? Umi bukan? ) huaaaa langsung ingat almarhun nyokap.” Dan kerinduan Rwidiani terhadap kampung halaman : “I'll be home for christmas. Imajinasinya apalagi kalo bukan mudik hiks.”

Tidak bisa dipungkiri kalau akhirnya musik (dan lagu) bisa mengaduk-aduk berbagai macam emosi dan imajinasi. Begitu banyak jenis musik yang dirilis, begitu banyak pula imajinasi yang bisa dicipta dan dibayangkan.

Gitablu : “Dengerin feel good inc membuat saya berimajinasi tentang hujan di pegunungan (koq?)”

Bernyanyi dan menari India ala Nana? : “Dengerin Chaiyya-Chaiyya dari film Dil Se, kebayang pake baju india yang nampak ketiak, rambut dikepang, joget diatas kereta api lama yang melintasi pepohonan dan hutan.” Atau Pencinta lagu India lainnya : “misal kalo gue lagi demam india, seharian gue nyetel vcd-nya kuch kuch hota hai, sambil joget-joget, kebayang deh joget ama idolaku si shah rukh khan atau gue paling doyan joget niru karena kapoor di lagu you are my sonia (kalo gak salah sih judulnya itu) uhm... jogetnya yahud banget bareng hrithik roshan, keringetan, hihihihi...”

Serasa ikut konser ala Mariskova (meski resiko diketawain orang)?: “Dengerin lagu-lagunya Queen. Berasa gw ikut konser jadi drummernya. Pernah tengsin berat di jalan. Gara-gara pas lagi nyupir sendirian sambil stel cd nya Queen. Trus, lampu merah. Gw lupa kalo kaca jendela gak gitu burem-burem amat, padahal gw lagi asik konser di dalam mobil begaya segala rupa. Tahu-tahu ada yg klakson di samping: Satu mobil isi cowok berdasi 4 orang cakep-cakep lagi ngakak ngetawain gw.”

Ngayal jago main piano? Anggota lain mengatakan kalo : “Lagu overjoyed nya Stevie Wonder yang versi live bikin gw ngayal maen piano sambil nyanyi, bedanya gw gak tau yang mesti dipencet tuts yg mana..hehehehe”

Ngayal jadi sutradara video-clip seperti Qinkqonk? : “Wah kalo gw sih hampir smua lagu yang ada di ipod bikin gw selalu menerawang kebanyakan lagunya macem daft punk, fatboy slim, chemical brother, sama lagu rave + techno soalnya dengan musik-musik yang liriknya cuman sa'iprit terus instrumen yang keren-keren... bikin serasa gw lagi bikin video klip di kepala gw.”

Atau komentar yang bisa menambah inspirasinya sebagai penulis : “Kalo gue, semua lagu favorit gue bisa bikin gue langsung berimajinasi pas dengerinnya. Makanya mujarab banget kalo emang lagi nyari inspirasi buat ngarang. Cukup denger sampe dua - tiga lagu, otak gue langsung bekerja, berimajinasi kemana - mana..... .Maklum tukang ngayal...... heheheh......”

Gatorz : “Liquid Tension Experiments - Freedom of Speech (feeling free), DJ Quicksilver - Andromedha (berasa terbang into outerspace. Biasanya kalo lagi stuck pasang lagu ini langsung semua ide mengalir. gak perlu get high), saybia - Second your sleep (rembering my last ... ), Sama Utada Hikaru - First Love (prasaan kalo denger itu lagu serasa dia lagi nyanyiin buat aku dan skarang ini lagu jadi forbidden song di rumah deh ... hehehe).”

Musik dan lagu apa pilihan Anda? Apapun itu, silakan dengarkan, resapi, dan terbanglah bersama imajinasi Anda! *** (Iwok)

Posted on September 6, 2006 7:12 AM |
 Lainnya: