<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>bz! blogfam online magazine</title>
      <link>http://bz.blogfam.com/</link>
      <description></description>
      <language>en</language>
      <copyright>Copyright 2008</copyright>
      <lastBuildDate>Fri, 06 Jun 2008 09:00:00 +0630</lastBuildDate>
      <generator>http://www.sixapart.com/movabletype/</generator>
      <docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs> 

            <item>
         <title>Bisnis dan Online</title>
         <description><![CDATA[Pembaca,

Edisi ke-29 majalah online bz! memasuki masa 'sibuk'. Seperti keinginan kami untuk mengedepankan tema bisnis dan online, kami pun terpuruk dalam kesibukan kehidupan non-online. Hanya ada 50% isi dari yang biasa kami tampilkan. 
Mohon maaf karenanya. 

Tampil dengan 8 artikel baru, kami pun ingin menyampaikan bahwa edisi ke-30 yang dijadwalkan akan terbit tanggal 6 juli 2008, kami undur menjadi 6 Agustus 2008. 
bz! dan tim redaksi akan liburan bersama. :)

Kiranya tampilan kami di edisi ke-29 ini masih berkenan bagi pembaca.
Terima kasih atas keikutsertaan Anda dalam setiap penerbitan.

<br />

<i>Belanda, Juni 2008</i>

Salam Manis Selalu
Elsa 'sa' van der Veer

<br />
]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/bisnis_dan_online.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/bisnis_dan_online.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Dareksi</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 09:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Membaca Perasaan Nicegreen</title>
         <description><![CDATA[<center><strong>What You Read Is What I Feel</strong></center>


<center><img  src="http://bz.blogfam.com/images/xxix-08/linda.jpg" alt="blog" /></center>



Sebuah pengakuan yang jujur, yang jarang dilakukan oleh blogger yang lain. Dari awal pemilik blog di Multiply ini sudah mengakui kalau apa pun yang ia tulis itu adalah yang sebenarnya terjadi. 


Linda atau yang akrab dengan nick name nicegreen ini menghiasi blognya dengan tulisan yang jujur, tulus dan tidak dibuat-buat. Sang pemilik blog yang beralamat di http://nicegreen.multiply.com/ ini gak berusaha untuk membuat-buat tulisannya supaya lebih indah, puitis atau apalah. Mengalir saja seperti air. Baik tulisannya yang hanya berisi kegelisahan hatinya, informasi-informasi mengenai kesehatan maupun ceritanya melalui bidikan kamera dan rajutan tangannya.

Yang pastinya jarang sekali tertulis di blog lainnya (atau mungkin tidak ada) adalah foto-foto hasil keterampilan tangan Linda dalam merajut. Ya, untuk diketahui nih..Linda ini memiliki tangan dingin, ketelatenan dan kesabaran dalam menghasilkan buah karya berbentuk rajutan, dompet, topi, tas, dll.

Ada satu lagi yang saya kagumi dari postingan-postingan sang penulis: Linda selalu menyertakan bait-bait doa dalam setiap tulisannya. Hal yang sederhana mungkin, tapi tanpa sengaja Linda sudah mengajak pembaca blognya untuk lebih mendekatkan diri ke Sang Pencipta.

Semoga Linda the nicegreen bisa lebih sering berbagi melalui jalinan tulisannya dan untaian doanya di blog yaa :). 


*** (Yaya)


]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/membaca_perasaan_nicegreen.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/membaca_perasaan_nicegreen.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Blog</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 08:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Sotya Dewati: Gak Ada yang Namanya Fast Money</title>
         <description><![CDATA[<img  src="http://bz.blogfam.com/images/xxix-08/blog-sotya.jpg" style="float:left; padding: 5px;" alt="tamu" />

Mbak Sotya Dewati, perempuan Indonesia yang mengaku berkenalan dengan blog sekitar tahun 2004 sewaktu lagi mau menulis thesis dan banyak melakukan riset online ini mulai serius ngeblog pada tahun 2005-an dengan tema utama Ailena, putri pertamanya.

Mbak Sotya pemilik blog <em>http://www.onebizymama.com/</em> ini adalah salah satu <em>momblogger</em> pilihan kami untuk dijadikan tamu di edisi 'biz mom with blog' di bulan Juni 2008. Mbak Sotya yang memiliki beberapa bisnis yang ia kerjakan dari rumah berbaik hati meluangkan waktunya sejenak untuk menjawab wawancara dari bz!.

<strong>Apa motivasi utama Mbak untuk ngeblog dan apakah, pada awalnya memang sudah diniatkan untuk menjadi sarana/ajang promosi bisnis?</strong>

Awalnya memang karena pingin berbagi cerita soal Ailena, terutama karena banyak keluarga yang tinggal di luar kota dan ingin nanti suatu saat Ai punya cerita, dan kenangan yang bisa dibagi. Trus.. lama kelamaan, orang sering berkunjung ke blog, dan akhirnya setelah belajar lebih lanjut, malah blog jadi ajang promosi bisnis aku juga.

 
<strong>Ada kesulitan gak yang Mbak alami saat memulai bisnis berbasis online serta bagaimana menyiasatinya?</strong>

Kesulitannya sih sebenernya banyak, tapi yang paling dirasakan adalah karena gak semua orang bener-bener 'online' di mana kalau bisnis online itu sebisa mungkin semua dilakukan secara online, mereka malah masih minta ketemu, mau lihat orangnya dulu, dll. Makanya saya siasati dengan membuat blog pribadi, yang bisa menceritakan siapa dan bagaimana saya sebenarnya. 

 
<strong>Sebagai ibu, bagaimana Mbak membagi waktu antara bisnis dan menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga?</strong>

Hehehe... tricky. Tapi saya coba buat jadwal kerja yang tetap setiap hari. Keluar rumah untuk antar jemput jam sekian, trus kalau pas anak lagi nggak sekolah, baru ngurusin yang full online. Trus, karena memang banyak online, sebisa mungkin sambungan internet tersedia setiap saat, jadi bisa online dimana dan kapan pun, walaupun lagi nungguin anak sekolah, baik via laptop ataupun PDA/HP.

Kalau sudah lewat waktu maghrib, itu bener-bener waktu untuk anak. Dan selepas anak tidur, baru deh nerusin kerjaan sambil nunggu suami pulang. Kalau lagi banyak banget kerjaan, bisa bangun lebih pagi (dini hari jam 3-an) biar bisa ngejar deadline.

Selain itu aku juga gak terlalu berusaha menjadi 'superwoman' yang ngerjain segala-segalanya sendiri. Kalau ada kerjaan yang bisa didelegasiin ke asisten, ya aku gak terlalu perfeksionis. kalo semuanya mau 'perfect' capek sendiri, hehehe...


 <strong>Apakah pasangan hidup Mbak mendukung sepenuhnya usaha Mbak di bidang bisnis online dan bagaimana peran sang suami dalam mendukung serta menyukseskan bisnis ini?</strong>

Pastiii... karena tanpa dukungannya, nggak mungkin bisa berhasil. Kita saling mendukung sebagai team. Awalnya memang sulit untuk adaptasi, tadinya diharapkan bisa full sama anak, tapi memang karena aku berbisnis, ya harus saling mengisi. Dan memang, aku berusaha kalu hari kerja, aku nggak terlalu banyak kegiatan di luar rumah, paling keluar rumah disambi nganter anak. Weekend, pas suami lagi nggak kerja, anak bisa gantian dijagain suami, baru deh aku training, meeting, dll di luar rumah. Emang kebetulan juga banyak jaringan network-ku yang kerja, jadi weekend baru bisa ketemu.

 
<strong>Terakhir nih Mbak, share dong saran-saran buat kita yang ingin memulai merintis usaha di bidang bisnis online? Kira-kira apa aja yang harus diperhatikan?</strong>

Buat yang mau mulai bisnis online, pesenku cuma satu aja siiih. Yang namanya bisnis, nggak ada tuh istilah 'fast money'- 'dapet duit jutaan dalam semalam'. Yang ada hanya ketekunan dan kerja keras. Jadi kalo mau mulai bisnis online, harus serius, dan jangan males untuk terus belajar, karena dunia online itu berkembangnya cepeet banget!!!

Daaan jangan melanggar etika online, kayak pake content orang lain tanpa ijin, main copy paste sembarangan. Haduduuh... itu bisa bikin jelek nama kita di dunia bisnis online. 

Oiyaa mbak,
<strong>Kasih komen yaa tentang www.bz.blogfam.com :)</strong>

Aku suka layoutnya yang clean, gak terlalu banyak hiasan yang nge-ganggu. Tapi ada pop-up yang kalo di kompie-ku selalu di-block ;-)

Isinya lengkap banget, artikelnya banyak. Nanti makin banyak artikel harus udah dikategoriin berdasarkan subjek kali yaa. Biar orang gampang cari-nya atau sekalian bener-bener hanya nulis tentang blogging, menarik juga tuuh. Soalnya banyak yang pengen 'ngilmu' blogging juga.


*** (Yaya)


]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/sotya_dewati_gak_ada_yang_nama.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/sotya_dewati_gak_ada_yang_nama.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Tamu</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 07:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Share Bisnis ala Blogger</title>
         <description><![CDATA[Bisnis atau wirausaha bisa diartikan sebagai cara seseorang untuk menyambung hidupnya dari menjual barang atau menyediakan jasa yang dapat dinikmati oleh pelangganya. Belakangan ini, bisnis mulai marak di Indonesia. Muncul kekuatan ekonomi melalui bisnis dari UKM yang berskala kecil sampai yang berskala besar dan telah memiliki brand sendiri. Rupanya jiwa-jiwa wirausaha akan senantiasa lahir dari kalangan apapun dan dari kelompok serta strata apapun di Indonesia, terutama blogger.

Euforia bisnis rupanya juga dialami oleh Blogger Family sebagai komunitas blogger terbesar di Indonesia. Nah, kita tilik yuk apa saja sih bisnis yang sedang dijalankan oleh penghuni setia "<a href="http://forum.blogfam.com/index.php?topic=11661.0" target="_blank"><strong>Ekonomi dan Bisnis</strong></a>"  yang mau membeberkan pengalaman berbisnis, mulai dari bisnis online, bisnis batik dan lainnya.    

<a href="http://yayajanuary.blogspot.com/" target="_blank"><strong>Yayamz</strong></a>  mengaku memulai bisnisnya dari Multi Level Marketing pulsa yang sampai sekarang masih dijalaninya. Yaya mangaku bahwa bisnis yang dimulainya didasari pada pengalaman mau ngisi pulsa susah dan harus lari ke sana dan ke sini, maka muncullah bisnis pulsa online.

"Yaya dulu punya pengalaman susah banget tiap mau isi pulsa. Mulai dari situ mulai kepikiran gimana supaya bisa isi pulsa dengan mudah. Sebenarnya karena panas juga denger cerita temen yang sukses sama bisnis pulsanya." Begitu kata Yayamz yang juga punya bisnis lainnya  yang masih ada hubungannya dengan dunia blog. Karena lagi-lagi hobi ganti layout blog, jadi merintis bisnis bikin blog bersama kakaknya.

<a href=" http://juraganpribumi.blogspot.com/" target="_blank"><strong>JuraganPribumi</strong></a> yang berprofesi di bidang teknik sipil mengungkapkan kiat berbisnis properti yang nampaknya akan menjadi primadona di tahun-tahun mendatang. Menurut Juragan, "Syaratnya harus berbadan Perseroan Terbatas, mengenai lahan kalo nggak punya sendiri, bisa menjalin kerjasama dengan yang punya lahan misalnya bagi porsi 5:2 artinya lima rumah bagi pengembang dan 2 rumah bagi pemilik lahan dan ini sangat fleksibel sekali terserah nego anda.”

Sama dengan Mbak Yaya yang sedang berbisnis pulsa, rupanya juragan pribumi juga memiliki pengalaman yang sama, namun urung berkembang malah bisnisnya tutup. Namun saat ini masih ada beberapa aset-aset berupa server dan lainnya. Ada beberapa penyebab tutupnya bisnis pulsa milik juragan, yaitu terlalu dipaksa buka bisnis sebelum tahu tips dan trik-nya dan nggak ada kontrol karena kesibukan lain.

<a href="http://vervain.blogspot.com/" target="_blank"><strong>Tenshi</strong></a> alias Mbak Donna yang berprofesi utama sebagai penulis kadang jadi penerjemah, editor, copywriter, pembicara di workshop atau seminar ini, mulai tahun lalu coba bisnis pernak-pernik. Modal ya dari royalti. Sekarang sudah  berkembang, selain jual pernak-pernik buatan sendiri juga jual perlengkapan spa dari Bali, baju, aksesori perak dan lainnya.

Bisnis model apa yang dipilih Mbak Donna? Ternyata mbak Donna lebih memilih untuk berbisnis online, karena kalo buka toko tidak banyak waktu yang ia miliki untuk menjaga tokonya. Belum lagi barang mesti ditata dengan baik, nyari tempat, nyewa orang buat ngejaga.

Dan terakhir, <a href="http://cintaabadiyangterluka.blogspot.com/" target="_blank"><strong>|theshadow|</strong></a> yang berdagang baju, buka distro yang semula beli putus dari distro bandung dan Jakarta. 
"Sekarang sudah mulai produksi sendiri dengan brand elevennine. usaha udah hampir 2 tahun, dan sekarang Alhamdulillah dah bisa beli ruko 2 lantai. InsyaAllah, 6 Agustus pindahan di ruko karena yang sekarang kontrak dah abis Agustus bulan depan. InsyaAlloh kita ikutan kickfest di Bandung untuk mamerkan produk. Mungkin Juni kalian udah bisa liat iklan kita di suave magz. atau bisa disedot di www.suavecatalogue.com."

Cukup menarik bukan bisnis yang dilakukan oleh blogger family, nah bila Anda ingin mengembangkan bisnis dan ingin memulai bisnis, ada baiknya kenali dulu bisnis yang akan Anda jalani, bagaimana prospek ke depannya dan juga apa saja sih yang jadi kendala. Dan, jangan takut untuk gagal dalam berbisnis karena semua yang kita lakukan tentu ada sisi baik dan sisi buruknya, tergantung bagaimana kita menyikapinya. 

Selamat Berbisnis!


*** (<a href="http://salmanf.bloggaul.com" target="_blank">Salman Faris</a>)

]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/share_bisnis_ala_blogger.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/share_bisnis_ala_blogger.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Forumania</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 06:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Bolu Gulung Meteor</title>
         <description><![CDATA[<i>pengantar redaksi</i>

Tenang.. tenang.. ini bukan hujan meteor yang sebenarnya.  <a href="http://resepfarell.blogspot.com" target="_blank">Meteor-meteor itu</a> ternyata senang bersarang di dalam kue bolu gulung khas buatan mbak Rhien.  Ibu dari dua anak ini saking hobinya memasak, membangun sebuah toko kue yang berbasis di Jogjakarta.

Ingin mengetahui lebih banyak tentang kue-kue buatan mbak Rhien, yuk kita berkunjung ke <a href="http://dapurkue.blogspot.com" target="_blank">dapur kuenya</a>.  Dijamin, pasti ketagihan!


<img src="http://bz.blogfam.com/images/xxix-08/lezatjuni08.jpg" />


<strong>Bolu Gulung Meteor</strong>


<strong>Bahan</strong>

7 butir kuning telur
3 butir putih telur
50 gr terigu
30 gr maizena
20 gr susu bubuk FC
100 gr mentega, lelehkan
100 gr gula pasir
1 sdt emulsifier
1 sdm pasta coklat
selai stoberi secukupnya untuk olesan

<br />

<strong>Cara membuat</strong>

1. Kocok telur, gula, terigu, maizena, susu bubuk dan emulsifier hingga mengembang dan kental.
2. Kurangi kecepatan mixer, masukan mentega leleh, kocok sebentar hingga rata.
3. Ambil 2 sdm adonan, beri pasta coklat, aduk rata.
4. Tuang adonan putih ke dalam loyang, 26x26x4 cm yang telah diolesi mentega dan dialasi kertas roti.
5. Tuang adonan coklat dengan sendok teh di atas adonan putih membentuk bulatan.  Susun hingga membuat 9 bulatan.  Dengan bantuan tusuk gigi, tarik garis di adonan dari tengah kearah bawah, atas, kiri dan kanan hingga membentuk seperti meteor.  Lakukan pada semua bulatan.
6. Panggang dalam oven dengan api bawah selama kurang lebih 15 menit.  Lanjutkan dengan api atas selama 5 menit.  Suhu 250C (Oven Signora).
7. Setelah matang, angkat.  Balikkan, olesi selai, lalu gulung dan padatkan.


*** (<a href="http://resepfarell.blogspot.com" target="_blank">Dyah Arini</a>)

]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/ada_hujan_meteor_di_dapur_ibu.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/ada_hujan_meteor_di_dapur_ibu.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Lezat</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 05:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Yang baru dari Pisa Cafe&apos; &amp; Resto</title>
         <description><![CDATA[Bulan lalu perwakilan bz!Blogfam mendapat undangan untuk menghadiri peluncuran Pisa Cafe' & Resto di Jalan Mahakam, Jakarta.  Begitu tiba di lokasi, nuansa segar dengan sentuhan Italia dijumpai mulai dari area Teras (Pergola) yang memuat hampir 53 tempat duduk. Pergola ini sengaja disediakan bagi para pengunjung yang memilih menyantap makanan mereka dengan ditemani semilir angin segar. Area yang juga paling saya sukai karena suasana nyaman dan bersahabat dari resto ini.

Pada kesempatan kali ini  Pisa Cafe' & Resto mengenalkan beberapa menu baru yang menjadi andalan mereka. 

Di antaranya ada:

<center>
<img src="http://bz.blogfam.com/images/xxix-08/Pizza-Ai-Funghi.jpg" alt="bincang"/><center> 

Pizza Ai Funghi, yaitu pizza dengan topping jamur di atasnya. Rasa keju yang khas dengan bentuk tipisnya semakin membuat orang akan menikmati pizza ini, soalnya pizzanya tidak terlalu banyak topping jadi untuk seorang vegetarian pun bisa menikmati Pizza Ai Funghi ini.


<center>
<img src="http://bz.blogfam.com/images/xxix-08/Pizza-Orientale.jpg" alt="bincang"/>
</center>

<justify>
Kalau Anda adalah termasuk orang-orang menyukai pizza dengan topping yang beragam, maka Pizza Orientale adalah pilihan yang tepat nih. Dengan topping Red Bell Pepper, slice beef tenderloin. mushroom, black peper sauce (yang khusus dibuat di Pisa Cafe & Resto) dengan basic tomato sace dan mozzarella cheese semakin membuat pizza ini terasa lain dari pizza yang biasanya.</justify>


"Ah, makan pizza kok kenyang banget ya rasanya?'


<center>
<img src="http://bz.blogfam.com/images/xxix-08/Fettuccine-Alfredo.jpg" alt="bincang"/>
</center>

<justify>
Jangan kuatir, ada menu lain kok. Coba recommended menu di sini deh, yaitu Fettuccine Alfredo. Ini adalah fettucine dengan campuran smoked beef, chicken fillet, green peas, dan cream sauce. pengunjung bisa memilih saus yang mereka sukai, ada olive sauce dan tomatoe sauce.</justify>

Sekarang Pisa Cafe' & Resto bisa dijadikan pilihan tempat untuk sekedar arisan, peluncuran produk atau bahkan tempat untuk rapat dan merayakan ulang tahun karena mereka juga menyediakan hiburan Live Band dengan tema berbeda setiap harinya. 

Bagi Accoustic Unplugged Lovers bisa datang setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu. Sedangkan hari Selasa malam dan Rabu sore akan diisi oleh berbagai macam event.

Naah tunggu apa lagi? Yuuuk kita makan-makan di sini :). 
Bila ingin memesan tempat langsung saja hubungi (021) 722 1230. 


*** (Yaya)


]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/yang_baru_dari_pisa_cafe_resto.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/yang_baru_dari_pisa_cafe_resto.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Bincang</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 04:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Alergi Pada Anak: Dapatkah dicegah?</title>
         <description><![CDATA[<img src="http://bz.blogfam.com/images/xxix-08/fitjuni08.jpg" style="float:left; padding: 5px;" alt="fit" />

Oleh: Dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K)


<strong>Pendahuluan</strong>

Angka kejadian penyakit alergi akhir-akhir ini meningkat sejalan dengan perubahan pola hidup masyarakat modern, polusi baik lingkungan maupun zat-zat yang ada di dalam makanan.

Kata alergi berasal dari bahasa Yunani 'alol' yang berarti suatu keadaan yang berubah.  Secara umum alergi adalah suatu reaksi kekebalan yang menyimpang/berubah dari normal yang dapat menimbulkan gejala yang merugikan tubuh.

Penyakit alergi hanya mengenai anak yang memiliki bakat alergi yang disebut atopik.  Artinya, ada bakat atopik/alergi yang diturunkan oleh salah satu atau kedua orang tuanya.

Di dalam tubuh kita dikenal 5 jenis antibodi atau imunoglobulin yaitu imunogbulin G,A,M,E dan D.  Imonugobulin E adalah antibodi yang paling banyak berperan pada reaksi alergi.


<strong>Beberapa jenis penyakit alergi pada anak</strong>

1. Asma bronkial

Disebut juga bengek, adalah suatu penyakit kronis yang ditandai adanya peningkatan kepekaan saluran nafas terhadap berbagai rangsangan dari luar yang menyebabkan penyempitan saluran nafas yang meluas dan dapat sembuh spontan atau dengan pengobatan.

Gejala-gejalanya:
a. Sesak nafas
b. Nafas berbunyi
c. Batuk yang disertai lendir/batuk kering.

Gejala-gejala diatas biasanya terjadi setelah 4-8 jam kontak dengan bahan alergen seperti debu rumah dan tungaunya (mite), serbuk bunga, bulu binatang, dll.  Gejala asma ini juga dapat dicetuskan oleh latihan fisik dan bila banyak tertawa.

Penanganan asma bisa dilakukan dengan menghindari bahan alergen yang dapat menyebabkan asma.


2. Rinitis alergika

Rinitis adalah suatu gejala yang terjadi pada hidung.  Gejala rinitis alergika berupa bersin-bersin disertai gatal-gatal pada hidung dengan ingus yang encer.  Gejala ini sering disertai dengan hidung tersumbat yang menyebabkan anak rewel dan sulit tidur. Gejala lainnya adalah gatal, merah dan berair pada mata dan terkadang sinusitis disekitar hidung.


3. Urtikaria

Urtikaria(bidur,kaligata) merupakan suatu kelainan alergi pada kulit yang berbentuk bentol berwarna merah disertai gatal.  Urtikaria ini dapat tersebar pada berbagai tempat dikulit.


4. Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik adalah suatu gejala eksim terutama yang timbul pada masa kanak-kanak.  Pada keadaan akut, gejalanya berupa kulit kemerahan, kulut melenting berisi cairan, basah dan sangat gatal.  Kadang-kadang disertai infeksi sekunder yang menimbulkan nanah.

Gejala-gejala ini sering mengenai pipi, siku dan tepi pinggir anggota gerak yang selanjutnya dapat menyebar ke daerah selangkangan.  Untuk mengobati penyakit ini yang paling penting adalah mengatasi rasa gatal dengan pemberian obat antihistamin, menghindari udara yang terlalu panasdan kering serta mengurangi pengeluaran keringat.  Sebaiknya menghindari garukan.


5. Konjungtivitis alergika

Kongjungtivitis alergika adalah suatu bentuk kelainan alergi pada mata yang mengenai kedua mata dan terjadi berulang.  Gejalanya berupa gatal kemerahan, banyak mengeluarkan air mata dan penglihatan silau.
Pengobatan untuk alergi jenis ini dapat diberikan obat tetes mata golongan steroid dosis rendah.  Untuk jangka panjang bisa diberikan obat tetes mata yang mnegandung natrium kromoglikat.  Obat ini mempunyai efek menghambat pecahnya sel mast yang dapat mengeluarkan zat yang dapat menimbulkan gejala alergi.


6. Alergi makanan

Gejala yang paling sering timbul berupa gangguan pada saluran cerna seperti diare dan muntah.
Makanan yang biasanya dapat menimbulkan alergi seperti susu sapi, telur ayam, ikan, kacang-kacangan dan seafood.



<strong>Tindakan pencegahan terjadinya alergi</strong>

Pada umumnya, tindakan pencegahan alergi ini dilakukan dengan penghindaran, cara hidup dan pola makan yang baik dan juga pemakaian obat-obatan yang tepat.

Tindakan pencegahan dini sewaktu bayi masih dalam kandungan, juga banyak dilakukan bagi mereka yang memiliki keturunan bakat alergi/atopik.  Pemberian ASI eksklusif dilaporkan dapat mencegah terjadinya alergi dikemudian hari.  Jika anak tidak mendapat ASI, dapat diberikan susu formula yang hipoalergenik.  Selain itu, pemberian susu kedelai juga dapat meningkatkan kesehatan anak dalam jangka panjang.


<i>Kutipan dari materi yang disampaikan pada <a href="http://www.kbridoha.com/content.asp?CatId=427&ContentType=Gallery" target="_blank"><strong>Dialog Interaktif Kesehatan Anak dan Keluarga</strong></a>, di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Doha, Qatar pada 26 April 2008</i>.

]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/alergi_pada_anakdapatkah_diceg.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/alergi_pada_anakdapatkah_diceg.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Fit</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 03:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>A to Z Seorang GreatQo dan Puisi-puisinya</title>
         <description><![CDATA[<img src="http://bz.blogfam.com/images/xxix-08/kreasijuni.jpg" style="float:right; padding: 5px;" alt="kreasi" />

<strong>Adhe Aryswan</strong>.  Nama aslinya penuh makna dan misteri seperti guratan-guratan puisinya.

<strong>B</strong>logging, baca novel komedi, nonton film komedi, jalan-jalan dan wisata kuliner adalah seabrek hobi yang sering dilakoninya.

<strong>C</strong>inta.  Hmm... kebanyakan dari puisi-puisinya, tema inilah yang sering diangkatnya.  Dan GreatQo mengungkapkan sendiri kalo puisi-puisinya merupakan cerminan dari keadaan hatinya yang dirasakannya pada saat itu.

<strong>D</strong>hegreatqo.wordpress.com adalah salah satu tempat 'nongkrong' GreatQo.

<strong>E</strong>mpat belas (14) Juni 1989, GreatQo lahir ke dunia.  

<strong>F</strong>riendster pun tidak luput untuk tempat GreatQo bermain dengan kata-katanya. Perlu bukti? http://dhetruelover.blogs.friendster.com adalah jawabannya.

<strong>G</strong>reatQo adalah nick name yang biasa digunakan di dunia maya. GreatQo adalah kepanjangan dari Great Querido, Great diambilnya dari bahasa inggris, sedang Querido berasal dari bahasa portugis yang berarti kekasih (bentuk maskulin).

<strong>H</strong>ujan pun pernah dibuatkan puisi oleh GreatQo.  Judulnya? Hujan Kali ini.  Berikut penggalannya:
Derasnya hujan kali ini, membawa keriangan,dinginnya terlupakan 
Telingaku tertutupi riuhnya genting bersahut-sahut hingga aku tuli akan semua kesedihan.

<strong>I</strong>si <a href="http://greatqo.co.cc/" target="_blank">blognya</a> penuh dengan kekacauan.  Gokil, iseng, pokoknya kacau deh segala tulisan mengenai peristiwa hidup yang dijalaninya.

<strong>J</strong>azz.  Jenis musik yang disuka seperti Lagu-lagunya My Chemical Romance dan beberapa lagu Guns 'n Roses (loh,koq malah ga nyambung siy?) juga lagu-lagu yang udah jadi soundtrack hidup GreatQo kayak if u're not the one-nya Daniel Bedingfield.

<strong>K</strong>omedi.  Segala yang berbau komedi, pasti menarik minatnya.

<strong>L</strong>emot?wooo..kamu ketahuan.. pernah ngaku sendiri loh di forum Blogfam!

<strong>M</strong>enulis puisi dan cerita sejak kelas 3 SMP (2004).

<strong>N</strong>arsis abiez. Cowok yang satu ini, terbilang langka! Jarang-jarang ada cowok senarsis doi.

<strong>O</strong>SN (Olimpiade Sains Nasional) V di Semarang tahun 2006 di bidang Kimia pernah diikutinya, tapi gak mendapat medali.  Sebelumnya mendapat mendapatkan juara 2 se Pekanbaru

<strong>P</strong>ekanbaru.  Tempat di mana ia dilahirkan dan menetap hingga kini.

<strong>Q</strong>a, GreatQa.  Psst.. ini agak pribadi! Pasangan nick-nya GreatQo.  Qa, seperti Qo, diambil dari bahasa portugis Querida yang artinya kekasih (cewek).

<strong>R</strong>emuk.  
Hatiku remuk, seperti naskah puisi yang gagal dan dibuang.  
Retak, seperti tanah tandus saat kemarau hinggap.  
Pecah, seperti gelas kaca yang lepas dari genggaman.
(salah satu penggalan puisinya)

<strong>S</strong>uka gak sadar kalo lagi nulis.  Kadang suka nanya sendiri 'Apa sih yang sedang aku tulis?'.

<strong>T</strong>eknik Metalurgi UI (Universitas Indonesia) pernah diliriknya.  Tapi karena gak bisa jauh dari ortu, gak jadi deh.

<strong>U</strong>niversitas Riau.  Tempat di mana GreatQo menimba ilmu di pendidikan kimia, jurusan PMIPA FKIP.

<strong>V</strong>iva Radith! Lajang yang satu ini emang sama 'gila'nya dengan Raditya Dhika.

<strong>W</strong>alau Aku Akan Mati. Puisinya yang masih menceritakan untuk tidak berputus asa dan terus menghadapi segala rintangan hidup.

<strong>X</strong>exy (baca:sexy).  Liat aja sendiri foto di profile blognya.  Kalian bisa menilai sendiri kan?

<strong>Y</strong>ah, ngakunya siy masih jomblo.  Ada yang mo daftar, galz?

<strong>Z</strong>ee....He really is crazy!dengan pedenya, doi ngaku kalo hidungnya itu mirip Betrand (Gubrax!).
<br/>
<br/>

<strong><em>Walau Aku Akan Mati</em></strong>


Menjelang sepi nanti,
aku hanya ingin menatap matahari.

Semua mimpi yang akan hilang,
segera, segera kubuang.

Bila murai berbicara  lantang,
aku juga akan berteriak kencang.

Menembusi dinding langit,
menantangi takdir sengit.

Walau aku akan mati,
jiwaku tak akan pergi.

<em>GreatQo</em>



*** (@rien)

]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/a_to_z_seorang_greatqo_dan_pui.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/a_to_z_seorang_greatqo_dan_pui.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Kreasi</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 02:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Pantai di Yogyakarta (Bagian II): 3 Pantai Pesisir Timur</title>
         <description><![CDATA[<img src="../../images/xxix-08/plesir1.jpg" alt="plesir" /> 

Ketika berlibur tahun kemarin, saya diajak oleh orang tua saya yang sekarang tinggal di Solo untuk berkunjung ke kota Yogyakarta yang letaknya tidak jauh lagi dari Solo.  Sebelum ke pusat kota kami berkunjung ke beberapa pantai kecil di pesisir timur.  Letaknya kurang lebih ditunjukkan oleh kotak coklat di peta.  Tiga pantai ini tidak berjauhan satu sama lain dan memiliki karakter berbeda.

<br />

<b>1. Pantai Kukup</b>


<img src="../../images/xxix-08/plesir2.jpg" /> <img src="../../images/xxix-08/plesir3.jpg" />


Di pantai berpasir putih ini masih dapat ditemui ikan dan organisme laut kecil.  Tak jauh dari pantai ada gubuk kecil yang menjual ikan laut kecil dan ganggang untuk hiasannya.  Uniknya cara berjualannya di atas lubang-lubang pasir yang dilapisi plastik bening.  Saya memutuskan bergabung dengan ibu dan adik yang duluan 'kecek' atau bermain air sambil mencari ikan atau kepiting kecil di antara bebatuan pantai.

Agak ke atas pantai ini dibuat sebuah pondok kecil dimana pengunjung bisa lebih menikmati keindahan pantai dan gelombang laut.

<br />

<b>2. Pantai Krakal</b>

<img src="../../images/xxix-08/plesir4.jpg" />  <img src="../../images/xxix-08/plesir5.jpg" />


Pantai ini memiliki batu kapur putih yang kontras dengan birunya air laut.  Di sepanjang pantai dapat ditemukan beberapa penjual batu kapur yang bisa dipakai untuk dekorasi rumah atau kebun.  Ibu saya memborong sekarung batu yang harganya tidak mahal.  

<br />

<b>3. Pantai Baron</b>

<img src="../../images/xxix-08/plesir6.jpg" />


Pasir di pantai ini hitam, berbeda dengan dua pantai di atas.  Pengunjung selain menikmati pemandangan pantai dari atas tebing juga dapat menikmati makanan laut yang banyak disediakan oleh kedai makanan tak jauh dari pantai.  Pengunjung juga bisa membeli ikan dari nelayan yang dijual oleh koperasi nelayan setempat.  Beragam ikan ditemui di situ, dari udang, kepiting, ikan pari sampai ikan hiu.  Yang unik dan baru saya pertama kali saya makan adalah rempeyek dari sejenis binatang kecil sejenis udang.  Rasanya gurih dan bikin ketagihan. 



Di antara tiga pantai ini, pantai Baron lah yang paling turistik dan terkenal.  Selama ini kita cuma tahu pantai terkenal di Yogyakarta seperti Parangtritis, sementara pantai kecil seperti ini yang kurang dikenal sebenarnya menyimpan potensi yang tak kalah besarnya.



***  (<a href="http://rwidiani.blogspot.com" targe=_blank">Retno-rwidiani</a>)

]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/06/pantai_di_yogyakarta_bagian_ii.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/06/pantai_di_yogyakarta_bagian_ii.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Plesir</category>
        
        
         <pubDate>Fri, 06 Jun 2008 01:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Undang-Undang</title>
         <description><![CDATA[Pembaca online,

Memasukki edisi ke-28, bz! menghadirkan sebuah tema yang sedang hangat. Membicarakan undang-undang yang menjadi tema utama belakangan ini. 

"Aturan dibuat untuk dilanggar." Seringnya saya mendengar kalimat ini. Benar atau tidak? Entahlah. Yang jadi perhatian saya: kehidupan ini terus berjalan. Yang anak menjadi remaja, yang remaja menjadi dewasa, yang dewasa atau lebih dikit dewasa... kadang terbentur dengan 'kewajiban' untuk membuat aturan dan yang lainnya kewajiban untuk menjalankan. Para dewasa yang membuat aturan ini kemudian mendapat penolakan atau keberatan atau keraguan atas aturan yang dibuat. Mungkin, mungkin loh, saat para pembuat aturan ini mendengarkan keluh kesah ketidaksukaan akan aturan yang ada, beliau-beliau ini juga mengulang kenangan masa di mana mereka tidak perlu membuat aturan. Mungkin sambil tersenyum. "Saya dulu juga duduk di bangku mereka. Menyuarakan hati nurani 'rakyat'." :)

Pembaca, 
Mudah-mudahan sajian kami di bulan kelima tahun 2008 ini memberikan bacaan yang menarik di waktu yang Anda luangkan.

<br />

<i>Belanda, Mei 2008</i>

Salam Manis Selalu
Elsa 'sa' van der Veer
]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/05/undangundang.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/05/undangundang.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Dareksi</category>
        
        
         <pubDate>Tue, 06 May 2008 14:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>CahAndong: Komunitas Bloger Yogyakarta</title>
         <description><![CDATA[Berawal dari kegiatan sosial membantu anak-anak SD korban gempa bumi 27 Mei 2006 di daerah Klaten (Klaten Ceria), cikal bakal Komunitas Andong terbentuk. Solidaritas dan rasa kebersamaan yang terbentuk untuk membantu sesama inilah yang menjadi dasar terbentuknya Komunitas Andong yang sering juga disebut CahAndong.

CahAndong resmi terbentuk pada tanggal 7 Oktober 2006 yang bertepatan dengan ulang tahun Kota Yogyakarta yang ke-250 yang dihadiri oleh beberapa bloger di Warung Mak Zam, kawasan parkir wisata Ngabean, Yogyakarta. Meskipun saat itu sudah ada Komunitas Angkringan, namun keberadaan CahAndong bukan untuk menyaingi atau menggantikan komunitas yang ada, namun ingin memeriahkan keberagaman komunitas yang ada.

<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas1.jpg" /><br />
<i>Proses deklarasi CahAndong</i></center>


Memiliki misi melakukan kegiatan sosial, yaitu semangat yang menjadi dasar dan cikal bakal terbentuknya komunitas, CahAndong juga ingin mengangkat pariwisata Yogyakarta, tentunya dengan cara bloger.

Jangan ragu untuk menghubungi temen-temen CahAndong bila anda sedang berkunjung ke Jogja. Dengan senang hati, temen-temen CahAndong membawa anda berkeliling Jogja, mengunjungi berbagai tempat wisata unik dan menarik dan mencoba berbagai hidangan kuliner lain ala Kota Pelajar itu.

Kopdar di tempat wisata bila ada teman-teman bloger dari luar Jogja atau cuma sekadar nongkrong dan bercengkrama di angkringan adalah kegiatan yang rutin dilakukan.
Juminten, Jumat Midnite Tenguk-Tenguk, adalah salah satu acara kumpul bloger yang rutin dilakukan pada Jumat malam di seputaran Titik Nol Kilometer, kawasan pusat kota Yogyakarta yang tentunya mudah diakses. Tujuannya tentu agar temen-temen bisa berkumpul untuk sekedar ngobrol atau melepas penat smbil menikmati malam yang meriah di Jogja. Untuk info tentang Juminten, bisa dilihat pada alamat http://juminten.cahandong.org/. 

