Artikel:

Riana Ambarsari: Bekerjalah dengan Cinta!

Perempuan kelahiran Jakarta, 1 Mei 1972 dan sekarang berdomisili di Pejaten, Pasar Minggu Jakarta Selatan ini adalah salah satu foodblogger pilihan kami untuk dijadikan tamu di edisi spesial bz! "foodblogger" Januari 2008. Riana Ambarsari namanya, sang pemilik blog Masakan Dapur Penny Lane. Dan Riana yang kini bekerja sebagai penerjemah freelance ini adalah salah satu foodblogger yang secara tekun dan serius mengelola blognya. Bahkan bersama rekan-rekannya di NCC Indonesia,
salah satu resepnya diterbitkan dalam sebuah buku resep. Profil Riana pun pernah dimuat di tabloid wanita NOVA edisi November 2007.

Berikut hasil wawancara kami dengan perempuan yang memiliki banyak hobi dan juga mengasuh blog personalnya di www.pennylaneonline.blogspot.com ini:

Kapan Anda mulai menulis blog dan apakah ada cerita khusus saat memulai nge-blog?

Sebetulnya mulai ngeblog sudah dari tahun 1998, waktu itu pertama kali kenal dengan Blogger.com. Tapi kemudian vakum, dan mulai ngeblog lagi tahun 2004.

Cerita khusus... mmm... apa ya? :) Kayaknya gak ada yang terlalu spesial. Waktu itu timbul keinginan ngeblog lagi karena selain melihat Blogger.com sudah jauh lebih canggih dibanding awal berdiri dulu (ya, iyalah ya.. ). Karena memang saya sudah lama ingin membuat website personal yang di-update rutin, ada kebutuhan untuk mengarsipkan beberapa tulisan, suka menulis, maka kemudahan update yang ditawarkan blog provider membuat semua jadi mungkin. Saya bikin blog personal dulu, baru kemudian membuat blog dapur.


Apa yang mendorong Anda untuk membuat blog khusus masakan?

Ingin berbagi. Sepak terjang saya di dapur, jika bisa berguna buat orang lain, saya ingin bagikan.


Apa pengalaman menarik Anda selama ngeblog?

tamu Ada beberapa. Antara lain, seorang editor majalah kuliner Singapura meminta saya mewawancara seorang tokoh kuliner Indonesia untuk majalah mereka, setelah membaca dan melihat blog saya. Saya senang sekali. Lewat blogging juga, saya dan teman-teman foodblogger Indonesia lainnya, bisa meletakkan makanan Indonesia di kancah foodblogging
internasional. Tapi yang paling berharga, lewat foodblogging, saya jadi mengenal para pehobi dan profesional foodstylist, foodwriter, beserta karya-karya mereka yang mengagumkan.


Apa saran-saran Anda bila seseorang ingin menekuni kegiatan sebagai "food blogger"?

Wah, malu nih saya ngasih saran, hehehe... Wong saya sendiri juga belum apa-apa :) Hmm.. menurut saya, mulailah dari konten yang baik, enak dibaca dan dilihat. Sisihkan waktu dan energi, walaupun hanya untuk satu artikel pendek. Masuklah ke kancah foodblogging global.
Jangan pernah berhenti belajar. Bekerjalah dengan cinta.


Siapa blogger yang menjadi 'inspirator' Anda untuk mengawali ngeblog di bidang masakan ini dan bisa diceritakan apa yang menjadi tantangan terbesar anda selama ngeblog?

Blog Delicious! Delicious! milik Caryn (http://deliciousdelicious.com/) dan Who Wants Seconds? (http://whowantsseconds.typepad.com/) formasi awal (sepertinya sekarang sudah ganti layout). Kalau diperhatikan, design blog saya sangat dipengaruhi blog Delicious! Delicious!, kalau tidak mau dibilang meniru :)

Tantangan terbesar adalah bagaimana meng-update secara kontinyu dengan kualitas artikel yang tetap atau semakin baik. To keep it fresh and interesting. Untuk bisa melakukan itu, seseorang harus bersedia going the extra mile, mempelajari banyak hal-hal lain yang terkadang tidak terbayang sebelumnya akan kita pelajari. Seperti fotografi, jurnalistik, bahasa, creative writing, basic HTML, dan dunia kuliner itu sendiri.


Bagaimana Anda melihat perkembangan dunia blog di Indonesia?

Sangat semarak! Kalau perkembangannya sendiri, jika dibanding tahun 1998 ketika saya pertama kali kenal blogging, tentu luar biasa. Namun ini gak terlalu mengejutkan saya, karena menurut saya Indonesia adalah salah satu negara yang gairah ITnya tinggi, di luar segala kekurangan infrastruktur. Para blogger yang mampu berbahasa Inggris, akan lebih baik jika
blogging dalam bahasa Inggris atau dua bahasa, agar bisa maksimal dalam berbagi manfaat di dunia blogging global.


Apa tanggapan anda tentang komunitas blogfam (www.forum.blogfam.com)?

Sebuah komunitas yang sangat bermanfaat! Saya kagum dengan terobosan-terobosan yang dilakukan blogfam, seperti menyelenggarakan lomba-lomba secara online, menerbitkan buku, sampai membuat online magazine. Luar biasa antusiasme dan komitmennya! Salut untuk blogfam. Saya bangga menjadi salah satu anggotanya!


*** (amril)

Posted on January 6, 2008 12:00 PM |

Komentar (1)

Saya ingin sekali seperti Mba Riana dan Mas Luigi Pralangga, yang konsisten dengan blognya.
Dari beberapa pencarian, saya menemukan banyak blog yang isinya bagus-bagus, menghibur, menegangkan bahkan konyol.
Sepertinya saya harus banyak belajar untuk mendevelop suatu blog dengan banyak berkunjung dan membaca blog milik orang lain.

 Lainnya: