Mulailah Menulis
Dewasa ini, internet tidak saja menjadi media untuk saling bertukar kabar melalui email dan chatting, atau media untuk siapa saja bisa mendapatkan informasi terkini dengan sangat cepat. Tapi internet telah menjadi sebuah 'mainan' bagi para penggunanya. Mainan yang dimaksudkan bukanlah robot-robotan keluaran perusahaan ternama dari Jepang atau Eropa, melainkan sebuah layanan weblog pribadi yang lebih dikenal dengan BLOG (situs pribadi gratisan).
Blogerian (salah satu julukan untuk para pengguna & pemilik blog), juga tidak lagi berpatok pada website-website khusus yang menyediakan layanan blog; blogger, tblog, wordpress atau blogdrive. Karena saat ini, beberapa portal umum juga menyediakan layanan serupa. Sebut saja friendster, hi5, yahoo dan Indosiar (website milik stasiun televisi swasta di Indonesia; Indosiar). Dan apa saja yang berkenaan dengan kata 'gratis' pasti menjadi idola.
Seperti yang sudah diketahui secara umum; blog merupakan salah satu media penyampai informasi (pribadi, keluarga, umum, kelompok) dalam bentuk tulisan dan foto. Tulisan yang dimaksud di sini, bisa berupa catatan harian (seperti sebuah diary), cerpen, cerber, puisi bahkan artikel. Tak urung tersimpul bahwa dengan memiliki blog, maka kemampuan menulis blogerian terus diasah. Mengapa? Karena blog tidak saja membutuhkan tampilan yang menawan tetapi juga tulisan yang bagus, yang mana terus di-update secara berkala. Bila kemampuan menulis telah cukup tinggi, mengapa tak coba menjadi seorang penulis yang mana medianya tidak lagi blog melainkan buku/novel?
Blogerian menjadi penulis buku/novel? Mungkinkah? Mungkin saja. Contohnya saja Radit yang dikenal dengan julukan 'kambing jantan'. Ia menceritakan kegiatan sehari-harinya dengan bahasa yang mudah dicerna oleh banyak orang dan dikemas sangat lucu. Ini merupakan ciri khas yang menjadi daya tarik tersendiri. Jangan kaget ketika kemudian tulisan-tulisannya di blog (dari masih SMU hingga kuliah; dari cerita di dalam rumah hingga di kelas) diangkat menjadi sebuah buku. Ada juga Rizky, seorang bocah yang mana kegiatan hariannya ditulis dengan bagus oleh sang ayah (Amril T. Gobel). Hasilnya, penerbit Gradien pun membukukan blog si Rizky.
Blog dan buku lantas menjadi 'sahabat'.
Akhir-akhir ini, tak hanya tulisan blog saja yang dibukukan oleh penerbit-penerbit besar. Banyak blogerian yang lantas menjadi novelis (cerita dengan bermacam tema). Jalan yang dirintis pun tidak se-instant meracik mi goreng kemasan pabrik. Perlu kerja keras dan kesabaran.
Blogfam, salah satu komunitas tempat berkumpulnya para blogerian, juga menyediakan banyak kesempatan dan informasi untuk blogfamers (sebutan anggota Blogfam) yang ingin membuat buku; baik itu berkelompok atau perorangan. Di salah satu sub-forum Blogfam yaitu Gallery Kreasi (GK); blogfamers tidak semata-mata mengapresiasikan dan menikmati segala jenis hasil karyanya dalam bentuk tulisan dan foto saja. Karena di GK, tertera banyak informasi yang berkaitan dengan menulis dan buku. Diantaranya; informasi tentang lomba menulis & kiat-kiat menjadi seorang penulis yang baik hingga aturan-aturan mengirimkan naskah cerita ke penerbit (diasuh oleh Isman Suryaman, penulis buku Bertanya atau Mati).
Manfaat nyata dari ruang GK ini adalah setiap orang yang berpartisipasi aktif mengirim tulisan, memberikan komen, ataupun memberikan info dan tips, akan melatih dirinya sendiri untuk terus belajar hal baru, memperbaiki diri, dan membangun keberanian dan kepercayaan diri dalam menulis dan terus menulis. Dan tak jarang, ada beberapa orang dalam ruang GK yang lebih berpengalaman dan lebih berkompeten untuk berbagi ilmunya dan bahkan ada pihak penerbit yang mau memberikan kesempatan bagi mereka yang serius untuk menerbitkan karyanya dalam buku. Lihat saja kelas Latihan Bikin Naskah Pictorial Book (DOngeng Balita) yang dibuka dan diasuh mas benny. Di thread kelas ini, berbagai macam tips dan trik dalam pembuatan naskah dongeng balita bergambar benar-benar memberikan banyak inspirasi dan pengetahuan, sehingga lima naskah cerita dari beberapa peserta kelas tersebut berhasil lolos ke meja redaksi penerbit DAR! Mizan yang bersiap-siap menerbitkannya dalam bentuk buku. Jadi, jangan ragu-ragu untuk memulai menulis. Dengan proses belajar yang terus menerus, tak mustahil akan bisa diterbitkan menjadi buku.
Untuk mengembangkan bakat menulis blogfamers dan memperkenalkan tulisan blogfamers ke jaringan masyarakat yang lebih luas lagi, Blogfam memang harus dan telah bekerja sama dengan beberapa penerbit, yang mana telah berhasil menelurkan beberapa buku kolaborasi hasil kerja sama Blogfam dengan penerbit-penerbit tersebut. Dan ternyata, tulisan para blogfamers tak kalah bagus dari penulis lain yang mana telah menelurkan buku sendiri.
Secara umum; beberapa blogerian yang telah sukses menjadi penulis atau telah lebih dulu dikenal sebagai penulis adalah Aditya (Jomblo, Gege Mengejar Cinta, Mengejar Jakarta-novel adaptasi), Syafrina Siregar (Life Begin At Fatty, My Two Lovers, April Cafe), Ninit Yunita (Kok Putusin Gue?, Mendadak Dangdut-adaptasi, Testpack), Iwok (Sandal Jepit Warna Warni), dan lain-lain... Bahkan dengan blog, mereka bisa mempromosikan buku mereka sendiri. Jalan yang ditempuh pasti berbeda-beda. Tapi tentu mereka tidak pernah bosan mencoba untuk menuangkan segala ide kreatif ke dalam tulisan.
Jadi, bagi siapa saja yang ingin menjadi penulis, mulailah menulis dari sekarang. Lantas cobalah untuk menawarkan tulisan anda ke penerbit-penerbit yang ada (jangan lupa mempelajari aturannya terlebih dahulu agar anda tidak dirugikan). Atau cobalah untuk membuat sebuah blog untuk mempublikasikan tulisan anda sekaligus mengasah kemampuan menulis dari hari ke hari. Bergabunglah dengan komunitas-komunitas yang mana menyediakan kesempatan pada anggotanya untuk mempublikasikan tulisan dalam bentuk buku.
Bila tidak mencoba, Anda tidak akan pernah tahu kemampuan Anda menulis!!
*** (tuteh)
Posted on June 6, 2007 2:00 AM | Permalink
