Buku: Shit (does) Happens

Harus saya akui, ini adalah novel yang berani, dalam arti menggunakan kata-kata yang oleh sebagian orang masih dianggap tabu, menyitir brand apa adanya, dan juga mengusung tema yang pada dasarnya memang terjadi di kehidupan sehari-hari, tapi disajikan lebih detail, malah di beberapa bagian, sangat detail.
Tema dalam novel ini bisa jadi sesuatu yang memang umum dan saat ini terjadi, di kalangan lajang (a.k.a jomblo tentunya) yang secara usia sudah tidak muda lagi, dan dengan berbagai alasannya memilih untuk tidak (atau setidaknya belum) untuk menikah. Yup, isu mengenai pernikahan (atau paling tidak sebuah hubungan) menjadi tema sentral
Karakter Lula, Langit, dan Sebastian adalah penokohan yang up to date. Latar belakang pekerjaan, aktifitas pertemanan, hingga gaya komunikasi yang terkesan smart dengan memadukan beberapa bahasa, sangat lazim terjadi dewasa ini.
Persahabatan ketiganya terasa sangat luar biasa. Saling memahami karakter masing, kelebihan dan kekurangannya adalah poin penting, yang saya rasa mulai luntur. Terhapus oleh kesemuan oleh perkembangan zaman yang mengiring manusia ke sisi individualitasnya.
Salut untuk Christian dan Windy yang menggawangi buku ini. Gaya bahasa yang lugas, ringan tapi dalam, benar-benar menunjukkan aktuliatas keduanya terhadap dunia yang digeluti. Keduanya benar-benar fasih dan total dalam memberikan ruh bagi karakter dalam buku ini.
Terus terang, tema yang diangkat (terutama oleh Christian), dengan penyajiannya yang detail, dan cenderung vulgar membuat saya sempat berpikir bahwa bagian 9 dalam buku ini seperti buku semi picisan yang pernah saya baca beberapa tahun yang lalu. Tapi, Christian benar-benar mengubahnya dengan style dan elegan, sehingga kesan pornopun dengan sukses dihindari. Wacana tenta orientasi seksual Sebastian, bergulir dengan smooth walaupun sekilas mengingatkan saya kepada film Arisan!
Bagaimana dengan karakter Langit? Terus terang, saya berusaha realistis, apakah karakter seperti itu memang ada. Tokoh yang belum menentukan jenis kelaminnya (secara psikis tentunya) terasa sedikit dipaksakan, terlebih lagi dengan masa lalunya yang memiliki hubungan dengan seorang Dean. Untuk seorang yang memiliki trauma dikhianati oleh pasangannya, yang berpaling ke laki-laki lain, tokoh Langit seperti menggantung.
Lula? Hmmm, selain belum memiliki pasangan (mungkin karena trauma masa lalu), niatannya untuk mencari pasangan hanya untuk menghadiri pernikahan mantannya, juga penokohannya yang secara fisik memang (maaf) tidak bisa dibilang menarik, benar-benar merefleksikan pada apa yang terjadi pada wanita yang secara usia sudah matang, tapi belum juga menikah. Lula berpikiran terbuka, ingin mengejar karir, dan tak mau terkungkung dalam sebuah lembaga yang bernama pernikahan.
Buku ini bercerita jauh tentang sebuah persahabatan, yang saya akui, sangat dekat. Chemistry ketiganya terasa terjalin sangat baik. Bisa dibilang, sahabat luar dalam. Ketiganya berusaha menghadapi tema pernikahan dengan caranya masing-masing.
Sekali lagi, Christian dan Windy benar-benar memiliki pengamatan yang detail. Deskripsi terhadap satu hal, dan pengetahuan terhadap hal tersebut yang luas, membuat penokohan 3 karakter utama dalam buku ini terasa up to date.
Mengenai penyelesaian, saya melihat masih membingungkan dan menggantung. Tidak diketahui apa yang akan terjadi antara Seb dengan mamanya, atau Langit dengan Alexei. Buat saya pribadi, greget buku ini justru ada di bagian awal hingga pertengahan buku ini. Tema, dialog, dan deskripsinya benar-benar luar biasa.
Anyway, buku ini layak dibaca, benar-benar membuka pandangan kita mengenai tema-tema yang memang terjadi, tapi untuk beberapa kalangan masih tabu untuk dibicarakan. 3 hal utama yang saya dapat dari buku ini. Satu, friendship is forever. Dua, belajar untuk menerima sebuah keadaan dengan lapang dada. Dan tiga, jujur !.
Ada kalimat yang saya suka dari buku ini: Memahami orang lain itu nggak gampang, tapi jujur dengan diri sendiri itu jauh lebih sulit.
Shit (does) happens, anyway.
Title : Shit Happens
Author : Christian Simamora dan Windy Ariestanty
Publ : Gagas Media, 2007
Pages : xvi + 290 pages
Quiz Bz!Bincang:
1. Siapa 3 tokoh utama dalam buku Shit Happens
a. Lula, Lala, Lalu
b. Sebastian, Lula, Bintang
c. Sebastian, Lula, Langit
2. Berapa usia BZ tahun ini ?
a. 1 tahun
b. 2 tahun
c. 3 tahun
Dapatkan 1 buah buku Shit Happens untuk yang beruntung.
Kirimkan jawaban ke: bintangmamat@gmail.com
dengan subject: Bz!Bincang
paling lambat 27 Februari 2007
Hadiah akan dikirimkan ke alamat pemenang (hanya untuk wilayah Indonesia)
