Artikel:

Pesta Blogger 2008: Meretas Jalan Masa Depan Blogger Indonesia

Perhelatan Akbar Blogger Indonesia, Pesta Blogger 2008 sebentar lagi akan digelar. Pertumbuhan jumlah blog di Indonesia yang berlangsung cepat, terlebih pasca pencanangan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional oleh Menkominfo Muh.Nuh pada Pesta Blogger tahun silam, tak urung menjadi salah satu pemicu naiknya populasi blogger di Indonesia.Beberapa blogger yang ditemui bz! mengungkapkan tanggapan soal perkembangan dunia blog di negeri kita.


Perkembangan Blog dan Indikator 'Gaul'

aktual "Kalau ditanya tentang perkembangan blog di Indonesia, sebagai newcomer di dunia blogger, secara jujur saya kurang tahu kapan dan bagaimana weblog mulai masuk ke Indonesia, tapi dengan melihat data jumlah blog yang ada di Indonesia saat ini, dan begitu ragamnya blogger
yang muncul saat ini (mulai dari anak sekolahan, mahasiswa, pegawai kantoran, artis, sampai ibu-ibu rumah tangga), saya sangat yakin perkembangannya sangat pesat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau bisa dibilang jumlah blogger hampir sama dengan jumlah pengguna internet di Indonesia. Sering dengar kan ungkapan Hari gini gak punya blog?" ujar Muhammad Rusdianto yang berdomisili di Pasar Rebo, Jakarta Timur ini.

Pendapat serupa diungkapkan oleh Lina Mery. Perempuan kelahiran Makassar, 11 November 1983 itu berkata, "Boleh dibilang blog sudah merupakan trend yang perkembangannya sangat fantastik di Indonesia. Karena melalui blog bisa dijadikan media apa saja, mulai dari mengutarakan pendapat, curahan hati, hobby,dll. Jadi kalo hari gini..belum ngeblog,sayang banget!'"

"Fantastik!" Kalau boleh saya katakan seperti itu," seru Indah Juli Sibarani menanggapi
fenomena blog di Indonesia. "Saat ini," tambah perempuan yang bekerja di PT Indosiar Visual Mandiri ini, "blog sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, terutama yang sering wara wiri di internet. Bisa dipastikan, sebagian besar penggila internet mempunyai blog. Berdasarkan pengamatan saya di Blog Indosiar (tempat saya bekerja,www.bloggaul.com, setiap hari ada sekitar 6 blog baru yang dipublish. Isi blog pun berbagai macam. Tidak hanya cerita personal tetapi juga blog yang bertema khusus seperti hobby, kesehatan, politik atau humor. Gaya penulisannya pun bermacam-macam, ada yang serius, tak sedikit yang nyeleneh. Tidak hanya blog, komunitas-komunitas blogger, baik yang mewakili daerah maupun perkumpulan, sudah bermunculan di mana-mana, misalnya saja yang baru-baru ini dilaunch, Komunitas Blogger Sumut dan KGB (Komunitas Gila ngeBlog), yang kebetulan keduanya saya ikuti. Karena sudah jadi gaya hidup itu, bukan hal yang aneh, kalau kita berkenalan atau bertemu seseorang, pasti menyebutkan nama blog masing-masing."

aktual Sementara ituEko Pramuyanto, seorang blogger yang berdomisili di Bandung dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil berkomentar, "Dari apa yang saya lihat, perkembangan blog di Indonesia cukup baik, terutama menyangkut jumlah, meskipun saya tidak tahu perkiraan jumlahnya saat ini. Hal nyata yang saya rasakan adalah makin banyaknya email-email yang masuk ke saya menanyakan bagaimana memulai blog dan mengelolanya (tetapi tidak dapat saya balas semua)." Lelaki kelahiran Purbalingga, 2 Oktober 1976 ini, lalu melanjutkan,"Seperti kita lihat bersama, dari menteri, selebriti, hingga anak-anak sekolah sudah makin banyak yang memiliki blog. Dari sudut tema tulisan, saya lihat juga perkembangannya sudah cukup baik. Banyak blog-blog yang mengambil tema khusus dan kualitas tulisannya pun baik sesuai dengan minat bloggernya."

"Dahulu (awal tahun 1996-an) orang yang sering ber-internet-ria lebih cenderung dianggap sebagai kaum minoritas atau dicap sebagai orang yang kurang gaul karena terlalu menutup diri dari perkembangan lingkungan sekitarnya, tidak bisa bersosialisasi langsung dengan teman atau lingkungan yang 'real'. Namun merebaknya internet yang semakin men-dunia sekarang," ujar Yulyanto, seorang blogger yang tinggal di daerah Bekasi ini, "terutama dengan munculnya istilah weblog atau disingkat menjadi Blog, akses informasi untuk berinteraksi dengan dunia sekitar yang meskipun hanya dalam dunia maya menjadi sangat signifikan pengaruhnya dalam dunia real. Blog dalam perkembangannya berlanjut menjadi sebuah media Interaksi Sosial yang memanfaatkan kecanggihan dunia Teknologi Informasi (IT)dan hingga saat ini blog telah menciptakan banyak Komunitas Sosial Baru yang eksistensinya sudah mulai diakui dan cukup diperhitungkan dalam dunia real."

Di Indonesia sendiri, lanjut lelaki kelahiran Bekasi, 16 Juli 1979 ini, "Eksistensi blog sebenarnya sudah mulai bermunculan disana-sini, namun gong-nya ditandai dengan diadakannya pesta blogger pertama pada tahun 2007 lalu. Moment tersebut merupakan tonggak sejarah bagi dunia blogger di Indonesia, karena bertepatan dengan acara tersebut, pemerintah menetapkan bahwa setiap tanggal 27 Oktober diperingati sebagai Hari Blogger Nasional. Zaman sudah terbalik saat ini, sejak dunia blog menjadi 'booming', idiom kurang gaul sebagaimana sudah saya sampaikan diatas rasanya lebih cocok ditujukan bagi orang-orang yang tidak tahu mengenai blog, apalagi sampai tidak memiliki sebuah blog."

aktual Pada kesempatan lain Rendy Maulana seorang blogger yang bekerja sebagai entreprenur di Bandung, menanggapi, "Blog di Indonesia berkembang cepat sekali, selain banyak blogger baru bermunculan, banyak juga komunitas blog baru yang mewadahi blogger baru ini untuk bersosialisasi juga melakukan kegiatan positif lebih dari sekedar nongkrong dan ngobrol. Tentunya hal ini akan membawa hawa kompetitif bagi blogger untuk berkarya baik itu offline maupun online dengan lebih baik."

Menambah Teman, Menjaring Ilmu

"Saya mendukung sekali adanya Pesta Blogger. Tema Pesta Blogger 2008, Blogging for Society saya kira cukup tepat untuk mengajak para blogger untuk lebih peduli pada lingkungan di sekitarnya, bersama memberikan manfaat dari apa yang mereka punya," ujar Eko saat ditanyakan tanggapannya tentang PestaBlogger 2008. "Harapan saya", tambah lelaki yang memiliki hobi mencoba-coba software, browsing, utak-atik web ini, "karena tahun ini Pesta Blogger dilakukan pula pada beberapa kota dan juga kesempatan mengadakan acara sejenis pada daerah masing-masing, akan semakin banyak blogger yang dapat mengikuti dan misi blogging for society akan lebih mengena pada banyak blogger dan gaungnya pada masyarakat mengenai memasyarakatnya para blogger akan semakin terdengar. Untuk saya pribadi, mengenai partisipasi secara fisik berkumpul dan mengikuti acaranya, masih belum bisa memastikan. Sepanjang saya bisa misalnya pada hari libur, saya akan mengusahakannya untuk datang."

"Insya Allah, kalau tidak halangan, saya akan berpartisipasi dalam Pesta Blogger 2008. Siapa tahu disana saya bisa menambah teman blogger dari seluruh Indonesia, atau menjaring ilmu dari para blogger yang sudah berpengalaman. Harapan saya : berkaca dari Pesta Blogger 2007, yang kebetulan saya ikuti, yang sepertinya menjadi ajang kopdar blogger dari berbagai penjuru, semoga Pesta Blogger 2008 diisi dengan acara yang menarik misalnya saja dengan tema khusus, *Bagaimana Blog dalam Pemilu 2009*, hehehe," kata Indah Juli yang saat ini berdomisili di Harapan Jaya Bekasi.

"Pesta Blogger? Wah pengen banget tuh datang, apalagi bisa kenalan sekalian belajar ama blogger2 senior se antero nusantara," tukas Rusdianto antusias."Harapan saya," imbuh lelaki kelahiran Makassar 4 Mei 1981 ini," dari pesta blogger 2008 ini, pastinya dapat mempererat silaturahim antara sesama blogger se Indonesia, dan tentunya kita sebagai blogger indonesia melalui acara ini dapat membuktikan keberadaan kita kepada indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya sekaligus juga membuktikan bahwa blogger indonesia juga dapat berbuat sesuatu melalui kegiatan-kegiatan yang positifnya."

aktual "Dalam Pesta Blogger 2008 kali ini saya tidak ingin ketinggalan lagi seperti tahun sebelumnya, menyesal sekali tidak sempat menghadiri acara akbar tersebut karena berhalangan akan sesuatu hal," ucap Yulyanto optimis. "Melalui Pesta Blogger kali ini saya berharap, pemerintah bisa memberikan semacam 'reward' kepada orang-orang ataupun komunitas yang telah sangat berperan dalam memajukan perkembangan blog di tanah air. Selain itu saya juga berharap agar pemerintah bisa menjadi sebagai fasilitator dan terus mendukung perkembangan blog di tanah air, tentunya dengan tetap mengacu dan sejalan dengan tujuan pemerintah, tanpa harus membatasi kebebasan nge-blog para blogger, terutama dalam hal-hal yang bersifat positif," tambah ayah satu anak ini.

"Sejujurnya saya ingin sekali hadir," ucap Rendy yang juga adalah lulusan S1 Management Business ITB, "namun belum tahu apa yang dapat saya kontribusikan, harapan saya, perhelatan akbar blogger nasional ini dapat menjadi ajang laporan kegiatan dari komunitas blog masing-masing, dan juga sebagai ajang benchmark kegiatan blogger, juga saling bersosialisasi dalam skala nasional (mungkin internasional)."

"Karena tahun 2007 kemarin pada saat Pesta Blogger yang pertama diadakan saya juga turut hadir, otomatis untuk tahun ini saya juga nggak mau ketinggalan dong," ujar Lina penuh semangat. "Apalagi," tambah mahasiswi S1 Psikologi danbekerja sebagai social worker ini, "selama setahun pasti sudah banyak bermunculan blogger-blogger baru, Pesta Blogger 2008 pastinya jadi Kopdar Akbar bagi para blogger se-Indonesia. Wah... sayang kalo dilewatkan. Jadi harus datang dan ikut berpartisipasi. Harapan saya lewat Pesta Blogger tahun ini, para blogger bisa menunjukan kalo keberadaan blogger bukan cuma di dunia maya saja tapi kita benar-benar bisa eksis juga di dunia nyata. Sekaligus menepis anggapan buruk tentang blogger."


Lebih Merakyat dan 'aura' Lebih Luas

"Saran saya untuk PB2008, makin banyak blogger dan calon blogger yang turut andil dalam acara tersebut, tidak hanya di Jakarta tapi juga di daerah-daerah. Dan setelahnya dapat benar-benar mengaplikasikannya, semakin erat persaudaraan para blogger, semakin bermanfaat apa yang dituliskannya tidak saja untuk diri sendiri atau kelompok tapi juga untuk masyarakat sevara luas. Hal yang saya harapkan juga adalah, tidak saja pada makin banyak jumlah blogger dan blog yang ada, tapi juga kualitas masing-masing blog," kata Eko ketika ditanyakan saran-sarannya untuk pesta blogger mendatang.

Ketika ditanyakan hal serupa, Rendy menjawab lugas, "Pesta Blogger 2008 dibuat lebih merakyat, atau kalau perlu ajak pejabat lain, agar ngeblog juga, pasca pelaksanaan, jangan sampai pesta blogger jadi ajang pamer blogger, jadikan itu ajang sosialisasi yang baik."

"Saran-saran saya dalam Pesta Blogger 2008 kali ini adalah terkait dengan masih kurangnya sosialisasi dari pihak panitia mengenai pesta akbar tersebut," ungkap Yulyanto. "Publikasi tidak hanya melalui website rasanya perlu menjadi pertimbangan panitia, seperti publikasi ke-beberapa media melalui koran, majalah, televisi, pamflet dan sebagainya yang tentunya akan berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan acara tersebut. Diskusi interaktif mengenai Pesta Blogger melalui media televisi rasanya masih cukup ampuh untuk membuat masyarakat ngeh Apa dan Bagaimana sich Pesta Blogger itu? Mengapa dilakukan? dsb. Pastinya saya berharap Pesta Blogger 2008 kali ini auranya tidak hanya dirasakan oleh para blogger saja, namun bisa juga dinikmati oleh masyarakat luas selain blogger dan hal ini tentunya sangat sesuai dengan tema yang diusung dalam Pesta Blogger 2008 kali ini, yakni Blogging for Society," ujar lelaki yang bekerja sebagai Pegawai Swasta, Blogger, Lecturer dan memiliki hobi Membaca, Menulis, Blogwalking, ICT ini.

aktual Saran saya, tidak ada perbedaan antara blogger senior dan junior, blogger seleb dan tidak seleb. Pesta blogger harus benar-benar pesta, yang bisa dinikmati siapa saja, tanpa ada batasan-batasan. Tidak penting asalnya dari mana, dari komunitas apa, pada Pesta Blogger 2008, semua harus bersatu padu.Komunitas itu penting, tapi di event sebesar Pesta Blogger, itu tidak harus dibawa-bawa," kata Indah Juli yang mengaku memiliki hobi ngeblog, membaca, menulis, dan nonton film ini.

Sementara itu Lina bertutur, "Pelaksanaan Pesta Blogger tahun ini,saya sarankan untuk lebih banyak merangkul dan memberdayakan teman-teman blogger di komunitas blogger daerah yang mulai banyak di Indonesia." Perempuan yang punya hobi baca novel, fotography, editing foto, traveling ini lalu menambahkan, "Pesta Blogger itukan Pesta buat seluruh blogger se-Indonesia. Apalagi telah banyak komunitas blogger daerah yang bermunculan. Rangkul semua komunitas tersebut hingga jadi satu kesatuan yang utuh. Sehingga kebersamaan antara para blogger semakin terasa selepas pesta blogger tahun ini."

"Saran saya klo bisa pelaksanaan Pesta Blogger 2008 diisi dengan acara yang positif-positif dan dampaknya bisa menyentuh ke kalangan bawah, serta pelaksanaannya tidak perlu terlalu mewah, agar dapat menunjukkan kepedulian blogger terhadap keadaan ekonomi masyarakat
indonesia saat ini," ujar Rusdianto yang juga adalah lulusan S1 Teknik Elektro UNHAS ini.


*** (Amril)


Posted on September 6, 2008 11:00 AM |

Komentar (5)

wah ada anak AM :D

belom bisa going to pesta blogger... support dulu ahhh :D

Ina:

Wah...ada diriku disini :D
*terekspos sudah identitas sebenarnya*

Lili:

pastinya Blogfam akan diundangkan? ikut dong..he.he.

kalimat-kalimat terakhir di paragraf kedua:
"Kalau bisa dibilang jumlah blogger hampir sama dengan jumlah pengguna internet di Indonesia. Sering dengar kan ungkapan Hari gini gak punya blog?" ujar Muhammad Rusdianto yang berdomisili di Pasar Rebo, Jakarta Timur ini."

saya nggak setuju dengan pernyataan ini. saya ingin mengklarifikasi data tersebut, khawatir blogger Indonesia terlalu "dibesar-besarkan" dalam komunitas pengguna internet di Indonesia.

25 juta adalah jumlah pengguna internet di Indonesia pada akhir 2007, dari APJII: http://www.apjii.or.id/dokumentasi/statistik.php

walau nggak ada data yang pasti tentang jumlah blogger Indonesia, tapi angka 500ribu orang dari sini: http://enda.goblogmedia.com/first-there-was.html saya pikir masuk di akal

25 juta vs 500 ribu, jumlah blogger baru adalah 1/50 jumlah pengguna internet di Indonesia..

Tulis komentar anda

(Komentar akan melalui proses moderasi.)



 Lainnya: