Mimpi: Awal dari Semua
Oleh: Yaya Marzuki
Saya punya cerita nih..
Ada lima anak gajah yang ingin jalan-jalan. Anak gajah yang pertama ingin ke Monas, anak gajah yang kedua ingin ke taman mini, anak gajah yang ketiga ingin ke mall.
Pertanyaan saya:
ada berapa anak gajah yang tidak pergi?
Bukaaan.. saya bukan lagi menguji kemampuan matematika yang lain kok ;))
Saya hanya mau berbagi cerita yang sama yang diceritakan oleh Mbak Yulia Astuti pada Workshop Ngeblog & Ngebizz yang diadakan oleh Blogfam tanggal 28 Juli kemarin. Mbak Yulia (beliau ini adalah salah satu founder milis Tangan di Atas) pada hari itu bertanya bagaimana caranya kita memulai suatu bisnis pribadi?
Caranya simple banget: Bergerak (Action)
Sederhana banget kan?
Sama sebenarnya dengan cerita anak gajah di atas, kita tidak akan pernah tahu apakah kita mampu atau tidak menjalankan bisnis sendiri atau bisnis kita akan sukses atau tidak kalau kita sendiri belum memulainya. Lalu, bagaimana caranya supaya kita akhirnya melakukan action itu dan tidak hanya bicara tentang rencana teruuus?
Nah, kembali lagi ke alasan kenapa kita ingin punya bisnis sendiri. Rata-rata alasan peserta workshop pada hari itu menjawab karena mereka ingin bebas mengatur waktu mereka sendiri, ingin bisa melihat anak-anak mereka tumbuh dan ada yang tidak ingin merepotkan orangtua lagi.
Apa mimpi kita?
Nah, bingung kan? ;)
Hari gini masih mimpi??
Mungkin sebagian dari kita dibesarkan dengan doktrin siklus: sekolah yang bener, kuliah, dapat ijazah, cari kerja. Sudah, berhenti di situ.
Tahu tidak, kita tidak akan pernah bisa merasakan nikmatnya naik pesawat terbang kalau penciptanya tidak berani bermimpi bisa terbang seperti burung. Mimpi tidak sama dengan angan-angan ya. Yang jelas sih, dengan bermimpi kita berani keluar dari kotak pemikiran yang standar.Kalau mimpi saya sendiri: saya mau pergi umroh bersama kedua orangtua saya dengan hasil keringat saya sendiri. Amiiiin...
Intinya, bagaimana kita menemukan burning desire atau keinginan yang menggebu-gebu dari dalam hati supaya kita bisa bergerak untuk menjalankan bisnis kira. Jadi, jangan pernah ada kata malu buat bermimpi atau malu buat menceritakan mimpi kita ke orang lain.
Selain itu, kita juga harus bisa menentukan moment di hidup kita sebagai waktu awal menjalankan bisnis. Maksudnya begini: kita harus bisa melihat peluang dari kesulitan yang kita hadapi. There's always a blessing in disguise.
Saya pribadi dulu memulai bisnis berjualan pulsa karena melihat pekerjaan saya sebagai guru terancam berhenti. Dan memang, setelah lebih kurang 6 bulan tanpa kabar yang jelas dari tempat saya mengajar, saya memutuskan memulai bisnis itu. Kalau kita benar-benar tulus ingin memiliki usaha sendiri dan tidak hanya bicara saja, saya yakin banget semesta alam akan mendukung.
Ada satu quote dari Mbak Yulia yang bagus sekali:
"Untuk perubahan kecil, ubahlah pemikiran kita. Untuk perubahan besar, ubahlah mindset kita."
Jadi, saya tidak pernah malu kok untuk bilang "eh, saya jualan pulsa, lho.." atau "kalau mau menguubah tampilan blog, hubungi saya, ya.." dengan tersenyum manis. Psst, biarpun pasti akan ada yang komentar "pedagang banget sih.."
Tidak masalah kok, karena saya punya burning desire saya sendiri.

Komentar (5)
setuju mba yaya ....
mimpi buat saya pribadi adalah direksi yang akan menuntun saya menggapai impian itu sendiri.
@ August 13, 2007 13:43
Bagus nak yaya.....
Dengan adanya impian kita bisa menuju puntjak kesuksesan...
Tapi jangan tetap ingin bermimpi saat kita udah bangun dari mimpi segeralah coba wujudkan impian yang ada dengan usaha yang maksimal...
Orang yang sukses adalah orang yang berani menerima tantangan dengan perhitungan yang matang...
Jika tidak berani menerima tantangan silakan anda segera mbatang....
Chayooooooooo..........
@ August 14, 2007 20:33
aku jg punya mimpi..
jadi ilustrator!
pokoknya aku bakal usaha sampe bisa jadi ilustrator.
berjuang terus mbak yayaaa...!! XDDDDD
*halah
@ August 24, 2007 13:31
Setujuuu banget dah mbak, emang kalo mau sukses harus di mulai dari impian alias mimpi dulu...
kapan pun itu suatu saat pasti datang juga waktu yang tepat buat kita menikmati hasil dari mimpi kita itu...misal mbak yaya pengen naik haji bersama ortu, InsyaAllah nanti waktu nya akan tiba...amiiin
chAyyyyyoooooooo......
@ October 2, 2007 10:25
menginspirasi...
smoga mimpiku juga jadi kenyataan.
ku pengen bantu orang lain dengan apa yang kumiliki,
thankz a lot.
@ November 13, 2007 18:35