bz!blogaraga: Dibutuhkan Riset yang Mendalam dan Detail
Selama satu tahun terbitnya, rubrik bz!blogaraga sudah menyajikan 14 artikel mengenai dunia olahraga yang tidak hanya menyentuh teknis seperti Blowling, Yoga atau Menyelam. Tapi juga profil tokoh dan informasi lainnya seputar dunia olahraga. Ke-14 artikel olahraga itu selain ditulis langsung oleh penanggung jawab rubrik (jabrik) juga merupakan hasil kiriman member blogfam.
Adalah Haryo Utomo alias Mas_Tom yang bertanggung jawab agar bz!blogaraga terisi satu atau dua artikel olahraga setiap edisi. "Saya bertanggung jawab atas isi, menentukan topik yang dibahas, menulis sendiri tiap topik di setiap edisi terutama kalau sedang tidak ada member Blogfam yang mood untuk menyumbangkan tulisan, dan sedikit editing atas isi naskah artikel yang dikirimkan oleh member Blogfam," jelas Mas_Tom si jabrik bz!blogaraga.
Pria pendiri dan pengelola sebuah perusahaan startup yang bergerak di bidang web marketing consulting ini juga menyatakan bahwa artikel-artikel olahraga yang ditayangkan di bz!blogaraga membutuhkan riset yang mendalam dan detail dalam penyusunannya.
"Contohnya edisi bulan Agustus 2006, saya butuh cukup banyak waktu untuk meriset berbagai tulisan dari berbagai sumber untuk menulis artikel tentang sportivitas pada remaja. Demikian pula Kidy yang melakukan riset dengan merangkum berbagai sumber berita untuk membahas secara lengkap dan mendalam mengenai Theo Walcott," tambah Mas_Tom.
Kendala berarti dalam menyajikan artikel bz!blogaraga selama setahun bz! terbit, Mas_Tom mengatakan pastilah ada. "Tapi bukan karena faktor eksternal. Lebih karena faktor internal, misalnya kesibukan saya di dunia nyata yang sedang luar biasa, dan tidak lupa rasa malas untuk menulis artikel yang kadang melanda hehe," katanya jujur.
Dalam hal menentukan isi artikel yang disesuaikan dengan tema, Mas_Tom menyatakan dirinya tidak mendapat kesulitan. Mungkin karena Mas_Tom sendiri sangat dekat dengan dunia olahraga. "Pada dasarnya saya ini penggila dunia olahraga dan selalu menyempatkan diri untuk mengikuti berbagai berita olahraga, baik melalui media offline maupun online, minimal satu jam setiap hari," akunya.
Begitu pula dengan komunikasi online yang dijalankan kru bz! dalam mempersiapkan isi majalah setiap bulannya. Bagi Mas_Tom, hal itu tidak menjadi hambatan sama sekali. Menurutnya, tiap anggota redaksi memiliki kegiatan dan kesibukan masing-masing di dunia offline. Ditambah seluruh anggota redaksi tersebar di berbagai tempat di belahan bumi, sehingga komunikasi online merupakan solusi yang paling masuk akal dan harus diterima sebagai solusi terbaik untuk saat ini.
"Tapi jika saja bisa dilakukan komunikasi offline dengan kumpul sekali sebulan misalnya, tentunya bz! bisa tampil lebih beda dan lebih baik, karena bagaimanapun juga brainstorming dari seluruh anggota redaksi akan lebih efektif dan efisien bila dilakukan secara offline," kata Mas_Tom berpendapat.***
Posted on February 9, 2007 10:00 AM | Permalink
