Soundtrack Ayat-ayat Cinta

Kesuksesan novel Ayat-ayat Cinta karya Habiburahman El Shiradzy, terus berlanjut. Novel yang saya tahu dari seorang rekan pada akhir 2006 benar-benar menjadi bestseller. Bulan Februari 2008 ini akan diluncurkan interpretasi novel tersebut melalui media layar lebar, film, dengan judul yang sama, dibesut oleh sutradara kawakan Hanung Bramantyo.
Melengkapi kehadiran film tersebut, Trinity Optima Production menggawangi keluarnya Album yang menjadi original soundtrack (OST) film tersebut, sekali lagi, dengan judul yang sama.
Secara keseluruhan, album ini terdiri dari 12 track. Yang menjadi hits adalah lagu, sekali lagi, Ayat-ayat Cinta. Lagu ini terasa sangat manis dan menggugah. Barisan kalimat puitis nan indah, terdengar begitu memiliki jiwa, yang diinterpretasikan dengan sangat apik oleh Rossa, salah satu penyanyi papan atas di negeri ini. Lagu itu sendiri diciptakan oleh Melly Goeslaw, salah satu maestro bidang seni di Indonesia.
Lagu Ayat-ayat Cinta masih bercerita tentang cinta, bukan hanya antar manusia, tetapi juga kepada sang Khalik. Simak refrain dalam lagu ini :
Maafkan bila ku tak sempurna
Cinta ini tak mungkin klu cegah
Ayat-ayat Cinta bercerita
Cintaku padamu.
Lagu ini sering terdengar di ruang dengar kita beberapa minggu. Video klipnya pun telah dibuat. Music Scoring di awal lagu ini seakan membawa kita ke suasana sunyi, di Timur Tengah, pada malam hari.
Lagu kedua dalam album ini dinyanyikan dan diciptakan oleh penyanyi muda berbakat Sherina Munaf, atau yang lebih dikenal dengan Sherina, bintang cilik yang beranjak dewasa, yang pernah membintangi film Petualangan Sherina. Lagu Jalan Cinta terasa kental nuansa Timur Tengahnya. Lagu dengan beat pelan ini, bercerita tentang hubungan antara makhluk dengan Tuhannya.
Rossa dengan karya Melly Goeslaw kembali hadir dengan lagu Takdir Cinta. Lagu ini bercerita tentang hubungan cinta segitiga, atau kalau bisa ditelusuri terus bisa menjadi sebuah poligami. Simak bait dalam lagu ini :
Penguasa alam tolonglah pegangi aku
Biarku tak jatuh pada sumur dosa
Yang terkutuk dan menyesatkan cintaku
Andaikan ku bisa lebih adil
Pada cinta kan dan dia
Dua lagu berikutnya, seharusnya sudah akrab di telinga pecinta music tanah air. Ya, lagu dari Ungu yang berjudul Tercipta Untukku dan Andai Ku Tahu.
Tetapi, ada sentuhan yang sangat berbeda dari Lagu Tercipta Untukku di album ini. Ungu menyajikan versi akustik, dengan tempo yang lebih lambat, dan dinyanyikan bersama Rossa. Sekilas mungkin para penggemar Ungu harus pelan-pelan meresapi lagu ini, untuk akhirnya menemukan kesamaan lagu ini.
Track 6 - 9 berisi music scoring yang diambil dari filmnya. Yah, ini adalah sesuatu yang lazim dilakukan. Hal yang sama pernah saya dapati pada album OST beberapa film lainnya.
Keunikan album ini juga bisa didapati pada track 10 - 12 yang merupakan minus one dari lagu Ayat-ayat Cinta, Jalan Cinta, dan Takdir Cinta. Bagi yang gemar menyanyi tentunya bagian ini jangan sampai terlewatkan.
Secara keseluruhan, materi dalam album ini dipersiapkan dengan apik dan baik. Termasuk penempatan lagu-lagu yang mengikuti alur cerita pada filmnya. Buat penggemar Rossa, Ungu, ataupun Sherina, saya rasa album ini layak untuk dikoleksi.
Tapi, jangan beli bajakan yah.
Title: OST Ayat-ayat Cinta
Singer : Rossa, Ungu, Sherina
Production : Trinity Optima
Contains : 12 track (including 3 minus one)
Kuis Bz!Bincang
a. Siapakah Pengarang Buku Ayat-ayat Cinta ?
b. Dimana setting tempat buku Ayat-ayat Cinta ?
c. Apa judul lagu yang dinyanyikan Rossa dalam album ini?
Dapatkan 1 buah 1 CD OST Ayat-ayat Cinta untuk yang beruntung.
Kirimkan jawaban ke: bintangmamat@gmail.com
dengan subject: bz!Bincang
paling lambat 25 Maret 2007
*** (Mamat)
Posted on March 8, 2008 6:00 AM | Permalink