Beberapa kegiatan bersifat sosial atau menyambut suatu even pun pernah dilakukan. Ada juga acara pelatihan blog yang tujuannya untuk memperkenalkan blog kepada masyarakat. Beberapa kegiatan tersebut di antaranya adalah:

1.	Syawalan di Panti Asuhan Al Barokah Prambanan pada tanggal 12 November 2006

<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas2.jpg" /><br />
<i>Syawalan di Panti Asuhan Al Barokah Prambanan</i></center><br />

2.	Pemberian bantuan buku ke Panti Asuhan Al Barokah pada tanggal 2 Desember 2006
3.	Menghadiri acara Peluncuran Tour de Djokdja Yogyes di Hotel Jayakarta pada tanggal 12 Desember 2006
4.	Penyembelihan Hewan Kurban di Dukuh Legundi, Planjan, Saptosari, Gunungkidul pada tanggal 31 Desember 2007

<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas3.jpg" /><br />
<i>Penyembelihan hewan kurban di Gunungkidul</i></center><br />
 
5.	Jogja GoBlogather Connected #2, aksi kopdar plus outbond yang dihadiri bloger dari luar kota pada tanggal 1 Januari 2007
 
<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas4.jpg" /><br />
<i>Jogja GoBlogather Connected #2</i></center><br />

6.	Pelatihan Blog Forum Pemuda Produktif pada tanggal 10 Desember 2006
7.	Aksi Donor Darah pada tanggal 4 Maret 2007
 
<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas5.jpg" /><br />
<i>Aksi donor darah</i></center><br />
 
8.	Menghadiri Seminar Sosialisasi Pengembangan dan Pemanfaatan Sistem Informasi, Perangkat Lunak, dan Konten yang diselenggarakan oleh Depkominfo di Hotel Santika, 15-16 Mei 2007
 
<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas6.jpg" /><br />
<i>Bersama panitia dari Depkominfo</i></center><br />

9.	CahAndong 1st Anniversary pada tanggal 7 Oktober 2007

<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas7.jpg" /><br /> 
<i>CahAndong 1st Anniversary</i></center><br />

10.	Blonjo Kupat (Blogernya Jogja Ngaku Lepat), acara Syawalan yang dilangsungkan bertepatan dengan Pesta Blogger 2007 di Jakarta yang bertujuan untuk memeriahkan acara peresmian Hari Bloger Nasional, pada tanggal 27 Oktober 2007

11.	Penyembelihan Hewan Kurban di Prambanan pada tanggal 20 Desember 2007
 
12.	Bloger Bekisar (Bloger Bersih-Bersih Sekitar Mercusuar), aksi bersih pantai di seputaran mercusuar Pantai Pandansari, pada tanggal 27 Januari 2008
 
<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas8.jpg" /><br />
<i>Bloger Bekisar di Pantai Pandansari</i></center><br />

13.	Pasak Boemi (Pisowanan Ageng Boelan Maret Ini), kopdar akbar di kawasan wisata Candi Ratu Boko yang dihadiri bloger dari Bandung, Surabaya, dan Semarang, pada tanggal 22 Maret 2008

<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas9.jpg" /><br /> 
<i>Pasak Boemi di Candi Ratu Boko</i></center><br />

14.	 Pelatihan Blog di Kampus Atmajaya pada tanggal 29 Maret 2008
Selain melakukan kegiatan di Jogja, CahAndong juga pernah mengadakan kunjungan ke luar kota untuk melakukan aksi silaturahmi dengan komunitas bloger setempat. Tercatat sebanyak 3 kali CahAndong melakukan kunjungan “kasultanan” ke Semarang untuk bertemu dengan Komunitas Loenpia. Kunjungan-kunjungan ini diberi nama Jeng-Jeng Semarang, Serang Semarang, dan Jeng Semawis (Jeng-Jeng Semarang Waktu Gerimis).
 
<center><img src="../../images/xxviii-08/komunitas10.jpg" /><br />
<i>Serang Semarang di Klenteng Sam Poo Kong</i></center><br />

Selain kegiatan yang bersifat offline, kreativitas dan keusilan temen-temen CahAndong juga dilakukan di ruang maya. Berbagai produk hasil kreativitas yang disalahgunakan ini menambah meriah suasana blogosfer.

Salah satu yang populer dan bisa dibilang mengangkat nama (yang menurut versi CahAndong justru merupakan aib yang memalukan) adalah produk CahAndong yang bernama Wiki CA (<a href="http://wiki.cahandong.org" target="_blank">http://wiki.cahandong.org</a>). Wiki CA semakin melejit setelah salah satu halamannya yang menulis tentang Cinta Laura (http://wiki.cahandong.org/Cinta_Laura) justru dijadikan referensi oleh Wikipedia Indonesia (http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta_Laura).

Produkn lainnya adalah <a href="http://klithikan.cahandong.org" target="_blank">Pasar Klithikan</a> yang memuat hasil keusilan rekan-rekan CahAndong. Berbagai hasil olah foto dan gambar digital yang dilakukan rekan-rekan CahAndong untuk menertawakan diri sendiri bisa ditemukan di sana.

Web resmi CahAndong beralamat di <ah ref="http://cahandong.org/" target="_blank">http://cahandong.org/</a> yang memuat postingan blog-blog terbaru (agregator feed) yang termuat di web CahAndong serta postingan blog-blog dari produk CahAndog (informasi Juminten dan Klithikan).

Untuk media komunikasi internal, digunakan milis yang beralamat di <a href="http://googlegroups.com/group/cahandong" target="_blank">http://googlegroups.com/group/cahandong</a>. Untuk informasi lebih lanjut,silakan baca di web CahAndong.

]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/05/cahandong_komunitas_bloger_yog.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/05/cahandong_komunitas_bloger_yog.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Komunitas</category>
        
        
         <pubDate>Tue, 06 May 2008 13:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Undang-Undang Ituan Euy...</title>
         <description><![CDATA[oleh: <b><a href="http://anotherfool.wordpress.com/" target="_blank">Rane -JaF- Hafied</a></b>


Ketika hendak mulai menulis artikel ini, saya sempat terdiam cukup lama di depan lapto sembari mencoba mengingat kembali apa singkatan dari UU ITE. Berhubung terlalu banyak ide di kepala dan takut lupa, maka saya asal ketik saja judulnya seperti yang bisa dibaca di atas. Maksudnya supaya bisa dirubah belakangan, tapi akhirnya saya putuskan memakai judul itu saja karena rasanya sudah pas dengan apa yang ingin saya sampaikan di sini.

***

"Lha, saya yang harus tanya kalian! Kenapa yang disorot cuma yang itu saja?" kata-kata ini sempat dilontarkan Pak Menteri Komunikasi dan Informasi, Muhammad Nuh dalam kesempatan pertemuan dengan sejumlah blogger dan komunitas internet beberapa waktu lalu di kantornya. Ucapan Pak Menteri ini ada hubungannya dengan berbagai sorotan media tentang pencekalan materi-materi pornografi di internet ketika membahas produk undang-undang baru keluaran departemennya: Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronika, UU ITE. 

Agaknya wajar saja kalau Pak Nuh  bertanya demikian. Undang-undang yang bertahun-tahun digodog itu dianggap tidak mendapat porsi bahasan yang pantas karena yang kemudian diwartakan ke masyarakat hanya terkait pasal dan ayat yang mengatur 'situs-situs ituan' saja. 

Kalaupun ada yang lain, ya bahasan soal kebebasan berekspresi di internet yang dianggap kembali terancam oleh undang-undang ini setelah 10 tahun kita meninggalkan era Orde Baru. 

Padahal banyak hal lain yang tidak kalah penting dari produk undang-undang baru itu seperti misalnya soal transaksi elektronik, soal hak cipta, pengaturan nama domain dan lain sebagainya. 

Tapi masalahnya, sudah maksimalkah upaya untuk menyebarkan informasi soal undang-undang baru ini? 

Diskusi yang intens sebenarnya terjadi di kalangan tertentu, bahkan salut karena Depkominfo sempat mengundang para blogger dan komunitas internet, serta juga wartawan untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap. Tapi kemana gerangan tim yang dijanjikan Pak Nuh akan turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi? Kenapa pula pejabat dan pakar yang muncul di berbagai talk show televisi, radio dan juga cetak, ujung-ujungnya juga bicara soal 'situs ituan' lagi? Katanya banyak hal lain yang lebih penting?

Bagi saya, ini berpotensi  menjadi bentuk sosialisasi yang salah, karena semakin mempertegas anggapan di masyarakat awam, masyarakat yang belum tersentuh internet, masyarakat yang masih menggunakan istilah 'main internet', bahwa internet memang tempat mencari gambar 'ituan'.

Depkominfo harus, sekali lagi, harus, menjelaskan kepada masyarakat bahwa kini mereka, misalnya, dilindungi oleh undang-undang ketika melakukan transaksi di internet. Bonusnya, makin banyak yang tahu bahwa berbisnis juga bisa dilakukan di internet dan siapa tahu makin banyak masyarakat yang tertarik untuk juga berinternet.

Depkominfo juga harus misalnya menjelaskan kepada masyarakat bahwa ketika mereka berkreasi atau berkarya di internet, kini karya mereka itu dilindungi oleh hukum. Kabar baik bukan? Bonusnya, masyarakat jadi tahu bahwa materi di internet itu tidak bisa sembarangan di copy paste tanpa izin karena seremeh apapun karya itu, tetap ia adalah karya cipta. 

Terlepas dari berbagai kontroversi yang masih melingkupi UU ITE ini, masih ada lho hal-hal yang pantas disebut sebagai peristiwa bersejarah, karena setelah sekian lama dunia mengenal teknologi informasi, baru kali ini Indonesia menciptakan undang-undang yang terkait.

Tapi sekali lagi, masyarakat luas harus tahu bahwa undang-undang baru ini ada dan menjamin kehidupan mereka di alam cyber dan itu adalah tanggung jawab Departemen KOMUNIKASI dan Informasi untuk menyebarluaskannya. 

Menurut saya, kegagalan sebuah produk undang-undang baru bukan hanya pada isinya, tapi juga pada sosialisasinya ke masyarakat yang menjadi obyek undang-undang baru itu.

Ya, memang mudah menyalahkan wartawan yang dianggap lebih suka mengekspose hal-hal sensasional, termasuk yang ada di UU ITE ini. Tapi pernahkah terpikirkan bahwa wartawan juga bisa jadi tidak paham soal undang-undang baru ini?

Lha wong Pak Menterinya saja ketika ditanya lebih lanjut oleh sekerumunan wartawan soal hal-hal teknis di UU baru itu sempat bilang: "Jangan tanya itu. Ilmu saya baru sampai archimedes!"  

Iya.. iya.. mungkin Pak Nuh bercanda dan rasanya juga tidak mungkin menguasai semua materi itu. Tapi kan di sekeliling Pak Menteri masih banyak staf-staf lain yang pastinya lebih hebat dari archimedes.

Bekasi, Mei 2008
 
]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/05/undangundang_ituan_euy.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/05/undangundang_ituan_euy.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Suara</category>
        
        
         <pubDate>Tue, 06 May 2008 12:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Rumah Pernik: Semua Ada di Sini</title>
         <description><![CDATA[Yang namanya perempuan siapa sih yang tidak senang memakai perhiasan dan belanja perhiasan? Yang jelas, saya yang pertama kali mengacungkan tangan. :)

Sayangnya, tidak selamanya isi kantong mendukung hobi belanja kita-kita ini, soalnya untuk perhiasan, baju-baju dan pernak-pernik (baca: belanja/shopping) selalu mau tidak mau membutuhkan uang. Kebayang tidak sih, ingin belanja tapi tidak jadi karena mahal? huaaah, saya sih bakalan bete berhari-hari ;))

Makanya rasanya senang sekali ketika seorang blogger yang juga seorang penulis membuka toko onlinenya. <a href="http://rumahpernik.multiply.com" target="_blank">Rumah Pernik</a> yang dimiliki oleh <strong>Primadonna Angela</strong> ini seperti air sejuk di tengah gurun pasir. Gimana tidak, barang-barang yang Mbak Donna jual di sini sangat murah meriah.

<center>
<img src="http://bz.blogfam.com/images/xxviii-08/rumah-pernik.jpg" alt="blog" /> 
</center>


<center><strong>Menjual dengan hati</strong></center>

Bukannya tanpa alasan saya menggelari Mbak Donna ini dengan sebutan 'penjual dengan hati', soalnya nih sebagian besar perhiasan baik cincin, kalung dan anting-anting yang dijual di Rumah Pernik adalah hasil buah karya beliau sendiri. Dengan begitu, yang membuat pasti mencurahkan segenap hati dan pikirannya dalam proses pembuatannya. Alhasil, perhiasan yang dijual di sini emang lain dari yang lain dan tidak pasaran.

<center><strong>Cincin yang saya beli dari Rumah Pernik</strong></center>

<center>
<img src="http://bz.blogfam.com/images/xxviii-08/2446123500_db768e9576_m.jpg" alt="blog" /> 
</center>



Ngomong-ngomong menjual dengan hati, Mbak Donna juga menggelar Charity For Sale lho di sini. Maksudnya, hasil dari penjualannya akan disumbangkan ke panti asuhan. Hebat kaan. 

Eh tapi yang kurang suka dengan perhiasan jangan kuatir karena Rumah Pernik tidak hanya menjual perhiasan, tapi kita sebagai konsumen seolah dimanjakan dengan berbagai barang yang terpajang di sini seperti baju-baju, buku-buku, sandal, dan dasi. 

Tidak hanya buku yang ada testimonialnya, Rumah Pernik juga ada lho. Melalu kolom <strong>Review</strong> calon pembeli juga bisa membaca komentar-komentar puas para pembeli sebelumnya.


Seharusnya, suatu review terdiri dari kelebihan dan kekurangan suatu produk. Tapi untuk Rumah Pernik, hmmm.. mungkin kurang Guest Book saja kali yaa.

Tanpa berpanjang-lebar lagi, dengan ini saya mengajak teman-teman buat belanja yuuuk di <a href="http://rumahpernik.multiply.com" target="_blank">Rumah Pernik</a>. 


*** (Yaya)

]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/05/rumah_pernik_semua_ada_di_sini.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/05/rumah_pernik_semua_ada_di_sini.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Blog</category>
        
        
         <pubDate>Tue, 06 May 2008 11:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Mutlak: Kebebasan yang Bertanggung Jawab Untuk dan Oleh Semua Pihak </title>
         <description><![CDATA[<a href="http://uuite.com/uu-ite.html" target="_blank">Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (selanjutnya disingkat UU ITE)</a> yang telah disahkan menjadi Undang-Undang oleh Dewan Perwakilan  Rakyat (DPR) pada tanggal 25 Maret 2008 dan sudah mendapatkan nomor dan ditandatangani oleh Presiden SBY pada tanggal 21 April 2008 sempat menuai banyak kontraversi saat pertama kali dirilis terlebih ketika terbit kesan bahwa <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/09/time/094559/idnews/920460/idkanal/399" target="_blank">UU ITE ini lebih ditujukan kepada kalangan blogger</a>. UU ITE yang kini menjadi UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Lembaran Negara No 58 dan Tambahan Lembaran  Negara No 4843 mengandung sejumlah pasal-pasal yang dianggap bisa menjerumuskan blogger ke balik terali penjara. Kami mencoba menjaring sejumlah pendapat dari kalangan blogger.


<img src="../../images/xxviii-08/boy.jpg" alt="aktual" style="float:right; padding: 5px;" />
"Tujuan dari RUU ITE ini bagus tetapi sebagaimana mayoritas UU produk Republik ini, lebih banyak menekankan pada keinginan penguasa daripada menyalurkan aspirasi rakyat. Lucunya UU ini disahkan setelah beberapa tahun (6-7 tahun? saya lupa pastinya) dan begitu keluar masih banyak hal-hal yang sebenarnya lebih penting tetapi malah tidak termasuk. Terkesan buru-buru dan kejar tayang menjelang Pemilu 2009,mungkin supaya Depkominfo terlihat bekerja? Entahlah, saya tidak ingin berpikiran negatif tetapi biarkan fakta yang berbicara," kata <a href="http://avianto.com" target="_blank">Boy Avianto</a> yang berprofesi sebagai dosen dan Digital Media Strategik.

Senada dengan pendapat Boy, <a href="http://nuy.jirolu.net" target="_blank">Nuri Abidin</a>, seorang engineer di salah satu perusahaan telekomunikasi berkomentar, "Satu sisi kurang mengcover 'transaksi elektroniknya' terlebih lagi soal perlindungan konsumennya IMO, ini mestinya mendapat porsi lebih banyakan dibanding soal-soal lainnya, ini bukan UU soal kesusilaan (aka pornografi), pencemaran nama baik, pencemaran kebencian kan? Sisi lain yang banyak jadi kontra adalah pembelengguan kebebasan berpendapat dan berekspresi. Bisa jadi," tambah Nuri yang lahir di Magetan 24 Desember 1978 ini, "untuk implementasi UU ini nanti akan mampir dulu ke Mahkamah Konstitusi untuk ditinjau ulang. Apa ya istilahnya? Judicial Review?"

<img src="../../images/xxviii-08/herry.jpg" alt="aktual" style="float:left; padding: 5px;" />
"Ada kekhawatiran, bahwa UU ITE ini justru malah menghambat pemanfaatan teknologi informasi bagi kepentingan orang banyak," kata <a href="http://rumahkayubekas.wordpress.com" target="_blank">Herry Constadi</a> seorang blogger yang berprofesi sebagai konsultan perencana rumah tinggal. "Dari sekian banyak hal yang meragukan," kata lelaki kelahiran Bandung, 26 November 1957 ini, "barangkali adalah: Pengaturan yang masih saja secara lama, padahal yang  diatur adalah hal-hal sarat teknologi masa kini. Terkesan tidak dipersiapkan dengan melibatkan orang-orang yang berkompeten di bidang ini dan tidakkah sebaiknya dilakukan semacam uji-publik sebelumnya? Apalagi mengingat ini adalah UU tentang teknologi yang masih sangat 'awam' sekali bagi pemerintah. Terbukti dengan beberapa kasus belakangan ini yang disikapi secara panik dan membabi-buta  oleh pemerintah (Penutupan Youtube dan lainnya)."

"UU ITE adalah sesuatu langkah maju dalam mendapatkan kepastian hukum dari suatu permasalahan di dunia digital. Dengan UU ini posisi kita sebagai bangsa saat ini sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang telah lebih dahulu menerapkan kepastian hukum terhadap informasi dan transaksi elektronik.  Artinya kita sudah tidak tertinggal dalam usaha penegakan hukum di dunia informasi dan transaksi elektronik," ujar <a href="http://www.irwinday.web.id" target="_blank">Irwin Hafid Day</a> yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia) dan merupakan alumni Teknik Komputer Universitas Gunadarma.

Tentang UU ITE yang terkesan memiliki sasaran tembak untuk blogger, Herry berpendapat, "Lagi-lagi kekhawatiran yang muncul bahwa apapun ingin di bawah kendali pemerintah. Bila ya, maka ini adalah langkah yang jelas-jelas mundur. Jelas-jelas merupakan hambatan pada saat bangsa ini mempunyai peluang (blogging) untuk dapat lebih maju lagi."

Boy Avianto mengungkapkan argumentasi senada. "Blogger pada dasarnya adalah orang biasa, warga negara yang harus taat hukum. Tentunya tanpa UU ITE pun seandainya dia melakukan kesalahan ya tetap harus dihukum. Permasalahannya dengan UU ITE justru ada beberapa pasal yang malahan bertentangan dengan semangat kebebasan berpendapat karena sangat subjektif sekali."

"Apalagi," imbuh lelaki kelahiran Jakarta 12 April 1975 ini, "dengan pernyataan spesifik 'blogger yang jelas sangat spesifik mengarah pada komunitas tertentu yang selama ini justru timbul karena ke'tidakpuasan' akan ketersediaan media maupun informasi dari satu sumber yang cenderung bias, tidak seimbang dan tidak jujur. Pasal 27 ayat 3 merupakan pasal karet karena terdapat kalimat:
<i>Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.</i>

Saya menganalisa (secara amatir tentunya hahaha) bahwa pasal ini ada hubungannya dengan Pemilu 2009 - di mana informasi yang nantinya akan merugikan pihak-pihak yang berkuasa (atau akan berkuasa) akan diberikan cap 'penghinaan dan/atau pencemaran nama baik'." 

<img src="../../images/xxviii-08/irwin.jpg" alt="aktual" style="float:left; padding: 5px;" /> "Saya sangat meragukan jika sebuah UU dibuat hanya untuk sebuah komunitas, terutama komunitas blogger," kata Irwin. "Apalagi UU ITE ini umur pembahasannya jauh lebih dahulu dibanding dengan popularnya blogging di Internet.Secara normatif, maka sebuah UU berlaku untuk semua warga negara Indonesia, terlepas dia blogger atau bukan. Di sini yang perlu di perhatikan adalah apa saja sih yang bisa membuat seseorang terjerat pasal dalam UU tersebut?" lanjut Irwin yang kini menjabat sebagai Assistant of Director, PT Macca Sistem Infokom.

Nuri menanggapi pertanyaan ini dengan lugas. "Sempat saya candain di <a href="http://nuy.jirolu.net/2008/04/09/doh/" target="_blank">postingan di blog saya</a> antara menteri dengan staff ahlinya saja udah gak sinkron. Saya rasa ini pemlintiran arti kalimat hukum (yang emang rata-rata <i>mbulet</i>) untuk menyenangkan/menenangkan pihak-pihak tertentu dan karena tumpang tindihnya antar satu UU dengan UU lainnya (UU Pers dalam hal ini) dan menjadikan pihak lain jadi obyek penderita di sini (baca: blogger) ini contoh infikasi adanya pengkotakan, pengekangan dan diskriminasi terhadap kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi," katanya.

"Saya lebih suka mengacu kepada kebebasan yang bertanggung jawab untuk dan oleh semua pihak," tambah Nuri yang berdomisili di Jakarta ini, "jadi semuanya bisa bertanggung jawab atas apa yang ditulis/diwartakan/di-blog-kan nya gak peduli jurnalis, blogger maupun orang biasa baik pengguna internet, kalo emang ngawur ya mesti dipertanyakan dan 'dijewer', apa lagi yang 'resmi' dan 'berhak' itu. Kalo contoh kasus jurnalis ('resmi') ngejiplak/plagiat hasil tulisan blogger, trus ini gimana? hak jawab? plis deh!"

Ketika ditanyakan apakah RUU ini sudah bisa memberikan solusi dan jawaban atas sejumlah persoalan dalam bidang Teknologi Informasi terutama dalam aspek  perlindungan  hukum, Boy Avianto berpendapat, "Kalau pertanyaannya sudah bisa maka jawabannya sudah bisa. Tetapi kalau ditanya 'sudah cukup' maka jawabannya adalah belum dan bahkan dapat menyesatkan. Perlindungan hukum atas siapa ya? Atas penguasa (pemegang kekuasaan, pengusaha bermodal hebat) memang sudah benar, tetapi atas masyarakat kok tidak terlalu terlihat ya? Bicara perlindungan hukum di bidang TI, di bidang lain saja belum beres kok, masa mau gagah-gagahan di bidang TI?"

"Saya berpendapat UU adalah sebuah produk hukum yang dinamis dan berkembang sesuai zaman. Sebagian persoalan sudah bisa dijawab oleh UU ini, sebagian lagi belum, namun  masih ada peluang untuk memperbaiki yang belum terjawab melalui peraturan pelaksanaan. UU adalah fundamentalnya, sedangan Peraturan Pelaksanaan adalah praktisnya.   Beberapa pasal dalam UU ITE memberikan perlindungan hukum yang cukup untuk mencegah terjadinya 'abuse', sayang hal ini jarang diungkapkan oleh para kritikus-nya, lebih sering malah unsur mengekang kebebasan yang di besar-besarkan.   Padahal kebebasan seseorang dibatasi oleh kebebasan orang lain," ungkap Irwin lugas menanggapi hal ini.

Jawaban agak pesimis dilontarkan Herry. "Dengan sekian hal yang tidak jelas dan rancu, baik dari sisi batasan/ definisi, persiapan penyusunan, 'sulit diharapkan' UU ini bisa memberikan solusi dan jawabannya.Ya, RUU ITE ini seharusnya direvisi dengan tentunya mengindahkan persiapan yang lebih matang, dilibatkannya masyarakat pengguna jasa informasi, dilakukan uji publik sebelumnya.Hukuman dan denda yang sedemikian tinggi atas 'pelanggaran' yang tidak jelas batasan/ definisinya," ujar lelaki yang menggemari Baca, tulis, olah-raga, musik, teknologi, bepergian ini.

<img src="../../images/xxviii-08/nuri.jpg" alt="aktual" style="float:left; padding: 5px;" />
Bagi Nuri, "Untuk beberapa hal UU ITE ini bisa membantu, misalnya mengenai ancaman pornografi bagi anak-anak. Selebihnya menurut saya sih," kata Nuri lagi, "masih kurang mengingat tren ekonomi sekarang dan kedepan, saya rasa sebaiknya lebih fokus dan memperbesar porsi di transaksi ekonominya dan perlindungan penggunanya dulu yang sekarang kok kurang esensi 'Transaksi Elektronik (TE)' dari UU ITE itu sendiri."

Boy berharap,  "Semoga UU ITE ini bukan digunakan sebagai alat politik untuk menciptakan Republik Rakyat Indonesia yang akan bersaing dengan Republik Rakyat Cina dalam hal melakukan pembatasan informasi yang dapat diakses oleh rakyatnya. Selain itu tentunya UU ITE ini bisa dipakai sebagaimana tujuannya yaitu memberikan kekuatan hukum pada  'Transaksi Elektronik' dengan segala macam aspeknya. UU ITE juga saya harapkan akan selalu direvisi sesering mungkin mengingat kemajuan teknologi yang sangat cepat dan selalu berubah. Jangan sampai UU ITE ini jadi cepat basi hanya karena tidak tanggap terhadap kemajuan teknologi, kecuali memang UU ITE ini hanya akan dijadikan alat politik dalam menyambut Pemilu 2009."

Senada dengan itu, Irwin menitip impian serupa. "Harapaan kita tentu perkembangan dunia IT bisa lebih baik di negara kita. Sebuah UU dibuat untuk menjadi panduan apa yang boleh apa yang tidak boleh dilakukan dan memberikan punishment bagi mereka yang melanggar aturan-aturan tersebut," kata lelaki kelahiran Makassar, 5 Juni 1971 ini.

"Mestinya ada sosialisasi matang dengan semua pihak yang sekiranya terkena efek maupun ternaungi oleh UU ini, begitu juga dengan pembuatannya/perbaikannya nanti sebaiknya melibatkan perwakilan dari pihak-pihak yang tersebut tadi," ucap Nuri. "Tentu saja yang terbukti sangat berkompeten di bidangnya itu biar UU ini lebih mengena point yang mengatur transaksi ekonomi agar bisa didetilkan baik aturan maupun sanksi pagi pelanggarnya overall, saya sendiri agak pesimis dengan banyak aturan-aturan di negara ini yang gak jelas, tumpang tindih, kurang mengayomi dan justru banyak dilanggar justru oleh oknum-oknum aparatur sendiri," katanya lagi.

"Seharusnya menjadi pendorong  yang jelas dalam kemajuan bangsa ini dan mencegah banyak hal yang buruk yang menjadi penghambat kepada hal yang sebaliknya," ujar Herry menutup perbincangan.


*** (<a href="http://daengbattala.com" target="_blank">Amril</a>)


]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/05/mutlak_kebebasan_yang_bertangg.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/05/mutlak_kebebasan_yang_bertangg.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Aktual</category>
        
        
         <pubDate>Tue, 06 May 2008 10:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
            <item>
         <title>Romi Satria Wahono: Kita Perlu Jujur bahwa UU ITE Belum Sempurna di Seluruh Sisi</title>
         <description><![CDATA[<a href="http://romisatriawahono.net" target="_blank">ROMI Satria Wahono</a>, tamu kami kali ini, adalah salah satu tokoh yang cukup dikenal dalam dunia teknologi informasi di Indonesia. Pria kelahiran Madiun 2 Oktober 1974 ini selain dikenal sebagai seorang penulis produktif bidang IT di berbagai media massa dan jurnal ilmiah, yang berprofesi Peneliti, Dosen, Entrepreneur ini juga menggagas lahirnya situs www.ilmukomputer.com. 
Situs ini mendapat penghargaan dari PBB pada pertemuan puncak WSIS (World Summit on Information Society) pada tahun 2003 di Jenewa, Swiss, dengan titel The Continental Best Practice Examples in the Category eLearning.

Mantan Ketua Umum PPI Jepang (Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jepang) periode tahun 2001-2003, dan Ketua Umum IECI Japan (asosiasi ilmiah di bidang elektronika dan informatika) periode tahun 2001-2002 serta gemar Membaca, Browsing, dan Blogwalking ini bersedia kami wawancarai seputarkontraversi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.


Berikut petikannya: 


<img src="../../images/xxviii-08/tamu1.jpg" alt="tamu" style="float:left; padding: 5px;" /><b>Kapan Anda mulai menulis blog dan apakah ada cerita khusus saat mulai nge-blog?</b>

Kalau ditanya kapan mulai menulis artikel di situs ya sudah saya mulai sejak tahun 1995, ketika saya pertama kali masuk kampus di program S1, membuat situs di Saitama University. Karena keseharian saya memang meng-upload tugas, project, laporan, atau catatan ngoprek di situs saya. Hanya kalau pertanyaannya kapan mulai menggunakan blog engine, ini sekitar tahun akhir tahun 2005 atau awal 2006.


<b>Bagaimana tanggapan Anda tentang RUU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang disahkan menjadi Undang-Undang oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi UU pada 25 Maret 2008 di Indonesia?</b>

UU ITE dipersepsikan sebagai cyberlaw di Indonesia, yang diharapkan bisa mengatur segala urusan dunia Internet (siber), termasuk di dalamnya memberi punishment terhadap pelaku cybercrime. Kenyataan yang ada saat ini di Indonesia, meskipun dengan penetrasi Internet yang rendah (8%), memiliki prestasi menakjubkan dalam cyberfraud terutama pencurian kartu kredit (carding), urutan 2 setelah Ukraina (ClearCommerce).

Indonesia menduduki peringkat 4 masalah pembajakan software setelah China, Vietnam, dan Ukraina (International Data Corp). Beberapa kelompok cracker Indonesia ter-record cukup aktif di berbagai situs keamanan dalam kegiatan pembobolan (deface) situs. Kejahatan dunia cyber hingga pertengahan 2006 mencapai 27.804 kasus (APJII). Sejak tahun 2003 hingga kini, angka kerugian akibat kejahatan kartu kredit mencapai Rp 30 milyar per tahun (AKKI). Layanan e-commerce di luar negeri banyak yang memblok IP dan credit card Indonesia. Meskipun alhamdulillah, sejak era tahun 2007 akhir, mulai banyak layanan termasuk payment gateway semacam PayPal yang sudah mengizinkan pendaftaran dari Indonesia dan dengan credit card Indonesia.

Dari berbagai fakta tadi, UU ITE sebagai sebuah cyberlaw sudah kita tunggu sejak lama. Cyberlaw akan menyelamatkan kepentingan nasional, pebisnis Internet, para akademisi dan masyarakat secara umum, sehingga harus kita dukung. Nah masalahnya adalah apakah UU ITE ini sudah mewakili alias layak untuk disebut sebagai sebuah cyberlaw? Secara umum,  masalah cybercrime di pasal 27-37 sudah sebagian terlingkupi, meskipun banyak juga masalah penting yang terlewat. Masalah itu di antaranya:

<img src="../../images/xxviii-08/tamu2.jpg" alt="tamu" style="float:right; padding: 5px;" />
- Spamming, baik untuk email spamming maupun masalah penjualan data pribadi oleh perbankan, asuransi, dsb
- Virus dan worm komputer (masih implisit di Pasal 33), terutama untuk pengembangan dan penyebarannya
- Pasal tentang penghinaan, pencemaran, berita kebencian, permusuhan, ancaman dan menakut-nakuti terlalu mendominasi di daftar perbuatan yang dilarang menurut UU ITE (bahkan sampai 3 pasal (27-29)
- Beberapa kata-kata kurang lugas disebut, misalnya masalah pornografi, virus, dsb
- Kemudian juga tentang kesiapan aparat dalam implementasi UU ITE. Amerika, China dan Singapore melengkapi implementasi cyberlaw dengan kesiapan aparat. Child Pornography di Amerika bahkan diberantas dengan memberi jebakan ke para pedofili dan pengembang situs porno anak-anak
- Terakhir ada yang cukup mengganggu, yaitu pada bagian penjelasan UU ITE kok persis plek alias copy paste dari bab I buku karya Prof. Dr. Ahmad Ramli, SH, MH berjudul Cyberlaw dan HAKI dalam Sistem Hukum Indonesia.Kalaupun pak Ahmad Ramli ikut menjadi staf ahli penyusun UU ITE tersebut, seharusnya janganlah terus langsung copy paste buku bab 1 untuk bagian Penjelasan UU ITE, karena nanti yang tanda tangan adalah Presiden Republik Indonesia.

Mudah-mudahan UU ITE ini memungkinkan untuk direvisi, atau juga bisa dibuat peraturan di bawah UU ITE untuk memperjelas dan melugaskan UU ITE.


<b>Salah satu berita di sebuah media online <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/08/tim
e/223559/idnews/920458/idkanal/398" target="_blank">detik dot com</a> menyebutkan bahwa sanksi hukum bisa diberlakukan pada blogger yang melanggar UU ITE, bagaimana Anda menanggapi hal ini?</b>

Nah ini yang harus kita kritisi, pernyataan beberapa staf depkominfo banyak yang blunder, bahkan pernah disebut bahwa UU ITE adalah khusus untuk blogger. Padahal di pertemuan pak Nuh dengan blogger yang dulu saya arrange, clear disebut bahwa Blogger is part of depkominfo family dan UU ITE mengatur semua orang (bukan satu atau dua kelompok) dalam kehidupan di dunia maya.Masalah pasal 27-28-29 tentang penghinaan, pencemaran, berita kebencian, permusuhan, ancaman dan menakut-nakuti, seperti tadi saya sebut sebelumnya memang ini krusial dan terlalu dominan. Para Blogger wajar khawatir karena selama ini dunia blogging mengedepankan asas keterbukaan informasi dan kebebasan diskusi. Kita semua tentu tidak berharap bahwa seorang blogger harus didenda 1 miliar rupiah karena mempublish posting berupa komplain terhadap suatu perusahaan yang memberikan layanan buruk, atau posting yang meluruskan pernyataan seorang 'pakar' yang salah konsep atau kurang valid dalam pengambilan data.


 <b>Sebagai blogger dan juga praktisi di bidang Teknologi Informasi, bagaimana Anda melihat peran dan kebermanfaatan RUU ITE ini untuk mendukung aktivitas Anda?</b>

UU ITE mengatur dan memberi punishment terhadap berbagai kegiatan cybercrime, ini yang pasti positif. Blogger dan siapapun yang memproduksi konten kreatif dan dibagi secara gratis di Internet juga mendapatkan tambahan perlindungan karena hak kekayaan inteletual juga disebutkan secara lugas akan dilindungi (pasal 25). Ini menambah kuat masalah perlindungan hak cipta yang sebelumnya telah diundangan di UU no 19 tahun 2002.


<b>Apakah RUU ini sudah bisa memberikan solusi dan jawaban atas sejumlah persoalan dalam bidang Teknologi Informasi terutama dalam aspek perlindungan hukum?</b>

Sebagian besar ya, meskipun sekali lagi kita perlu jujur bahwa UU ITE belum sempurna di seluruh sisi.


<img src="../../images/xxviii-08/tamu3.jpg" alt="tamu" style="float:left; padding: 5px;" /><b>Dewan Pers meminta RUU ITE untuk direvisi (sebagaimana berita di <a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/4/7/dewan-pers-minta-ruu-ite-direvisi/" target="_blank">ANTARA</a>) karena konon berpotensi membungkam kebebasan pers. Apakah menurut Anda, sebagai blogger, RUU ITE ini juga layak untuk direvisi karena berpotensi menghalangi kebebasan berekspresi para blogger? Point-point krusial apa saja yang perlu ditinjau ulang?</b>

Seperti saya sebut sebelumnya, pasal 27-28-29 tentang penghinaan, pencemaran, berita kebencian, permusuhan, ancaman dan menakut-nakuti, terlalu dominan, bahkan sampai melupakan masalah lain di dunia cybercrime yang cukup penting seperti masalah spamming, dsb. Kalaupun terlalu sulit untuk direvisi, bisa dibuat peraturan di bawah UU ITE, bisa setingkat menteri misalnya yang mengatur lebih detail beberapa masalah yang tertinggal.


 <b>Apa harapan Anda ke depan dengan diterapkannya UU ITE ini ?</b>

Saya berharap bahwa UU ITE bisa memberi perlindungan dan keadilan terhadap seluruh pengguna dunia maya di Indonesia. Republik ini bisa terangkat dan diakui sejajar dengan dunia Internasional karena kita sudah punya cyberlaw. Pebisnis Internet, akademisi, peneliti, dan pengguna Internet secara umum bisa memanfaatkan Internet dengan rasa aman dan terlindungi dari masalah fraud dan kejahatan dunia maya lain.


<b>Bagaimana tanggapan Anda tentang perkembangan dunia blog di Indonesia dan harapan anda untuk komunitas Blogfam (dan tentu saja majalah online-nya bz?)</b>

Positif dan sangat menarik. Ini terapi penting dan mengubah kultur anak bangsa yang terbiasa dengan visual (nonton tv, kompetisi user interce/tampang, ngobrol ngalur ngidul, dsb) ke budaya baca-tulis. Budaya baca tulis ini harus terus ditingkatkan ke arah memproduksi konten kreatif. 
Kalau semua disibukkan dengan membangun konten kreatif, demo di jalan, ornografi, carding, defacing akan hilang secara alami. Karena ini bentuk pencegahan cybercrime dan pornografi dari aspek socio-cuture, selain teknologi dan hukum yang selama ini sudah kita ketahui. 
Blogfam dengan berbagai aktivitas komunitasnya saya pikir cukup aktif untuk mengantarkan 
dan mendorong teman-teman menuju ke konten kreatif ini. :)


*** (<a href=http://daengbattala.com>Amril</a>)


]]></description>
         <link>http://bz.blogfam.com/2008/05/romi_satria_wahono_kita_perlu.html</link>
         <guid>http://bz.blogfam.com/2008/05/romi_satria_wahono_kita_perlu.html</guid>
                  <category domain="http://www.sixapart.com/ns/types#category">bz!Tamu</category>
        
        
         <pubDate>Tue, 06 May 2008 09:00:00 +0630</pubDate>
      </item>
      
   </channel>
</rss>
