Artikel:

Q, Pengelola Blog Lapan Puluhan: "Diperlukan Konsistensi untuk Mengisi"

"Bukan. Kita-kita bukan Manula usia 80-an. Belum setua itulah..Cing!. Walaupun emang masa jaya kita-kita, saat-saat bisa nglakuin apa aja nggak pake mikir panjang, udah lewat. Blog ini didedikasikan untuk mengenang taon-taon yang indah itu: Dekade 80-an!"

Kutipan ringan di atas diambil dari halaman depan Blog Lapan Puluhan selain sebuah tulisan menyolok di sudut kanan atas yang menjadi sebuah jargon khas 80'-an: Memble Tapi Kece!

Blog kolaborasi ini didirikan oleh Q atau Qyu-- nama samaran untuk Baihaqy (35 tahun)-- dan diasuh oleh sejumlah kontributor. Blog ini mengangkat tema yang sangat unik yaitu, menuliskan sejumlah hal yang terkait dengan kenangan-kenangan sekitar tahun 80-an. Apa saja dibahas di sana. Mulai dari fenomena lagu "Madu dan Racun", Film serial TV "The A-Team", Acara "Ria Jenaka" di TVRI, Sinetron "Rumah Masa Depan" sampai Film yang sangat ngetop di era 80-an: Nagabonar!. Tak ayal, blog ini menarik minat banyak pengunjung yang tentu saja merasa terwakili kenangannya di masa lalu melalui tulisan-tulisan ringan dan renyah di blog ini. Apalagi di setiap posting, disertakan foto atau gambar yang relevan untuk memperkuat imaji pembaca. Q, yang berprofesi sebagai konsultan teknik di Jakarta dan memiliki hobi membaca serta ngeblog, memang memberi kesempatan sejumlah penulis untuk memberikan kontribusi tulisan yang sesuai dengan misi blog lapanpuluhan. Melalui email, Q, membagi kisahnya dalam mengelola blog kepada bz!.

tamu tamu

Berikut petikannya:

Bisa anda jelaskan sejarah dan latar belakang lahirnya Blog Lapanpuluhan?

Ide lahirnya blog 80-an awalnya muncul dari posting-posting di beberapa blog pribadi yang mengangkat tentang kenangan masa lalu di jaman 80-an. Waktu itu sekitar bulan April 2005, ada posting tentang "Kenajongan 80-an" di blog Rio . Lalu ada lagi posting tentang lagunya Achmad Albar di jaman 80-an "Lenggang Puspita" di blognya Nauval. Kebetulan juga saya dengan beberapa teman suka saling mengisi shoutbox tentang acara-acara tv di masa itu.

Posting-posting itu ternyata banyak menarik perhatian pengunjung untuk ikutan berkomentar. Dari komentar-komentar yang masuk terlihat bahwa banyak sekali hal yang bisa digali dari kenangan masa 80-an. Dan itu lucu-lucu banget.

Maka muncullah ide, daripada posting-posting tentang 80-an itu tersebar di beberapa blog, kenapa nggak dikumpulkan jadi satu, bikin satu blog khusus saja. Blog khusus yang membahas segala pernak-pernik kehidupan yang ada di masa 80-an.

Pada bulan Juni 2005, akhirnya saya membuat blog 80-an itu. Kebetulan Blogspot ada fasilitas untuk membuat blog kolaborasi dengan banyak member yang masing-masing bisa mengirim posting. Maka sayapun mengundang beberapa teman blogger lain yang dibesarkan di masa itu untuk ikutan menjadi membernya.


Apa yang menjadi alasan utama anda menjadikan blog lapanpuluhan diasuh oleh sejumlah kontributor?

Alasannya karena saya sendiri tidak merasa menguasai semua hal tentang 80-an. Hingga saat ini pun saya tidak berani mengklaim bahwa saya yang paling tahu tentang dunia 80-an, atau bahwa blog 80-an adalah referensi yang paling otentik tentang segala hal di 80-an.

Dan beberapa teman yang saya ajak menjadi kontributor itu telah dikenal oleh teman-temannya sebagai raja 80-an yang cukup gaul di masa itu dan memiliki memori yang cukup kuat dan detil. Saya sendiri hanya seseorang yang pernah hidup di masa itu dan merasa sayang kalau itu semua hanya disimpan dalam memori, perlu ada yang mau mendokumentasikan itu semua.

Selain itu, saya juga merasa nggak sanggup lah kalau harus mengelolanya sendiri. Karena saya punya blog pribadi yang juga selalu minta diupdate dalam jangka waktu tertentu.

Adanya banyak kontributor juga diharapkan bisa saling mengisi. Mungkin yang satu lebih paham tentang musiknya, yang lain adalah pemerhati fashion stylenya, yang lain lagi penikmat film-filmnya. Juga bisa saling mengisi dalam arti menjaga keberlangsungan blog ini. Saat yang satu lagi males nulis, masih ada yang lain yang mungkin sedang punya ide untuk membuat posting 80-an.


Apa yang menjadi hambatan utama bagi anda sebagai pengelola (dan tentu kawan-kawan kontributor) mengasuh Blog ini dan bagaimana anda menyiasatinya?

Di awal-awal tidak begitu banyak hambatan, malah sangat menyenangkan. Para kontributor dengan penuh antusias mengisi posting-posting awal dalam jangka waktu yang berdekatan. Masih penuh semangat. Memori tentang 80-an masih menumpuk dan siap dituangkan dalam tulisan.

Sedikit hambatan mulai muncul ketika kita merasa tidak bisa hanya sekedar mengandalkan memori. Perlu ada sumber data dan informasi tentang beberapa hal yang cukup lengkap untuk menyusun satu posting yang tidak sekedar menyegarkan untuk dinikmati pengunjung tapi juga menyuguhkan informasi yang akurat. Nah, referensi untuk itu sering kali harus dicari dengan suatu usaha, karena sayangnya di internet tidak cukup tersedia tulisan tentang pernik kehidupan 80-an di Indonesia yang cukup mendetil. Kalau artikel tentang 80-an yang bersifat internasional di internet kita cukup mudah untuk mendapatkannya, tapi kalau khusus tentang yang terjadi di Indonesia ternyata minim sekali. Maka kita pun harus mencari di buku-buku, majalah, koran dan sumber-sumber lain dari jaman 80-an. Dan nggak selalu dapat juga.

Hambatan lain menghadang ketika satu demi satu kontributor mulai kehilangan antusiasme. Lama-lama bosan juga mungkin kalau harus mengekspose diri untuk rutin membuat tulisan tentang 80-an. Meskipun sebenarnya masih banyak hal yang bisa diangkat. Apalagi ini adalah blog keroyokan, bisa dimaklumi jika rasa memiliki para kontributor nya tidak sebesar terhadap blog pribadi masing-masing.

Cara menyiasatinya, harus tetap ada yang mau konsisten untuk terus mengisi. Dan itu adalah saya sendiri. Saya tidak bisa memaksa para kontributor yang lain untuk tetap rutin menulis, karena memang tidak ada komitmen apa-apa di sini. Maka saya pun memberi kesempatan kepada pengunjung blog yang lain kalau mau menyumbangkan tulisan di blog ini. Dan alhamdulillah ada juga satu dua orang pengunjung yang mengirimkan sumbangan tulisan, sehingga blog ini bisa terus terupdate.


Bagaimana kiat anda (dan juga kawan-kawan kontributor) untuk membuat blog yang anda asuh menjadi menarik minat pengunjung?

Agar menarik minat pengunjung, saya mencoba membuat tulisan dengan cara bertutur yang ringan dan menyenangkan. Tulisan yang terlalu serius dan resmi akan membosankan pembaca. Apalagi ini adalah untuk dibaca di layar komputer, kebanyakan orang tidak tahan terlalu lama membaca di layar komputer. Tulisan yang saya buat sendiri tentunya akan langsung saya buat seperti itu. Sedangkan untuk tulisan yang disumbang dari luar, akan saya coba edit terlebih dahulu agar lebih enak dibaca.

Juga selalu saya usahakan setiap tulisan dilengkapi dengan banyak gambar-gambar pendukung yang memperjelas tulisan. Malah seringkali gambar-gambar itulah yang menjadi pemikat awal dari para pengunjung untuk membaca lebih lanjut uraian teksnya. Gambar-gambar itu juga bisa menjadi jeda buat mata agar tidak lelah membaca deretan teks panjang.

Saya juga mencoba mengatur topik tulisan yang lebih beragam, untuk menjaring lebih banyak kalangan. Ada tentang film, tentang musik, tentang dunia anak-anak, tentang buku, hingga tentang otomotive yang masing-masing memiliki pemerhatinya sendiri-sendiri. Dan kebetulan sekali bahwa tema besar "80-an" memiliki banyak ruang untuk membuat topik yang sangat beragam.


Apakah ada kegiatan-kegiatan online atau offline dari blog lapanpuluhan yang mengakomodir niat sesama "fans" blog anda untuk bertemu satu sama lain (baik secara nyata/kopdar maupun didunia maya)? Mohon dijelaskan.

Dari pengunjung blog yang rajin berkunjung dan berkomentar baik di tempat komentar posting ataupun di shoutbox pada satu saat ada yang mengusulkan untuk membuat sebuah milis khusus tentang 80-an agar bisa terjalin komunikasi interaktif antar para pengunjung blog 80-an. Sebenarnya saya tidak cukup pede untuk menjadi pendiri sebuah milis yang berisikan banyak orang dari berbagai kalangan. Tapi sudah kepalang basah, karena saya sendiri juga merasa perlu juga ada wadah seperti itu.

Maka pada bulan Januari 2006, saya bentuklah milis 80-an di yahoogroups . Meskipun beberapa rekan kontributor tidak terlalu antusias dengan ide ini. Ketika saya umumkan di blog 80-an tentang keberadaan milis ini, satu demi satu pun mulai bergabung. Dan ternyata di luar sana banyak terdapat orang-orang yang ingin mengenang kembali kejayaan masa-masa 80-an. Dan setelah setahun keberadaan milis 80-an ini, sekarang jumlah member telah mencapai lebih dari 1000 orang, dengan jumlah total messagenya lebih dari 16500.

Pertemuan online selain via milis, ada juga via conference di YM yang nyaris tiap hari kerja kita adakan dari pagi sampai sore. Chatting bersama sembari bekerja. Dari conference ini keakraban semakin terjalin lebih erat.

Pertemuan offline di darat dari para anggota milis telah beberapa kali dilaksanakan. Yang terakhir adalah perayaan "Satu Tahun Milis 80-an" yang kita selenggarakan tanggal 17 Februari 2007 kemaren. Tapi kalau pertemuan kecil antara beberapa member milis di Jakarta untuk makan siang atau makan malam bersama hampir selalu ada setiap minggunya.


tamu Bagaimana anda melihat perkembangan blog di Indonesia saat ini dan khususnya perkembangan blog kolaborasi?

Perkembangan blog di Indonesia tampaknya cukup pesat sekali. Terutama karena para blogger itu seringkali mencoba mengajak temannya untuk ikutan bikin blog. Dan aktivitas blogging bisa menjadi menyenangkan karena adanya interaksi antara penulis blog dan pengunjungnya. Blog bisa menjadi sarana yang baik untuk belajar menulis dan menyampaikan pesan dengan baik untuk semua orang. Blog juga menjadi tempat mengungkapkan pendapat secara bebas.

Untuk blog kolaborasi, sepertinya belum terlalu banyak. Blog kolaborasi sebaiknya mengangkat topik tertentu yang cukup menarik. Meskipun dengan membatasi topik itu akan membuat tulisan yang bisa diangkat sangat terbatas, tapi diharapkan dengan adanya kolaborasi maka akan tetap selalu ada ide segar yang muncul.

Blog kolaborasi membutuhkan komitmen dan konsistensi setiap anggota. Di situlah sulitnya, karena ini hanyalah blog yang bisa ditutup kapan saja. Tidak bisa memaksakan orang lain untuk berkomitmen untuk sesuatu yang sebenarnya hanya pengisi waktu senggang.

Saya sebenarnya juga memiliki satu blog kolaborasi yang lain. Blog Padhang-mbulan, blog khusus berbahasa jawa, yang setiap postingnya setiap anggota diwajibkan menggunakan bahasa jawa dan diharapkan mengangkat topik tentang tradisi dan kebudayaan Jawa. Dan di blog ini sayangnya saya sendiri tidak bisa menjaga konsistensi saya, karena sudah terlalu sibuk dengan blog yang lain. Padahal sambutan untuk blog ini lumayan positif juga, banyak dukungan yang menyatakan salut pada blog padhang-mbulan. Tapi apa boleh buat, saya sendiri sudah kehilangan ide mau menulis apa disana.


Apa tanggapan dan harapan anda mengenai forum Blogfam dan juga Majalah Onlinenya (www.bz.blogfam.com)?

Mengenai forum Blogfam saya salut sekali. Di forum itu kita bisa menemukan apa saja untuk diobrolin antar blogger. Dari teknik-teknik blogging yang diperlukan oleh para blogger baru, hingga resep masakan! Di tambah lagi para membernya sangat ramah sekali, sudi saling berkunjung bahkan kepada para blogger baru. Dari forum Blogfam kita bisa mendapat banyak ilmu sekaligus teman dari seluruh penjuru dunia.

Apalagi seringnya Blogfam mengadakan lomba-lomba di antara para anggota. Itu sangat menyenangkan sekali.

Tentang majalah onlinenya, menarik sekali. Banyak info dan ilmu juga dari situ.
Nah... seharusnya blog kolaborasi dikelola layaknya majalah online begini. Memang agak memaksa orang lain, tapi demi konsistensi agar tetap terjaga kelangsungannya.

Salut deh buat BLOGFAM.

*** ((amril).

Posted on March 6, 2007 10:00 AM |

Tulis komentar anda

(Komentar akan melalui proses moderasi.)



 Lainnya: