Maju Terus Sepakbola Indonesia!
Perhelatan sepakbola Asia baru saja usai digelar. Lapangan Senayan yang beberapa waktu lalu dipadati peminat sepakbola, kini kembali sepi. Tak ada lagi kaki-kaki lincah para pemain jagoan di seluruh penjuru Asia mengocek bola. Tak ada lagi suara peluit dan kartu warna-warni keluar dari bibir dan saku para wasit pilihan dunia. Dan tentu saja, tak ada lagi gemuruh sorak-sorai para supporter tim yang berlaga, yang seolah ingin merubuhkan stadion bung Karno dengan teriakan mereka. Semua sudah usai.
Semua sudah tahu bahwa Indonesia sebagai tuan rumah tidak bisa menggiring piala Asia itu untuk berdiam di bumi pertiwi. Bukan tidak bisa, tapi sepertinya belum saatnya, karena kali ini piala yang jadi rebutan ini harus terbang ke negara Irak.
Irak? Negara yang tidak pernah lepas dari konflik politis dan perang ini, secara mengejutkan berhasil menjungkirbalikkan prediksi para maniak bola. Dengan gemilang mereka berhasil menggulingkan Arab Saudi dengan skor 1-0 untuk kemenangan mereka. Mengejutkan memang iya, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Bola itu bundar, semua berkesempatan untuk bisa menang ataupun kalah.
Bagaimana dengan Indonesia? Ternyata, kekalahan demi kekalahan tidak membuat surut para pendukung tim merah putih untuk menggetarkan senayan! Prestasi tim asuhan Ivan Kolev asal Bulgaria ini cukup memukau dengan memberikan permainan yang cantik dan menarik. Setelah meraih kemenangan 2-1 dari Bahrain, berturut-turut Indonesia kalah 1-2 dari Arab Saudi, dan 0-1 dari Korea Selatan. Kalah memang menyesakkan, tapi kalau pasukan merah putih kalah setelah memberikan pertarungan ketat dari lawan-lawan yang tangguh? Prestasi mereka masih dianggap sangat membanggakan.
Tidak percaya? Simak saja obrolan di forum olahraga topik Piala Asia 2007, yang dibuka oleh Topi_jrami: "Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain dengan semangat juang yang sangat tinggi. Besok Indonesia akan berhadapan dengan Arab Saudi, kalo menang otomatis indonesia pasti lolos ke babak selanjutnya. Tapi pertanyaannya, bisa nggak karena Arab Saudi merupakan salah satu kekuatan asia." Itu adalah topik pembuka di thread Piala Asia 2007 ini. Tentu saja postingan ini sebelum tim Indonesia melawan Arab Saudi.
Setelah itu? Top_jrami kembali melaporkan: "Indonesia - Arab Saudi : 1-2. Walau kalah gw tetep bangga sama tim Indonesia, kalahnya juga di menit-menit akhir. BRAVO INDONESIA!"
"Kekalahan yang menyesakkan!" timpal Wku. "Tapi semangatnya patut diacungi jempol. Mari kita dukung terus merah putih... Korea (pertandingan selanjutnya. Red.) tidak musthail kita kalahkan." Betul, setiap saat harapan itu pasti selalu ada.
Hapsari tidak mau kalah. "Iya, dukung terus Tim Indonesia!! You can do it!! I'm so proud of you!!" yang diamini sama Linda Nicegreen: "Moga-moga Indonesia bisa ngalahin Korea."
Harapan ini pasti adalah harapan semua rakyat Indonesia, termasuk Pushandaka yang berharap wasit kali ini tidak memihak tim lawan seperti kejadian pada saat melawan Arab Saudi: "Semoga wasitnya juga lebih baik dari yang kemaren. Go Indonesia!!!"
Fanatisme pendukung tim merah putih semakin berkibar dan berkobar. Untuk menyaksikan tim kesayangan berlaga, para penonton rela antri dan berdesak-desakan berjam-jam. Salah satunya adalah Mas_Tom: "Kemarin waktu Indonesia lawan Arab Saudi sampe saya bela-belain nonton langsung ke Senayan.. antri tiket dari seminggu sebelumnya menghabiskan total waktu 5 jam!! Timnas main bagus, tapi sayang panitia Piala Asia 2007 paling senang 'menyiksa' supporter Indonesia dengan mempersulit penjualan tiket. Semoga Indonesia bisa ngalahin Korea, dan tampil sebagai juara grup D supaya bisa tetap main di Jakarta. Dukungan sekitar 90.000 supporter Indonesia pasti bikin semua lawan jadi merinding juga."Tu kaaaaan... sembilan puluh ribu orang supporter lho yang berdesak-desakan di Senayan untuk memberikan dukungan! Sayangnya Mas_Tom mengeluhkan tentang penjualan tiket yang masih juga belum bisa lancar. Hmm.. kenapa nih?
Tidak bisa pergi ke Senayan? Jangan khawatir, masih ada Televisi swasta yang menyiarkannya secara langsung. Tapi apa seru nonton di TV sementara yang lain hijrah ke Senayan? Adityo bilang: "Laporan pandangan mata di .... kantor. Sejak pukul 4 sore satu persatu sudah meluncur untuk memutihkan senayan ~sepi ~hiks pengen ikut." Hehehe... nggak bisa ngabur dari kantor ya Dit?
Akhirnya, kekalahan dari Korea Selatan memupus Tim merah putih maju ke babak selanjutnya. Meski sudah berjibaku habis-habisan, tim dari negara ginseng ini menghancurkan harapan Indonesia dengan skor 1-0.
"Akhirnya .. Garuda hanya terbang rendah," kata Pushandaka sedih. "Final Piala Asia memang belum usai. Tapi buatku, Piala Asia udah menggelar partai finalnya. Buat seluruh personil timnas sepakbola Indonesia, kalianlah wakil rakyat yang sesungguhnya!! INDONESIA...!!! Sampai mati."
Wku melihat sisi lain dari kekalahan Timnas kita: "Tak perlu sedih ... mungkin memang belum saatnya kita menuai prestasi lebih. Ingat borok PSSI masih banyak. Jangan sampai tertutupi gara-gara euforia timnas. Ayo dukung sepakbola nasional, tapi jangan dukung oknum pengurus PSSI yang bobrok!" Betuuul... komentar Wku ini didukung langsung oleh Kidy: "setuju dengan wku, borok PSSI udah sewaktunya di basmi. Build PSSI from scratch .. jangan biarkan koruptor n orang yang nggak bagus manajemennya jadi pengurus. Jual tiket aja nggak beres apalagi ngurus wakil negara di sepakbola ... Bravo Timnas!"
Bukan hanya Wku dan Kidy, ada juga Kiky yang ikut berteriak: "stuju...stuju...stuju... mudah-mudahan PSSI mau berbenah pelan tapi pasti, dan nggak kemaruk pengen buru-buru balik modal," kata Kiki yang ikutan memutihkan Senayan pada saat pertandingan melawan Korsel.
Bagaimanapun, Tim Indonesia belum cukup untuk berpuas diri. Perjuangan prajurit-prajurit merah putih di lapangan Senayan kemarin, belumlah cukup. Perjalanan masih panjang untuk membuktikan Indonesia adalah tim yang pantas di segani di Asia dan Dunia. Butuh bantuan semua pihak terkait, untuk bahu membahu merintis persepakbolaan di Indonesia menjadi lebih baik, dan semakin baik. Semoga.
Semoga timnas akan selalu memberikan yang terbaik bagi kebanggaan bangsa, agar pekikan seperti yang dikumandangkan Salmanfaris di postingan akhir thread ini akan selalu terdengar menggema di mana-mana.
"Hidup Indonesiaku! Kamu Sudah Bertanding Hebat Layaknya Ksatria!"
Ket. image diambil dari PSSI Football.com
*** (Iwok)
Posted on August 6, 2007 10:00 AM | Permalink

Komentar (3)
indonesia mengapa tidak memanggil pemain muda seperti aresenal yg sekarang sukses.sebenarnya indonesia mempunyai pemain muda yg bertalenta seperti: putut wariginjati(psms),ian kabes(deltras),irfan bachim,syamsidar,syamsir alam,erick bactiar.indonesia tidak mau menggunakan kesempatan pemain yg berpengalaman seperti cristian el loco gonzlez.sangat di sayangkan.tapi..berjuanglah indonesia...maju terus...
@ November 9, 2007 16:00
cuma mo bilang
"siapa pun lawan moe...hadapi terus dengan semangat '45"
@ December 19, 2007 13:03
SETIAP KALI TIM MERAH PUTIH BERMAIN PASTI SAYA MENONTONNYA, SAYA BANGGA SEKALI TERHADAP SEMANGAT JUANG TIM MERAH PUTIH. SAYA YAKIN DI MASA MENDATANG TIN MERAH PUTIH AKAN MENJADI TIM YANG DI SEGANI DI SELURUH INDONESIA.
@ March 28, 2008 07:57