Hey, Blogfam was in the Media!
Adalah suatu kebahagiaan yang luar biasa apabila eksistensi kita diakui oleh orang banyak. Tentu saja, karena apa yang kita lakukan ternyata cukup mendapatkan perhatian. Diminta atau tidak, perhatian tersebut adalah salah satu bentuk pengakuan yang harus kita syukuri. Bagaimana tidak, ternyata masih ada (dan banyak) yang mencoba melihat sisi-sisi dalam dari diri kita. Bukankah itu berarti kita cukup menarik perhatian bagi mereka? Ehm ..
Dalam eksistensinya di dunia maya, Blogfam semakin menunjukkan nama besarnya. Blogger mana sih yang nggak kenal Blogfam? Itu kalau Blogfam mau bersombong diri. Pada kenyataannya, Blogfam hanya berjalan sesuai dengan rel tujuannya: menjadi suatu komunitas para blogger Indonesia. Kalau kemudian nama Blogfam mencuat, itu adalah bonus tersendiri.
Sebagai salah satu komunitas online yang cukup bernyawa, Blogfam ternyata sudah mencuri perhatian dari berbagai media cetak dan elektronik. Ulasan dan liputan dari berbagai kegiatan online dan offline anggota Blogfam sempat menghiasi berbagai media cetak tanah air. Kreasi dan kreativitas anggota Blogfam ternyata tidak hanya dalam ber-forum ria, tetapi juga menghasilkan suatu karya nyata.
Simak saja artikel yang ditulis di majalah BUKUNE edisi February 2007:
"Blogger Familiy atau Blogfam adalah salah satu komunitas web-blogger yang lahir pada bulan Desember 2003. Dengan motto we are a virtual family, Blogfam mempunyai anggota beragam, mulai dari pelajar SD hingga mahasiswa S3. Pada awalnya Blogfam ditujukan sebagai tempat berbagi informasi, berdiskusi, atau sekedar bersilaturahmi antar Blogger, namun lama kelamaan dari komunitas ini pula lahir buku-buku hasil karya mereka. Hingga saat ini buku-buku yang sudah diterbitkan oleh Blogfam antara lain adalah Flash! Flash! Flash! – Kumpulan Cerita Sekilas (Gradient Books, 2006), Biarkan Aku Mencintaimu Dalam Sunyi: Email Terbuka Seorang Selingkuhan (Gradient Books, 2006), dan Ortu Kenapa Sih? (Penerbit Cinta, 2006). Amril Taufik Gobel, pengasuh majalah online Blogfam, berkata kepada bukune tanggal 7 Pebruari 2006, "Untuk ke depannya, kita ada rencana untuk tahun ini, akan menerbitkan buku kumpulan cerita komedi fiksi dan kumpulan cerita anak."
Atau bisa juga membaca ulasan singkat tentang Blogfam di Majalah Men Health Indonesia edisi February 2007: "Bila anda gemar menulis blog, pastikan blog anda bermanfaat dan banyak dibaca oleh para pengguna internet. Jika tidak, untuk apa anda meluangkan banyak waktu di depan layar komputer bila hasil karya anda untuk dinikmati sendiri? Karena itu, cobalah bergabung dengan Blogfam.com yang merupakan Blogger Family atau komunitas blogger Indonesia. Para pecinta blogger akan tergabung pada keluarga virtual, dan yang lebih menyenangkan, Blogfam memiliki puluhan topik serta telah beberapa kali meluncurkan buku hasil karya para anggotanya."
Kelahiran Blogfam dan keberadaannya ternyata sudah tercium jauh-jauh hari. Ketika Blogfam baru berusia beberapa bulan pun, majalah PCplus edisi Maret 2004, sudah memberitakan kehadiran komunitas blogger ini: "Ternyata ada juga komunitas blogger di Indonesia. Menurut Thomas, pembagiannya bisa bervariasi - ada yang berdasarkan lokasi atau pun hobi. Untuk hobi misalnya, ada komunitas yang menjalankan blog keroyokan tentang otomotif, ada juga yang menjalankan blog tentang puisi dan sastra. Dilihat dari lokasi ada beberapa komunitas seperti BBV (Bandung Blogs Village, http://bbv.or.id), Blog Station untuk daerah Bogor - Depok (http://blogsation.org), dan Angkringan Jogja (http://angkringan.or.id). Ada juga komunitas lain yang aktif melalui milis, namanya Blogbugs (http://groups.yahoo.com/group/blogbugs/) atau melalui forum Bloggerfamily (www.bloggerfamily.com – sekarang www.blogfam.com, red) yang kebanyakan isinya adalah blogger yang sudah berkeluarga."
Hmmm.. blogger yang sudah berkeluarga? Sepertinya kesan itu sudah nggak adalagi sekarang. Blogfam is for everyone! Antara yang sudah berkeluarga dan belum semua sama banyaknya.
Liputan dan ulasan tentang Blogfam pun hadir di berbagai media cetak lainnya. Hiruk pikuk dunia blog dan blogfam pernah diulas tuntas di majalah Chic edisi Desember 2006. Dengan mengambil judul ulasan, Blogger: Keluarga di Dunia Maya, beberapa kru Blogfam ramai-ramai memberikan penjelasan mengenai virtual family ini. "Dari sekian banyak situs komunitas blogger, saya melihat Blogfam paling luas jangkauan anggotanya. Tidak terbatas pada satu wilayah tertentu, atau satu suku, atau agama, siapa saja bisa masuk. Dan situs ini paling serius dikelola sampai sekarang," papar Alarix, salah satu admin Blogfam dalam komentarnya di artikel ini. Di dalam artikel ini, mba Itha pun ikut memaparkan keberhasilan Blogfam yang tercatat dalam MURI sebagai penyelenggara Lomba Masak Virtual. Hayoooo.. mana ada komunitas lain yang mengadakan lomba seheboh ini?
Dari sisi kreativitas anggotanya, jangan ditanya. Beberapa kali kegiatan offline member Blogfam memaksa para kuli tinta untuk mengulas kegiatan mereka. Kegiatan rutin olahraga Bowling yang dilaksanakan oleh Blogfammers Jakarta sudah mencoretkan agenda mereka dalam Majalah Reader Digest edisi April 2006. Atau publikasi buku-buku yang diluncurkan oleh anggota Blogfam sempat juga mencuat di berbagai media. Majalah MATA BACA Edisi Januari 2007 mengulas tentang Parade Penulis Muda Lewat Blog : "Ultah Blogfam ke-3 kali ini dimeriahkan dengan tema 'All About Writing and Blogging' dan bazar buku. Bertempat di Commonroom (9/12) menyuguhkan acara yang padat dan menarik. Sesi pertama mengupas 'seputar penulisan dan blog' oleh Benny Rhamdani (Dar!Mizan), Primadonna Angela, Iwok Abqary, Isman H. S., Dewi K., dan Tria Barmawi. Sesi kedua mengupas Blogging everything yang menghadirkan pembicara Amril Taufiq Gobel dan para blogger lainnya."
Majalah Bukune edisi Februari 2007 mengulas 'Jumpa Penulis Blogfam' yang diadakan di Perpustakaan DIKNAS Jakarta tanggal 13 Januari 2007. Di edisi ini pula Bukune menyusun artikel lainnya mengenai 'Karya Nyata Dunia Maya' berupa ulasan buku-buku yang pernah diterbitkan oleh Blogfam (Ortu Kenapa Sih?, Flash! Flash! Flash! - Kumpulan Cerita Sekilas, dan Biarkan Aku Mencintaimu Dalam Sunyi - Kumpulan Cerpen).
Dari sisi media elektronik, www.detikinet.com beberapa kali mengulas tentang Blogfam dan kegiatannya. Bahkan ketika Blogfam mengadakan lomba penulisan cerita anak, pengumuman lomba itu sempat dipajang beberapa lama di website ini. Great support! Dari media elektronik lainnya, Metro TV sempat mendaulat mba Itha sebagai presiden Blogfam untuk interview. Radio? Radio Trijaya FM Jakarta pernah dijajal juga oleh Blogfam. Blogfam was everywhere!
Eits, jangan lupa. Majalah blogfam ini juga tidak luput dari publikasi. Menurut majalah Femina edisi No.9/XXXIV/2-8 Maret 2006, bz! Termasuk kedalam 5 blog unik yang bisa anda intip : "Majalah versi blog dari sebuah komunitas blog Indonesia, yakni Blogfam. Berisi tulisan sharing pengalaman sehari-hari anggotanya hingga tulisan feature ala majalah life style. Karena sebagian besar anggota blogfam wanita, tak heran majalah independen ini 'wanita banget'. Memuat tip tip diet, resep masakan lezat, hingga membahas soal chicklit terbaru." Atau juga menurut Majalah Komputer Aktif edisi 126, 22 Februari-7 Maret 2006 : "Blogfam magazine bisa dibaca secara online. Ada info soal rekreasi, kesehatan, hingga menu makanan."
Dengan semua publikasi ini, tentu saja Blogfam semakin mengukuhkan diri sebagai komunitas dunia maya yang tetap eksis, dan bukan komunitas karena ikut-ikutan trend semata. Seperti yang disampaikan oleh salah seorang moderator Blogfam, Jaf, di koran Tempo edisi Minggu, 25 Februari 2007 dalam sebuah artikelnya yang berjudul Kompor itu Bernama Blogfam
BLOGFAM KE DEPAN: HANYA INGIN TETAP EKSIS!
Semua karya nyata ini ternyata membuat Blogfam semakin diminati bahkan konon telah menjadikannya sebagai komunitas blogger Indonesia terbesar dengan hampir 2800 anggota (data Januari 2007). Meskipun dalam tiga tahun ini berbagai pencapaian telah diraih, namun ke depannya misi Blogfam tidaklah muluk-muluk: Ingin terus eksis sampai kapanpun juga! Sederhana memang, tapi tidak sesederhana mengucapkannya karena mempertahankan apa yang sudah ada akan jauh lebih susah.
Sebagai bagian dari keinginan untuk tetap eksis itu, di usianya yang ketiga Blogfam mencoba melakukan lebih banyak upaya regenerasi. Moderator-moderator baru mulai direkrut dan pesta demokrasi kecil-kecilan di kalangan para pengurusnya pun digelar. Hasilnya, jabatan 'Presiden' Blogfam beralih dari Labibah 'Maknyak' Zain ke tangan penerusnya Parwita Mohan atau lebih dikenal dengan Itha. Itha dan tim moderator serta admin teknisnya diharapkan bisa terus menjaga agar 'kompor' itu tetap menyala, menawarkan 'kehangatan' kekeluargaan yang tiga tahun lalu mulai disulut oleh para foundernya, sekaligus 'memanasi' anggotanya untuk terus berkarya nyata apapun bentuknya. Kompor itu bernama Blogger Family!
*) Simak juga tulisan Labibah 'Maknyak' Zain, founder Blogfam dalam koran Kompas edisi Minggu, 2 Mei 2005: Potret Pergaulan Era Global.***(Iwok)
Posted on May 6, 2007 9:00 AM | Permalink

Komentar (1)
Semoga Blogfam makin solid...
Bangkitkan semangat para pemula agar tidak minder saat ngeblog karena kadang punya ide niche namun penguasaan teknik ngeblog minim....
salam
@ May 16, 2007 10:57