Artikel:

Resolusi 2008

aktual Bagi sebagian orang, momen tahun baru dan pergantian tahun mungkin bukan suatu hal yang sangat istimewa. Tahun baru hanyalah perubahan tahun penanggalan di kalender saja. Hari-harinya? Sama seperti hari lain sebelumnya. Masih ada Senin sampai dengan Minggu yang bergulir seperti biasa dengan agenda kegiatan yang itu-itu saja. Rutinitas pun masih berkisar di hal-hal yang sama. Apa istimewanya?

Tapi, buat sebagian lainnya, momen pergantian tahun bisa jadi merupakan momen yang tepat untuk mencanangkan perubahan diri. Berharap untuk menjadi seorang pribadi yang lebih baik, nggak ada salahnya kan? Meski setiap saat kita bisa membuat rencana untuk perbaikan diri, tapi momen pergantian tahun banyak dijadikan sebagai waktu yang tepat untuk 'berbenah' dan menggoreskan rencana-rencana yang pencapaian selama satu tahun ke depan.

Di salah satu topik di forum Pojok Santai Blogfam, @rien mengajak semua anggota Blogfam untuk berbagi resolusi di tahun 2008 yang baru saja kita mulai.

"Bulan depan (topik ini dibuat pada bulan Desember 2007, red.), udah berganti tahun menjadi 2008. Walau masih terlalu awal, pasti banyak dong harapan atau hal-hal yang ingin dicapai di tahun depan! Kalo aku :
- Lebih mempercantik diri dengan ibadah. Juga ingin nabung, nabung, dan nabung. Buat biaya nikah, ups salah, buat biaya hidup kaleeee.
- Kebiasaan suka bosenan, pengen juga sih cari kerjaan yang gajinya lebih guede dari sekarang plus lebih enak. Padahal, gaji sekarang kurang gede apa coba! Emang gak ada puasnya manusia! Moga tahun depan ada loker buat gue. Kekeke.
- Gue kan ada rencana ganti laptop, moga yang ini bisa cepet kejual dan bisa ganti yang baru yang lebih cantik. Plus, ganti hp yang lebih cakep.
- Pengen ngejar beasiswa ke luar negeri deh! Lanjutin sekolah gituh! Bisa gak yah? Ya... kalo gak bisa, pahit-pahitnya di dalam negeri aja deh! hehehe...
- Umroh! Yups, moga tahun depan bisa kesampean. Beginilah kalo belum nikah, jadi nyari muhrimnya susah bo! gue kudu nikah dulu, gitu ya? hehehee... *alasan*
- Pengen buka usaha sendiri di Indo. Apa kek, yang penting halal.
- Kalo bisa, nyokong ortu lebih gede lagi, biar mereka gak usah kerja lagi. Sekarang kan saatnya untuk lebih membahagiakan ortu dengan membalas segala jasanya!
- Pengen dapet pendamping hidup. Biarin terlalu dini, nyarinya dari sekarang. Padahal targetku kan umur 21, tapi ini belum laku huuuuu..huhuhuuuuuu..
Kalo kalian gimana?"

Ternyata setiap orang memang memiliki keinginan tersendiri untuk tahun 2008 ini. Buktinya, Ilhamsaibi pun langsung menjawab tantangan @rien untuk menuliskan harapannya sepanjang tahun 2008 yang akan dijalani :
- gua pengen punya toko online, tempet jualan laptop untuk orang-orang Indonesia
- pengen ngerasain dapet $1000 dari blog gua sendiri
- pengen punya SONY VIAO + HP baru
- pengen punya DLSR yang cakep dikit.
- pengen punya koneksi internet sendiri di kost.
- pengen punya rumah.
- pengen pulang ke rumah, minimal 2 kali setahun (kangen rumah).
- terakhir gua pengen nikah, kekekekeke (tapi beneran lho, pengen cepet punya pendamping hidup )

Ruanee ternyata lagi fokus dengan sekolahnya, terbukti dengan keinginannya di tahun 2008 ini adalah: "Lulus S1 (amiiin) dan rajin nabung untuk masa depan." Sementara Salmanfaris rupanya sedang fokus ke dunia tulis-menulisnya: "Kalo aku sih pengen banget di tahun 2008 ini bikin novel sendiri dan novel cerfet bisa diterbitkan, amin!! Kalo bisa sih tahun 2008, bisa diterima kerja dan bisa melakukan sesuatu yang lain. Terus pengen bisa bahasa Jepang dan Inggris (ngelancarin yang udah ada) selain pengen ke luar negeri. Waduh banyak banget ya, dan yang paling utama adalah pengen jadi seorang yang konsisten dan nggak gampang nyerah serta bijaksana. halah-halah (sok banget yah!)." Nggak dong, selama kita merasa mampu untuk mewujudkannya, semua bisa saja terjadi, kan? Semua bisa diupayakan, lho!

Memiliki harapan dan impian yang bisa terwujud memang tidak mudah, tapi tidak ada salahnya untuk dicanangkan. Bukan tidak mungkin setelah harapan ini dituliskan, semuanya bisa menjadi target dan pendorong semangat agar bisa diraih dengan gemilang. Yayamz tidak ketinggalan untuk mencatat semua harapannya di tahun ini :
- Berhubungan dengan bisnis Oriflamenya Yaya: Naik level 12% dan bisa ke Manager Seminar bulan Februari 2008.
- Bisa membiayai orang tua ikutan training ESQ, supaya bisa sama-sama menikmati rasa bahagia saat bisa lebih mengenal suara hati.
- Bisa punya buku lagi (maunya sih buku kumpulan puisi).
- Umroh, Insya Allah.
- Mengurangi minum coca-cola (hihi yang ini masih beraaat banget).
- Lebih maksimal ngerjain blog pesanan di Satusatu.
- Gak jomblo lagiiii!!! *suara hati bangeeett, hehehe
- Bisa beli kamera digital dengan uang sendiri.

Banyak orang menganggap bahwa membuat resolusi di tahun baru adalah hal yang percuma dan hanya ikut-ikutan trend 'ber-resolusi' semata. Ikut trend? Kalau sekadar asal nulis tanpa ada niat dan usaha untuk mewujudkannya, mungkin saja. Tapi, bukankah setiap orang memiliki keinginan dan akan sangat bahagia apabila keinginannya tersebut bisa terwujud? Semua terpulang kepada usaha masing-masing untuk meraih semua resolusinya. Ikut trend kalau ternyata memberikan dampak positif, bukankah itu hal yang baik?

Bengsin merasa bahwa dia ikut-ikutan menuliskan harapannya, tapi siapa tahu kan kalau di ujung tahun ini beberapa harapannya bisa terwujud?
"Hmm... ikut-ikuan ah, tapi apa ya? Saya agak-agak tanpa harapan gitu deh soalnya. Ya udah kita paksain mencari harapan aja deh :
- Kek temen-temen yang laen deh. ngebenerin ibadah dulu biar lebih bener
- Rencana rahasia (rahasia tapi di bilang-bilang di sini) yang di Papua itu bisa berhasil
- Semoga ni perusahaan (tempat saya kerja) explore lagih *biar asik aja kerja nya*
- Umroh lagi, pengen, tapi keknya susah *dari segi dana dan waktu*
- Pengen dapet calon pendamping juga. Calon pendamping yang siap diseleksi ama tim khusus yang memang bertugas menyeleksi calon pandamping.
- Hmmm.. apalagi ya. Dah di paksa-paksain tuh. Hmmm... POKOKNYA PENGEN LEBIH BAIK DARI SKARANG. Pengen LEBIH ENAK dari sekarang.

Mba Indahjuli ternyata ingin hidup sehat di tahun 2008 ini, tentu saja karena berkaca dari pengalaman di tahun 2007 lalu, ya Mba?: "Kalau gw, harapan di tahun 2008 adalah Hidup lebih sehat, karena tahun 2007 ini gw merasa gak memperhatikan kesehatan. Lebih hemat, soalnya gw boros banget. Punya buku atas nama sendiri, minimal 2 deh." Amiiin... harapan yang sama ternyata datang dari Achmad, yang tentu saja tidak hanya ingin diberikan kesehatan tapi juga: "Diberi yang umur yang panjang, selalu diberi kesehatan, dimudahkan rezekinya, hidup lebih mapan lagi, dan.. ng lupa..biar cepet dapat jodoh."

Karir yang lebih baik menjadi harapan dari Mannthea. Beberapa harapannya di tahun 2008 ini lebih banyak terarah kepada pekerjaan yang tentu saja akan berkaitan dengan masa depan. Tentu saja, karena masa depan adalah harapan, kan? Ini dia harapannya:
- Semoga bisa cepat beradaptasi dengan tempat kerja baru dan begitu juga di kos yang baru.
- Dikirim ke Frankfurt buat jadi wakil perusahaan mid Oktober nanti (haha... pegawai baru ngarepnya ngawang).
- Nabung buat merit.
- Pacar lulus kuliah jadi bisa merit.
- Pengeeen banget bisa nyisihin penghasilan buat bantu-bantu ortu.
- Nerbitin novel ketiga.
- Royalti novel pertama cepet cair
- NAIK GAJI! (padahal baru masuk, hehehe...)
- Deplu masih buka lowongan biar bisa daftar, huhuhu...

Jodoh! Sepertinya poin pendamping hidup ini menjadi harapan favorit setiap orang yang belum menikah (selain karir dan pekerjaan). Terbukti, harapan ini selalu ada dalam daftar mereka. Mengenai harapan yang satu ini, rupanya Syafrina mengenang resolusi serupa yang dibuat untuk tahun 2007: "Kalo semua masih inget, postingan sejenis ini setahun yang lalu, harapanku sih cuma satu: semoga tidur tidak sendiri lagi. Yah, moga-moga harapan tersebut tercapai dan tidurnya beneran gak sendiri lagi" Daaaan.. ternyata harapan ini terwujud kan, Na? Selamat buat Syafrina yang baru saja meraih satu-satunya harapan yang dibuat selama tahun 2007 atas perlangsungan pernikahannya bulan Desember lalu. Harapannya untuk tahun 2008? "Hmm... gak muluk-muluk deh. Implementasi semua ilmu KT (forum Kamar Tidur, red.) aja kayaknya." Ups. Yah, namanya juga pengantin baru.

Menyimpan banyak target pencapaian mungkin saja akan menjadi beban. Tapi, kalau ternyata semua harapan ini datang dari hati dan kita serius untuk muwujudkannya, semua target ini bisa menjadi pemicu semangat agar kita bisa mengupayakannya dapat terealisasi. Serius atau tidak serius penyusunan harapan ini, hanya masing-masing yang tahu, karena mereka sendiri lah yang akan mengetahui di penghujung akhir tahun 2008 nanti, apakah resolusi mereka bisa tercapai atau tidak. Meleset atau tercapai, semua kembali pada setiap usaha yang akan dilakukannya.

Nah, apakah resolusi 2008 Anda?

*** (iwok)
Image diambil dari: www.fijilive.com

Posted on January 6, 2008 10:00 AM |

Tulis komentar anda

(Komentar akan melalui proses moderasi.)



 Lainnya: