Artikel:

Membagi Kisah dan Kasih Lewat Blog Kuliner

Di awal tahun 2008 yang mulai kuyup diguyur hujan ini, mari kita bercengkrama dengan penuh kehangatan bersama sejumlah 'foodblogger' atau para Blogger yang mengisi blognya dengan resep masakan, trik-trik serta rekomendasi kuliner. Mari kita temui satu-satu.

aktual "Saya mulai menulis blog pertengahan 2002. Ada teman chatting saya yang memberitahu saya mengenai blog. Setelah melihat-lihat beberapa blog akhirnya saya tertarik untuk mencoba dan memiliki blog sendiri,” tutur Riama Haryanto, salah satu foodblogger yang kami temui menuturkan kisah awal perkenalannya dengan dunia blog. Perempuan yang berdomisili di Pamulang Tangerang itu lalu melanjutkan, "Ternyata ngeblog tidak jauh berbeda dengan menulis buku harian, cuma bedanya kalo blog umumnya dibaca orang banyak sedangkan buku harian cuma saya sendiri saja yang baca. Di blog saya menulis mengenai keseharian saya, mengenai anak dan suami dan juga mengenai hal-hal yang menarik buat saya kemudian saya bagikan ke teman-teman lewat."

Lain lagi cerita Monica. Foodblogger kelahiran Surabaya,2 Desember 1976 bercerita memulai aktivitas ngeblog pada Desember 2005."Tidak ada cerita khusus, hanya keinginan untuk sharing resep dan berbagi cerita saja," tuturnya singkat. Sementara itu, Rina Rinso, menuturkan ia mulai ngeblog pada Maret 2005. "Saat itu," kata wanita kelahiran Surabaya 27 Februari 1971 ini, "saya terlibat dalam mengajar sebuah sekolah yang unik dan saya ingin berbagi dengan orang tentang sekolah unik tersebut. Dan di saat yang sama saya bisa mendapatkan akses internet yang murah yang bisa diakses dari rumah. Maklum saya hanya ibu rumah tangga yang tidak bisa ke warnet untuk ngeblog karena saya punya anak yang tidak bisa ditinggal."

Tentang motivasi awalnya membuat blog mengenai makanan, Monica yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan home baker ini bercerita, "Minat saya akan masakan terutama baking menjadi alasan pertama, dan ada keinginan untuk sharing bagi yang membutuhkannya. Karena melihat betapa mahalnya kalau harus mendapatkan resep-resep tersebut lewat kursusan, padahal belum menjamin kalau resep tersebut enak dan anti gagal."

Lain lagi dengan Rina Rinso. Wanita yang saat ini berdomisili di Jakarta ini,ingin menyalurkan kegemaran memasak ke dalam blog khusus. "Ditambah lagi," imbuhnya, "dengan melihat blog teman-teman di milis memasak yang saya ikuti saat itu, saya jadi ingin berbagi juga hasil eksperimen di dapur. Syukur Alhamdulillah kalau ada yang cocok dengan resep yang saya tulis dan coba di dapur saya. Selain itu saya juga mencoba membantu membagi pengetahuan tentang dapur yang saya tahu, misalnya tentang bahan-bahan masak atau peralatan masak."

"Pada awalnya saya tidak ada blog khusus masakan, semua saya gabung jadi satu dengan blog pribadi saya dan untuk resep-resep masakan yang pernah saya coba saya kumpulkan dalam satu website tersendiri," kisah Riama. Wanita kelahiran Kuala Kapuas, 23 Agustus 1974 ini melanjutkan,"Sampai saya melihat sebuah blog kuliner luar yang menurut saya amat menarik baik isi blog juga foto-foto yang ditampilkan disana. Saya jadi tertarik untuk membuat blog kuliner seperti itu karena saya ingin membagikan pengalaman saya saat mencoba resep-resep tersebut dan juga untuk mengetahui pendapat teman-teman saya mengenai resep-resep tersebut. Tidak beberapa lama saya pun mulai aktif menulis mengenai resep-resep yang saya coba dan juga tidak lupa memajang foto-foto masakan hasil olahan saya di blog kuliner saya yang saya kasih nama foodlog."

aktual "Memiliki teman-teman baru yang kebetulan tertarik dengan isi blog dankemudian mencoba resep yang sudah saya sharing dan mereka suka, senang sekali kalau sudah begitu. Bahkan pernah juga saya mengirim suatu barang ke orang yang tidak saya kenal sebelumnya hanya karena dia tertarik dengan alat-alat yang ada di dapur saya yang saya tampilkan di blog," demikian kisah Rina Rinso yang memiliki hobi membaca ini menceritakan pengalaman menariknya selama menjadi foodblogger.

Pendapat serupa juga dikemukakan Monica. Wanita yang memiliki hobi baking dan crafting ini menyatakan, "Saya bertemu banyak sekali teman, persaudaraan terbentuk pula di sana." Sementara itu secara panjang lebar, Riama mengemukakan pengalamannya. "Banyak pengalaman menarik yang saya dapatkan selama ngeblog di antaranya adalah semakin giatnya saya mengutak atik layout blog saya. Pernah saking hobbynya membuat layout, saya selalu mengganti layout blog saya setiap minggu. Karena ngeblog saya sampai mengerti menggunakan photoshop, HTML editor, dan CSS. Bahkan saya bisa menginstall sendiri blog tool seperti wordpress, movabletype dll," tutur wanita yang hobi masak, makan, jalan-jalan ini.
"Karena ngeblog ini jugalah sampai akhirnya suami saya (Hermawan Haryanto) membuatkan saya sebuah shoutbox untuk mempermanis blog saya. Dan ternyata beberapa teman blog saya tertarik dengan shoutbox saya yang akhirnya muncullah dEkap's shoutbox yang memberikan service shoutbox gratis hingga akhirnya pada awal tahun 2004 kami putuskan untuk tidak melanjutkan dekap's shoutbox lagi karena saat itu saya sedang hamil dan otomatis saya tidak ada waktu untuk mengurusnya. Untuk ngeblog masih terus jalan, bahkan saat saya hamil teman-teman saya makin bertambah banyak khususnya ibu-ibu. Saya amat bersyukur karena lewat ngeblog saya memiliki banyak teman dan beberapa di antaranya menjadi teman baik saya dan kita saling support satu dengan yang lain, karena teman-teman inilah saya mulai berani menjual kue-kue hasil buatan saya.Selain pengalaman menarik ada juga pengalaman yang tidak mengenakkan seperti pemakaian foto-foto hasil masakan saya yang saya taruh di foodlog di beberapa tabloid gossip dan kuliner tanpa meminta ijin sebelumnya atau pemberitahuan singkat kepada saya," lanjutnya lagi.

Mengenai siapa yang menjadi inspirator awal para foodblogger responden bz! kali ini, mereka memiliki referensi yang berbeda-beda. "Yang menjadi inspirator adalah teman-teman di milis dapurbunda yang sudah memiliki blog jauh sebelumnya. Kalau tantangan nge-blog hati nurani soalnya kadang-kadang terlintas ide yang menurut saya menarik tentang isi blog dan saya terlalu semangat untuk bisa menundanya sementara saat itu juga anak saya tidak bisa ditinggalkan karena saya tidak punya asisten di rumah untuk menjaga anak," ujar Rina Rinso yang kerap mengunjungi blog-blog foodblogger lain seperti http://masakmasak.blogspot.com, http://dapurgue.blogspot.com dan http://v-recipes.blogspot.com ini.

aktual Hampir serupa dengan Rina, Monica menuturkan pengalaman yang sama."Pelopor untuk membuat blog di blogspot saya dapat dari milis yang saya ikuti waktu itu dan Kalau untuk membuat blog di multiply, Ibu Ine (elkaje.multiply.com) lah yang berperan sebagai pelopornya. Tantangan terbesarnya, hmm.. sepertinya rajin/teratur ngisi blog itu yang paling susah," tutur Monica yang senantiasa mengunjungi blog kawan-kawannya di Multiply ini.

"Yang menjadi inspirator saya untuk ngeblog kuliner adalah Heidi,saya suka sekali dengan blog resep-resepnya.Saya banyak belajar dari blog resep tersebut. Selain dari situ saya juga banyak belajar dari blog-blog kuliner lainnya dan juga ikutan beberapa milis kuliner untuk memperkaya pengetahuan saya akan dunia kuliner itu sendiri," kata Riama saat ditanyakan siapa yang menjadi inspiratornya untuk ngeblog. "Tantangan terbesar saya selama ngeblog adalah mengupdate blog saya.Beberapa bulan terakhir ini saya mulai jarang menulis karena saya sibuk mengurus anak-anak saya yang lagi nakal-nakalnya dan juga karena dagangan kue-kue saya yang juga cukup menyita waktu saya," tambah wanita yang sering mampir di blog http://simplyannes.blogspot.com/ dan http://bundacorner.blogspot.com/ selain ke blog sang inspiratornya ini.


*** (Amril)

Posted on January 6, 2008 11:00 AM |
 Lainnya: