Artikel:

Blog dan Media Mainstream Saling Memperkuat

Oleh : Wimar Witoelar

Keberadaan blog termasuk blogfam kini mulai mendapat tempat di masyarakat Indonesia. Sepanjang tahun lalu aktivitas blogosphere disambut antusias dan media massa mulai turut membahas blog. Tercatat antara lain, detik mengundang komunitas blog di Indonesia, majalah tempo mengeluarkan 10 blog pilihan, dan Metro TV membahas fenomena blog, lomba masak virtual blogfam masuk museum rekor Indonesia (MURI), blog fun day.

Namun sayang, masih tetap ada pandangan yang mengkaitkan kehadiran blog akan menggusur media mainstream. Sebagai media komunikasi baru, blog selalu dipertentangkan dan dianggap akan saling membunuh dengan media mainstream seperti surat kabar, radio, televisi. Padahal, blog dan media mainstream tidak akan saling menggusur. Justru kehadiran blog akan membuat efektifitas komunikasi media yang sudah ada makin meningkat.

Kekuatan blog ada pada kehadiran kolom komentar sehingga meningkatkan interaksi sosial. Pembaca bisa berinteaksi dengan penulis, narasumber, maupun sesama pembaca. Selain itu, blog juga bersifat long tail. Artinya, tulisan dan foto yang dimuat dapat dilihat dan dibaca kapan saja. Bila kekuatan blog tersebut digabungkan dengan kekuatan media mainstream maka efektifitas komunikasi akan tinggi.

Misalnya, pada tahun lalu, wawancara fenomena blog di acara E-lifestye Metro TV kemudian dilaporkan di blog www.perspektif.net mendapat 64 komentar. Dialog di TV yang dibatasi waktu tersebut berlanjut di blog.

Ke depan, pola saling mendukung atau sinergi antara blog dan media yang sudah ada akan makin kuat. Pada awal tahun ini, acara Jak TV bertajuk Wimar's World setiap Rabu pukul 22.00 - 23.00 bersinergi dengan blog www.perspektif.net Demikian juga dengan acara cafe show bertajuk Talk About Nothing di Cafe Pisa setiap Selasa pukul 19.30 – 21.00 yang disiarkan langsung Radio Trijaya dilaporkan di blog www.perspektif.net

Bagi pemirsa dan pendengar yang tidak sempat menonton atau mendengar acara tadi dapat mengikuti laporannya di www.perspektif.net Di sisi lain, pemirsa dan pendengar acara tadi dapat terus melanjutkan dialog termasuk kritik dan sarannya mengenai kedua acara tadi lewat blog tanpa dibatasi waktu.

Ini sinergi dalam multimedia entertainment dalam arti sebenarnya. Pola ini sebenarnya sudah mulai dirintis beberapa tahun lalu dalam acara Perspektif. Semula, Perspektif hanya muncul di TV. Ketika dibredel pemerintah Orde Baru, Perspektif muncul dalam bentuk forum diskusi langsung dengan audiensnya di sejumlah kota. Kemudian beralih dalam bentuk wawancara radio dengan nama Perspektif Baru dan transkripnya dimuat di surat kabar.

Perspektif Baru di radio dan koran kemudian disinergikan dengan internet dengan menampilkan transkrip acara tersebut di situs www.perspektifbaru.com yang berformat blog. Pendengar dan pembaca wawancara tersebut dapat berinteraksi dengan para narasumber dan pewawancara lewat kolom komentar.

Pola sinergi tersebut mulai tahun ini dan ke depan akan makin menguat. Karena itu blogosphere akan makin menyatu dengan komunitas media mainstream lainnya. Tak akan ada lagi mempertentangan blog dan media mainstream. Justru itu akan saling memperkuat.


Posted on February 9, 2007 8:00 PM |

Komentar (1)

Eni:

Saya sudah lama kurang atau bisa dibilang tidak aktif dalam berinternet. Baru beberapa minggu yang lalu saya menonton pak wimar witoelar di o channel membahas tentang blog. Sebenernya blog itu apa sih? Bagaimana kita bisa terlibat dalam suatu komunitas blog tersebut? thanks

Tulis komentar anda

(Komentar akan melalui proses moderasi.)



 Lainnya: