Share Bisnis ala Blogger
Bisnis atau wirausaha bisa diartikan sebagai cara seseorang untuk menyambung hidupnya dari menjual barang atau menyediakan jasa yang dapat dinikmati oleh pelangganya. Belakangan ini, bisnis mulai marak di Indonesia. Muncul kekuatan ekonomi melalui bisnis dari UKM yang berskala kecil sampai yang berskala besar dan telah memiliki brand sendiri. Rupanya jiwa-jiwa wirausaha akan senantiasa lahir dari kalangan apapun dan dari kelompok serta strata apapun di Indonesia, terutama blogger.
Euforia bisnis rupanya juga dialami oleh Blogger Family sebagai komunitas blogger terbesar di Indonesia. Nah, kita tilik yuk apa saja sih bisnis yang sedang dijalankan oleh penghuni setia "Ekonomi dan Bisnis" yang mau membeberkan pengalaman berbisnis, mulai dari bisnis online, bisnis batik dan lainnya.
Yayamz mengaku memulai bisnisnya dari Multi Level Marketing pulsa yang sampai sekarang masih dijalaninya. Yaya mangaku bahwa bisnis yang dimulainya didasari pada pengalaman mau ngisi pulsa susah dan harus lari ke sana dan ke sini, maka muncullah bisnis pulsa online.
"Yaya dulu punya pengalaman susah banget tiap mau isi pulsa. Mulai dari situ mulai kepikiran gimana supaya bisa isi pulsa dengan mudah. Sebenarnya karena panas juga denger cerita temen yang sukses sama bisnis pulsanya." Begitu kata Yayamz yang juga punya bisnis lainnya yang masih ada hubungannya dengan dunia blog. Karena lagi-lagi hobi ganti layout blog, jadi merintis bisnis bikin blog bersama kakaknya.
JuraganPribumi yang berprofesi di bidang teknik sipil mengungkapkan kiat berbisnis properti yang nampaknya akan menjadi primadona di tahun-tahun mendatang. Menurut Juragan, "Syaratnya harus berbadan Perseroan Terbatas, mengenai lahan kalo nggak punya sendiri, bisa menjalin kerjasama dengan yang punya lahan misalnya bagi porsi 5:2 artinya lima rumah bagi pengembang dan 2 rumah bagi pemilik lahan dan ini sangat fleksibel sekali terserah nego anda.”
Sama dengan Mbak Yaya yang sedang berbisnis pulsa, rupanya juragan pribumi juga memiliki pengalaman yang sama, namun urung berkembang malah bisnisnya tutup. Namun saat ini masih ada beberapa aset-aset berupa server dan lainnya. Ada beberapa penyebab tutupnya bisnis pulsa milik juragan, yaitu terlalu dipaksa buka bisnis sebelum tahu tips dan trik-nya dan nggak ada kontrol karena kesibukan lain.
Tenshi alias Mbak Donna yang berprofesi utama sebagai penulis kadang jadi penerjemah, editor, copywriter, pembicara di workshop atau seminar ini, mulai tahun lalu coba bisnis pernak-pernik. Modal ya dari royalti. Sekarang sudah berkembang, selain jual pernak-pernik buatan sendiri juga jual perlengkapan spa dari Bali, baju, aksesori perak dan lainnya.
Bisnis model apa yang dipilih Mbak Donna? Ternyata mbak Donna lebih memilih untuk berbisnis online, karena kalo buka toko tidak banyak waktu yang ia miliki untuk menjaga tokonya. Belum lagi barang mesti ditata dengan baik, nyari tempat, nyewa orang buat ngejaga.
Dan terakhir, |theshadow| yang berdagang baju, buka distro yang semula beli putus dari distro bandung dan Jakarta.
"Sekarang sudah mulai produksi sendiri dengan brand elevennine. usaha udah hampir 2 tahun, dan sekarang Alhamdulillah dah bisa beli ruko 2 lantai. InsyaAllah, 6 Agustus pindahan di ruko karena yang sekarang kontrak dah abis Agustus bulan depan. InsyaAlloh kita ikutan kickfest di Bandung untuk mamerkan produk. Mungkin Juni kalian udah bisa liat iklan kita di suave magz. atau bisa disedot di www.suavecatalogue.com."
Cukup menarik bukan bisnis yang dilakukan oleh blogger family, nah bila Anda ingin mengembangkan bisnis dan ingin memulai bisnis, ada baiknya kenali dulu bisnis yang akan Anda jalani, bagaimana prospek ke depannya dan juga apa saja sih yang jadi kendala. Dan, jangan takut untuk gagal dalam berbisnis karena semua yang kita lakukan tentu ada sisi baik dan sisi buruknya, tergantung bagaimana kita menyikapinya.
Selamat Berbisnis!
*** (Salman Faris)

Komentar (2)
Hehehe... bagus deh artikelnya, ceile!
@ June 15, 2008 13:58
Langkah yang diambil Mbak Donna mirip dengan saya. Saya berprofesi utama sebagai penerjemah, kadang menulis dan editor. Tapi penghormatan penerbit pada penerjemah dan penulis, khususnya di Yogyakarta, tidak bagus.
Makanya ada inisiatif untuk membangun bisnis sendiri. Caranya, bikin toko di Internet. Isinya, buku-buku yang kita tulis atau terjemahkan sendiri.
Ya, sedikit demi sedikit buku yang saya tulis di situs bisnis saya semakin banyak. Dan...keuntungannya, saya tidak lagi dapat 10% royalti, tapi 100% persen keuntungan.
Caranya gampang kok.
Yang penting punya alat untuk bikin situs skala besar dan cocok untuk toko online.
Selanjutnya, kita update....
Lalu kita isi dengan produk yang banyak dibutuhkan di Internet.....
Dari situ, kita promosi....
Ya... Jadilah saya pengusaha mandiri lewat bisnis penerjemahan dan penulisan di Internet....
Sebenarnya, semua jenis produk yang banyak dibutuhkan orang bisa kok di jual lewat jalur online.
Tapi, itu tadi kita perlu banyak belajar tentang tiga hal:
1. Bikin situs bisnis dengan sistem transaksi semi otomatis.
2. Bikin produk yang disukai banyak orang, produk apa pun.
3. Pandai-pandainya mempromosikan kepada orang lain, termasuk lewat forum dan lain-lain.
Gitu aja dulu, ya... Capek ini!
Firdinan M. Fuad
Internet Business Center
www.ib-center.com
admin@ib-center.com
@ June 16, 2008 17:33