Artikel:

Koleksi dari Liburan

Artikel plesir kali ini tidak membahas langsung jalan-jalan ke suatu tempat, tapi membahas souvenir khas daerah yang bisa dikoleksi. Kalau di Indonesia souvenir khas daerah misalnya batik dari Solo (bahkan berbagai jenis batik dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta), patung dari Bali atau kaos Djoger dari Yogyakarta, mari kita intip bentuk souvenir di luar negeri yang sering dikoleksi.


Kartu pos

plesir
Sukses website Postcrossing yang memungkinkan orang di seluruh dunia saling mengirim kartu pos merupakan bukti kalau kartu pos masih ada nilainya di dunia maya yang serba email dan e-cards. Bentuk kartu pos tidak hanya foto kota, gedung dan sejenisnya, tapi juga bisa berupa peta negara yang bersangkutan. Peta itupun bentuknya bukan peta serius, melainkan peta komik, karikatur dan tidak membosankan. Sayangnya produsen kartu pos di Indonesia tidak begitu kreatif dalam memproduksi kartu pos atau mungkin karena kartu pos di Indonesia tidak terkenal? Hal lain dari kartu pos yang menarik adalah prangko!! Kertas kecil yang sering disepelekan padahal bentuk dan gambarnya sangat menarik dan informatif!


Tas kain

plesir
Tas kain ini berbentuk sederhana sekali dan biasanya memuat gambar gedung terkenal dengan nama kota atau negara.


Pin

plesir
Pin atau bros bisa berbentuk macam-macam, misalnya peta bentuk negara atau kota, hal yang khas dari tempat tersebut, misalnya Belgia yang terkenal dengan birnya, memiliki berbagai jenis bros berbentuk bir.


Magnet kulkas

plesir
Magnet kulkas bentuknya bisa menyerupai pin tapi ukurannya lebih besar. Misalnya magnet kulkas dari London yang berbentuk bis double decker merah atau magnet klompen kayu dari Belanda.


Bagaimana dengan kamu, apa juga mengoleksi souvenir dari liburan?

Posted on July 6, 2007 1:00 AM |

Tulis komentar anda

(Komentar akan melalui proses moderasi.)



 Lainnya: